Minggu, Mei 31, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Jalur Pintas Jadi ASN: Siapa Sebenarnya yang Menjual Mimpi Itu?

by teguh
April 13, 2026
in Deep
A A
Home Deep
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Deep – Di sebuah ruang tamu sederhana, seorang ibu menghitung ulang tabungannya. Bukan untuk liburan. Bukan untuk rumah. Tapi untuk “masa depan pasti” kata orang yang ia percaya.

Puluhan juta rupiah berpindah tangan. Janji? Satu jadi ASN.

Tapi seperti banyak cerita lain di negeri ini, yang datang bukan SK pengangkatan melainkan kesadaran pahit ia membeli mimpi yang tidak pernah ada.

Fakta yang Berulang: Gresik Hanya Salah Satu Cerita

Kasus dugaan penipuan penerimaan PNS di Kabupaten Gresik kembali membuka luka lama.
Sekretaris Daerah Gresik, Achmad Washil, mengungkap adanya indikasi keterlibatan satu ASN aktif dan satu mantan ASN dalam praktik ini.

“Ada indikasi kuat keterlibatan satu ASN aktif dan satu mantan ASN dalam kasus ini,” ujar Washil, Minggu, 12/04/2026.

Ini Belum Selesai

Mengapa Tan Malaka Kembali Dirindukan?

Mama Sinta vs Pesta Babi: Dokumentasi atau Eksploitasi?

Lebih ironis lagi, salah satu terduga pelaku bukan pemain baru. Ia pernah terseret kasus serupa memasukkan tenaga honorer secara ilegal dan bahkan sudah dipecat.

Namun, pola itu tidak berhenti. Ia justru berulang.

Pemkab Gresik melalui BKPSDM resmi melapor ke kepolisian pada Jumat, 10/04/2026.
Jumlah korban terus bertambah. Modusnya klasik memanfaatkan celah formasi PPPK yang kosong, lalu menawarkan “jalur cepat” dengan harga puluhan juta rupiah.

Kenapa Kasus Ini Selalu Terjadi?

Pertanyaannya bukan lagi apa yang terjadi. Tapi kenapa ini terus terjadi?

1. ASN Masih Jadi “Tiket Aman”

Di tengah ketidakpastian ekonomi, status ASN masih dianggap sebagai “zona nyaman seumur hidup”.

Dosen kebijakan publik Universitas Airlangga, Dr. Rudi Hartono, menjelaskan:

“Selama ASN masih dipersepsikan sebagai pekerjaan paling stabil di Indonesia, akan selalu ada pasar untuk praktik ilegal seperti ini.”
(12 April 2026)

Artinya sederhana selama permintaan tinggi, “penjual mimpi” akan selalu ada.

2. Celah Sistem Rekrutmen

Skema PPPK dan honorer yang kompleks sering jadi celah. Transparansi memang meningkat. Tapi di lapangan, informasi setengah matang justru jadi bahan manipulasi.

Pengamat birokrasi, Lina Setyawati, menilai:

“Ketika sistem tidak sepenuhnya dipahami publik, ruang abu-abu muncul. Di situlah calo bermain.”
(11/04/2026)

3. Orang Dalam: Kunci yang Membuka Semua Pintu

Kasus Gresik memperlihatkan pola paling berbahaya pelaku bukan orang luar, tapi bagian dari sistem itu sendiri.

Kombinasi ini mematikan:

  • Akses internal
  • Pengetahuan prosedur
  • Kepercayaan korban

Polisi pun mengonfirmasi bahwa penyelidikan mengarah ke jaringan yang lebih luas.

Perwakilan kepolisian setempat menyatakan “Kami tidak menutup kemungkinan adanya aktor lain. Kasus seperti ini biasanya tidak berdiri sendiri.”
(13/04/2026)

Cerita Korban: Antara Harapan dan Rasa Malu

Tidak semua korban berani bicara. Bukan karena tidak ingin tapi karena malu.

Seorang korban (inisial S), 34 tahun, mengaku “Saya tahu ini salah. Tapi saya pikir ini satu-satunya jalan. Sekarang uang hilang, pekerjaan juga tidak ada.”
(11/04/2026)

Di titik ini, korban bukan hanya kehilangan uang. Mereka kehilangan kepercayaan pada sistem, pada orang lain, bahkan pada diri sendiri.

Masalah yang Lebih Dalam: Sistem atau Mentalitas?

Di permukaan, ini kasus penipuan. Tapi di bawahnya, ada sesuatu yang lebih besar budaya jalan pintas.

Kita hidup di sistem yang sering kali lambat dan tidak pasti. Lalu muncul godaan “Kalau bisa cepat, kenapa harus benar?”

Ironisnya, praktik ini tidak hanya merusak individu. Ia merusak kualitas birokrasi itu sendiri.

Karena ketika kursi ASN bisa “dibeli”, yang duduk bukan lagi yang kompeten tapi yang mampu bayar.

Refleksi Tabooo: Siapa yang Sebenarnya Bersalah?

Apakah ini murni kesalahan pelaku? Atau sistem yang membiarkan celah?

Atau masyarakat yang masih percaya pada jalan pintas?

Mungkin jawabannya tidak tunggal. Karena dalam kasus seperti ini, semua saling terhubung.

Yang jelas, satu hal pasti selama mimpi bisa diperjualbelikan, akan selalu ada yang mencoba menjualnya.

Closing: Mimpi Itu Mahal, Tapi Harusnya Tidak Dijual

Menjadi ASN seharusnya soal pengabdian, bukan transaksi. Soal kompetensi, bukan koneksi.

Tapi realitas hari ini berkata lain. Dan pertanyaannya sekarang bukan lagi “Apakah ini akan terjadi lagi?” Melainkan “Kapan kita benar-benar menghentikannya?”. @teguh

Tags: ASNDosenHonorerJawa TimurkorbanOknumPengamatPenipuanPolisiPPPK

Kamu Melewatkan Ini

Guru Honorer Menunggu Negara: Reformasi Birokrasi atau Krisis Pendidikan Baru?

Guru Honorer Menunggu Negara: Reformasi Birokrasi atau Krisis Pendidikan Baru?

by dimas
Mei 16, 2026

Guru honorer masih menunggu kepastian ASN di tengah reformasi birokrasi. DPR mengingatkan ancaman krisis pendidikan nasional. Tabooo.id: Reality - Bel...

Banjir Kiriman Lagi: Kenapa Warga Hilir Selalu Jadi Korban?

Banjir Kiriman Lagi: Kenapa Warga Hilir Selalu Jadi Korban?

by teguh
Mei 15, 2026

Pukul 01.30 WIB, sebagian warga Desa Kutorenon masih tertidur. Jalanan tampak lengang, sementara lampu rumah menyala redup di tengah malam...

300 Rumah Terendam Saat Warga Tidur: Banjir Lumajang Datang dari Hulu

300 Rumah Terendam Saat Warga Tidur: Banjir Lumajang Datang dari Hulu

by teguh
Mei 15, 2026

Saat sebagian besar warga masih tertidur lelap, air tiba-tiba masuk ke rumah-rumah di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa...

Next Post
Siswi Difabel Diduga Jadi Korban Pelecehan Guru di SLB Yogyakarta

Guru PPPK Diduga Cabuli Siswi: Kasus Individu atau Pola yang Terulang?

Madilog Series

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026
Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Mei 25, 2026
Kenapa Orang Takut Perubahan? Ini Penyebabnya – Madilog Series #2.3

Kenapa Orang Takut Perubahan? Ini Penyebabnya – Madilog Series #2.3

Mei 19, 2026

Marx Series

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026

Capital Volume I: Cara Kapital Hidup dari Kerja Orang Lain – Marx Series #1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id