• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Jumat, April 3, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Italia Gagal Lagi, Kursi Presiden FIGC Ikut Tumbang

April 3, 2026
in News, Sports
A A
Italia Gagal Lagi, Kursi Presiden FIGC Ikut Tumbang

Gabriele Gravina memilih mundur dari jabatannya sebagai Presiden FIGC. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id Sports – Roma tidak benar-benar sunyi ia justru dipenuhi rasa malu yang sulit disembunyikan. Timnas Italia kembali gagal melangkah ke Piala Dunia 2026. Kali ini, kegagalan itu langsung mengguncang kursi tertinggi federasi.

Gabriele Gravina memilih mundur dari jabatannya sebagai Presiden FIGC. Ia menyampaikan keputusan itu langsung di markas federasi, di hadapan para petinggi sepak bola Italia mulai dari Serie A hingga liga amatir. Tanpa drama panjang, tanpa pembelaan berlapis. Selesai.

Kekalahan yang Menusuk Lebih Dalam dari Skor

Italia tersingkir di final playoff setelahkalah dari Bosnia and Herzegovina langsung angkat suara dan menyebut situasi ini tidak bisa diterima menang lewat adu penalti. Kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal. Namun, luka yang muncul jelas lebih besar dari sekadar angka.

Ini bukan kejadian baru. Italia gagal untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Di negara dengan sejarah empat gelar juara dunia, kegagalan ini terasa seperti tamparan keras, bukan sekadar hasil buruk.

Italia Gagal Lagi, Kursi Presiden FIGC Ikut Tumbang
Perdana Menteri Giorgia Meloni langsung angkat suara situasi ini tidak bisa diterima

Tekanan Politik: Sepak Bola Naik ke Meja Kekuasaan

Kegagalan ini cepat merambat ke ranah politik. Perdana Menteri Giorgia Meloni langsung angkat suara dan menyebut situasi ini tidak bisa diterima. Menteri Olahraga Andrea Abodi ikut menekan dengan nada yang lebih tajam.

RelatedPosts

Efek Konflik Dunia: Plastik Mahal, Usaha Kecil Menjerit

Guntur Comeback: Absen di Asia, Siap Membuktikan Diri di AFF Futsal

Mereka tidak ingin alasan. Mereka menuntut perubahan. Gravina membaca tekanan itu. Ia tidak menunggu desakan berubah menjadi pemaksaan. Ia memilih mundur lebih dulu.

FIGC di Persimpangan: Berbenah atau Sekadar Ganti Nama?

Gravina juga mendorong FIGC menggelar Kongres Luar Biasa pada 22 Juni di Roma untuk memilih presiden baru. Namun, pergantian kursi belum tentu menyelesaikan masalah.

Sepak bola Italia menghadapi persoalan yang lebih dalam. Regenerasi pemain tidak berjalan mulus. Liga domestik kehilangan daya saing. Federasi tampak lambat merespons perubahan.

Mengganti pemimpin tanpa memperbaiki sistem hanya akan mengulang cerita lama dengan wajah baru.

Harga Diri yang Dipertaruhkan

Tiga kali gagal lolos ke Piala Dunia menunjukkan pola yang jelas. Dan setiap pola menuntut tanggung jawab.

Gravina sudah mengambil keputusan. Sekarang, giliran FIGC menentukan arah.

Karena pada akhirnya, sepak bola Italia tidak hanya berbicara soal trofi. Ia membawa identitas, sejarah, dan kebanggaan.

Pertanyaannya sekarang Italia masih raksasa yang tertidur, atau sudah berubah jadi legenda yang hidup dari masa lalu?. @teguh

Tags: Bosnia and HerzegovinaFIGCGagal LolosItaliakekuasaanKongresMenteri Olah RagaMundurPerdana MenteriPiala Dunia 2026Play OffPolitikPresiden al-SharaaRegenerasiRomaSepak BolaTrofi

Recommended

Mutasi Elite TNI Bergerak: Regenerasi atau Sekadar Rotasi Kekuasaan?

Mutasi Elite TNI Bergerak: Regenerasi atau Sekadar Rotasi Kekuasaan?

Maret 27, 2026
Kata yang Tak Bisa Ditarik Kembali di Ketinggian 30 Ribu Kaki

Kata yang Tak Bisa Ditarik Kembali di Ketinggian 30 Ribu Kaki

April 1, 2026

Popular News

  • Satu Juta Pasukan Iran Siaga, AS Dihantui “Neraka Darat”

    Satu Juta Pasukan Iran Siaga, AS Dihantui “Neraka Darat”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Abu ke Perang: Tahun-Tahun Gelap Kerajaan Mataram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Salib Berdiri: Satu Jadi Simbol, Dua Lainnya Dihapus dari Narasi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah Ketik atau Salah Narasi? DPR Cium Kejanggalan di Balik Kasus Amsal Sitepu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jumat Agung: Saat Kasih Terbesar Justru Datang dari Luka Terdalam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.