Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kakek di Sidoarjo Tega Cabuli Lima Anak di Bawah Umur

by dimas
Januari 8, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Amarah warga Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, memuncak pada Selasa (6/1/2026) malam. Warga menggerebek dan menggiring seorang pria berusia 60 tahun berinisial M ke balai desa sekitar pukul 21.30 WIB. Mereka menduga M mencabuli lima anak di bawah umur.

Tak lama kemudian, ratusan warga memadati area balai desa. Emosi pun meluap. Dalam situasi tersebut, sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan M nyaris menjadi sasaran amukan massa. Karena itu, aparat harus bertindak cepat untuk mencegah kekerasan terbuka.

Polisi dan TNI Amankan Terduga Pelaku

Untuk meredam situasi, petugas Polsek Tulangan bersama sejumlah personel TNI segera mengamankan M dari kepungan warga. Aparat lalu membawa M keluar dari balai desa agar situasi tidak semakin memanas. Langkah pengamanan ini menjadi krusial, sebab di tengah kemarahan publik, satu kesalahan kecil berpotensi memicu tragedi baru.

Polisi Benarkan Dugaan Pencabulan

Kapolsek Tulangan AKP Rizky Arif membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, polisi menerima laporan warga pada Selasa malam terkait dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

“Semalam kami menerima informasi bahwa warga mengamankan seseorang di kantor desa karena diduga melakukan pencabulan terhadap lima anak di bawah umur,” ujar Rizky, Rabu (7/1/2026).

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Setelah mendatangi lokasi, polisi memastikan bahwa kasus tersebut berkaitan dengan dugaan perbuatan tidak pantas terhadap anak-anak. Selanjutnya, aparat membawa M ke kantor kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasus Ditangani Unit PPA

Saat ini, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Sidoarjo menangani perkara tersebut. Polisi terus mendalami kasus ini dengan memeriksa terduga pelaku serta mengumpulkan keterangan dari korban dan saksi.

“M saat ini sudah berada di Polresta Sidoarjo. Unit PPA menangani perkara ini. Untuk perkembangan selanjutnya bisa langsung dikonfirmasi ke sana,” tambahnya.

Namun demikian, polisi belum mengungkap detail kronologi maupun hubungan antara terduga pelaku dan para korban. Aparat memilih langkah ini demi melindungi identitas dan kondisi psikologis anak-anak.

Anak Jadi Korban, Warga Terpukul

Kasus ini kembali mengguncang rasa aman warga. Anak-anak, yang seharusnya memperoleh perlindungan penuh di lingkungan terdekat, justru diduga menjadi korban orang dewasa di sekitarnya. Pihak yang paling terdampak tentu para korban dan keluarga mereka.

Di sisi lain, dampak sosialnya meluas. Kepercayaan di tingkat kampung ikut terkikis, sementara kemarahan publik terus menguat. Oleh karena itu, di tengah tuntutan keadilan, satu pesan mencuat hukum harus bergerak cepat dan tegas. Jika negara lamban, amarah warga kerap mengambil alih dan pada titik itu, keadilan bisa berubah menjadi kekacauan. @dimas

Tags: AnakKeadilanKejahatankekerasanKriminal & HukumPerlindunganSeksualSidoarjo

Kamu Melewatkan Ini

Perempuan Pembela HAM: Antara Keberanian Melawan dan Risiko Kehilangan Hidup

Perempuan Pembela HAM: Antara Keberanian Melawan dan Risiko Kehilangan Hidup

by dimas
Mei 11, 2026

Perempuan pembela HAM sering melangkah dari pengalaman melihat ketidakadilan yang terjadi di sekitar mereka. Keberanian itu mendorong mereka bersuara, mendampingi...

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

by teguh
Mei 9, 2026

Video berdurasi 22 detik memicu gelombang opini di media sosial. Dua petugas berseragam Bea Cukai mendatangi Warung Madura pada malam...

Viral Penggeledahan Warung Madura, Bea Cukai Tegal Tegaskan Tak Ada Pungli

Viral Penggeledahan Warung Madura, Bea Cukai Tegal Tegaskan Tak Ada Pungli

by teguh
Mei 9, 2026

Video penggeledahan Warung Madura viral di media sosial dan langsung memicu sorotan publik. Dalam video berdurasi 22 detik itu, pemilik...

Next Post
Ketua MK Tekankan Kewajiban Mematuhi Putusan MK

Ketua MK Tekankan Kewajiban Mematuhi Putusan MK

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id