Sabtu, Juni 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kapal Karam di Portugal, Dua Nelayan Indonesia Ditemukan Meninggal

by dimas
Desember 22, 2025
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Otoritas Portugal menemukan dua jenazah nelayan Indonesia yang hilang setelah kapal mereka tenggelam di perairan utara Portugal. Penemuan ini mengakhiri pencarian selama sepekan sekaligus kembali membuka persoalan keselamatan pekerja migran Indonesia di sektor perikanan.

Otoritas Maritim Nasional Portugal melaporkan, petugas menemukan kedua jenazah pada Minggu (21/12/2025) di kawasan pantai distrik Viana do Castelo. Tim evakuasi langsung membawa jenazah ke kantor forensik terdekat untuk proses identifikasi.

Tenggelam Sejak 14 Desember

Dua nelayan tersebut termasuk tiga awak kapal yang hilang sejak insiden tenggelam pada 14 Desember lalu. Kapal itu karam di perairan sekitar 100 kilometer di utara Kota Porto.

Sementara itu, tim penyelamat berhasil mengevakuasi dua awak lain, termasuk kapten kapal. Petugas medis kemudian membawa keduanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif, sebagaimana dilaporkan AFP.

Sejak awal kejadian, otoritas Portugal mengerahkan armada pencarian secara penuh. Pesawat patroli Portugal dan Spanyol, polisi maritim, serta kapal penyelamat menyisir wilayah laut yang luas. Namun, arus kuat dan cuaca buruk terus menghambat proses pencarian.

Ini Belum Selesai

Kirab Pusaka di Tengah Dualisme: Tradisi atau Legitimasi?

Bank Dunia: Orang Kaya Nikmati Mayoritas Subsidi BBM

Pendampingan bagi Keluarga Korban

Selain menangani evakuasi, otoritas Portugal mengirimkan psikolog kepolisian untuk mendampingi keluarga korban. Pendampingan ini bertujuan membantu keluarga menghadapi tekanan emosional setelah menerima kabar duka.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa otoritas setempat tidak hanya fokus pada pencarian teknis, tetapi juga memperhatikan aspek kemanusiaan.

WNI di Balik Industri Perikanan Portugal

Kasus ini kembali menyoroti banyaknya warga Indonesia yang bekerja di industri perikanan Portugal. AFP mencatat, para pekerja migran memilih sektor ini karena menawarkan penghasilan lebih baik dibandingkan pekerjaan di dalam negeri.

Namun, pekerjaan di laut lepas menyimpan risiko tinggi. Nelayan harus menghadapi cuaca ekstrem, jam kerja panjang, serta standar keselamatan yang kerap berbeda dari yang mereka kenal.

KBRI Masih Ditunggu

Hingga berita ini diturunkan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lisboa belum menyampaikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi melalui pesan media sosial masih belum mendapatkan jawaban.

Ketiadaan pernyataan ini kembali memunculkan pertanyaan publik tentang kesiapan negara dalam melindungi pekerja migran di sektor berisiko tinggi.

Catatan Redaksi

Dua nyawa yang hilang di perairan Portugal menambah daftar panjang pekerja migran Indonesia yang gugur saat mencari penghidupan. Ketika negara tujuan menutup operasi pencarian, duka keluarga belum berakhir. Tragedi ini kembali menantang negara apakah perlindungan bagi pekerja migran sudah sekuat alasan mereka berangkat meninggalkan rumah? @dimas

Tags: DukaKeselamatanMaritimmigrannelayan

Kamu Melewatkan Ini

Lembah Anai 1944: Saat Rel Besi Menjadi Lorong Duka Bangsa

Lembah Anai 1944: Saat Rel Besi Menjadi Lorong Duka Bangsa

by teguh
April 16, 2026

Tabooo.id: Deep - Air terjun Lembah Anai masih jatuh dengaAir terjun Lembah Anai masih jatuh dengan suara yang sama seperti...

Bayi 1,5 Tahun Dibawa Naik Gunung: FOMO atau Salah Baca Risiko?

Bayi 1,5 Tahun Dibawa Naik Gunung: FOMO atau Salah Baca Risiko?

by dimas
April 13, 2026

Tabooo.id: Regional - Banyak orang menganggap mendaki gunung sebagai aktivitas biasa. Namun, ketika orangtua membawa bayi berusia 1,5 tahun ke...

Sosok di Balik Pesawat Pertama RI Tutup Usia: Nyak Sandang Berpulang

Sosok di Balik Pesawat Pertama RI Tutup Usia: Nyak Sandang Berpulang

by dimas
April 8, 2026

Tabooo.id: Nasional - Kabar duka datang dari Kabupaten Aceh Jaya. Nyak Sandang, sosok dermawan yang ikut menyumbangkan hartanya untuk pembelian...

Next Post
AEON Surabaya Resmi Dibuka, Food Street Jadi Magnet Utama

AEON Surabaya Resmi Dibuka, Food Street Jadi Magnet Utama

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id