Senin, April 13, 2026
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

IPSI Nahkoda Baru: Sugiono Masuk Arena, Misi Olimpiade Dimulai

April 12, 2026
in News, Sports
A A
IPSI Nahkoda Baru: Sugiono Masuk Arena, Misi Olimpiade Dimulai

Sugiono terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) periode 2026-2030. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Pencak silat bukan cuma soal jurus. Ini soal identitas, harga diri, dan mimpi panjang yang belum selesai. Dan Sabtu, 10/04/2026, panggung itu berpindah tangan.

Sugiono resmi terpilih sebagai Ketua Umum PB IPSI periode 2026–2030 secara aklamasi dalam Munas XVI di Jakarta International Convention Center. Bukan sekadar kemenangan organisasi ini adalah momen pergantian generasi dalam olahraga yang membawa nama Indonesia ke dunia.

Dari 38 Tahun Dedikasi, Kini Tongkat Estafet Berpindah

Sugiono tidak datang dengan euforia kosong. Ia datang dengan beban sejarah.

“Ada satu rasa haru yang begitu besar karena beliau mengatakan mulai dari tahun 1988 sampai 2026, kurang lebih 38 tahun mengurus pencak silat. Satu waktu yang sangat panjang yang jika tidak berasal dari lubuk hati yang paling dalam, saya yakin tidak mungkin bisa tercapai,” Sugiono, Sabtu, 10/04/2026

Nama Prabowo Subianto bukan sekadar mantan ketua. Ia adalah simbol konsistensi dalam membangun pencak silat nasional selama hampir empat dekade.

Namun kini, panggung berubah. Prabowo memilih mundur, bukan karena selesai tapi karena tanggung jawabnya sebagai Presiden RI.

BacaJuga

Jual Beli Kursi ASN: Oknum di Balik Penipuan PNS Gresik Mulai Terkuak

Final AFF Futsal 2026: Indonesia Unggul, Thailand yang Angkat Trofi

“Hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak melanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI. Karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang menyita waktu saya,” Prabowo Subianto, Sabtu, 10 April 2026

Target Besar: Dari Tradisi ke Olimpiade

Masalahnya sekarang bukan siapa yang memimpin. Tapi ke mana pencak silat akan dibawa?

Sugiono langsung menegaskan arah. Tidak main aman.

“Kami merasa begitu terhormat. Namun di sisi lain terbersit harapan besar yang diletakkan di pundak kami untuk bisa melanjutkan semua prestasi yang telah beliau torehkan,”
Sugiono, Sabtu, 10/04/2026

Lebih jauh, ia bicara soal mimpi yang selama ini terasa “nyaris tapi belum nyata”.

“Pencak silat harus menjadi warna pembangunan manusia Indonesia dan cita-cita kita untuk melihat pencak silat menjadi bagian dari Olimpiade harus diwujudkan,” tegasnya.

Ini bukan target ringan. Masuk Olimpiade berarti bertarung di level diplomasi global, bukan sekadar teknik di gelanggang.

Dukungan Datang, Tapi Tantangan Lebih Besar

Dukungan pemerintah langsung mengalir. Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyebut pencak silat sebagai “mesin medali” Indonesia.

“Pencak silat merupakan olahraga yang selalu mengangkat marwah Indonesia, terkhusus di multievent. Kemarin di SEA Games kita meraih empat emas,”
Erick Thohir

Tapi ia juga menantang: kenapa olahraga asli Indonesia belum sebesar taekwondo atau Muay Thai?

“Bangsa lain punya taekwondo, punya Muay Thai, kenapa kita tidak bisa mendorong pencak silat ke kancah yang lebih besar,” ujarnya.

Dan di sinilah realitas masuk prestasi tidak berdiri sendiri. Ia butuh ekosistem.

“Prestasi itu pasti sejalan dengan pembangunan ekonomi. Pemerintah harus hadir, swasta harus terlibat, dan ini harus menjadi gerakan bersama,” tambah Erick.

Sports, Tapi Lebih Dalam dari Sekadar Medali

Di Tabooo, kita tidak melihat ini cuma sebagai berita organisasi.

Ini soal tekanan mental, ekspektasi publik, dan pertaruhan identitas bangsa di arena global.

Sugiono bukan hanya menggantikan kursi. Ia menggantikan ekspektasi 38 tahun.

Dan dalam olahraga seperti hidup yang paling berat bukan memulai, tapi melanjutkan.

Pertanyaannya sekarang apakah pencak silat akan benar-benar naik kelas, atau tetap jadi jago kandang dengan cerita lama?. @teguh

Tags: ArenaBaruEuforiaIdentitasIPSIJakarta International Convention Centerketua umumKonsistensimedaliMenteri Pemuda dan OlahragaMisiMunas XVINahkodaNasionalOlimpiadepemerintahPencak SilatPresiden RISimbolSwastaTarget

REKOMENDASI TABOOO

Jual Beli Kursi ASN: Oknum di Balik Penipuan PNS Gresik Mulai Terkuak

Jual Beli Kursi ASN: Oknum di Balik Penipuan PNS Gresik Mulai Terkuak

by teguh
April 13, 2026

Tabooo.id: Nasional - Mimpi menjadi aparatur sipil negara (ASN) kembali tercoreng. Kasus penipuan berkedok penerimaan pegawai negeri sipil (PNS) muncul...

Ikatan Darah: Aksi Silat atau Cermin Utang yang Mencekik?

Ikatan Darah: Aksi Silat atau Cermin Utang yang Mencekik?

by jeje
April 12, 2026

Tabooo.id: Film Seberapa jauh kamu akan bertarung untuk keluarga? Di Ikatan Darah, jawabannya bukan sekadar emosi. Tapi juga pukulan, luka, dan...

Program MBG: Kesejahteraan atau Krisis Tata Kelola yang Tersembunyi?

Program MBG: Kesejahteraan atau Krisis Tata Kelola yang Tersembunyi?

by dimas
April 12, 2026

Tabooo.id: Deep - Banyak kebijakan lahir dari niat yang tampak mulia. Namun, niat baik tidak otomatis menciptakan sistem yang siap...

Next Post
Night Drive Therapy: Jalanan Sepi Jadi Tempat Pulang yang Paling Jujur

Night Drive Therapy: Jalanan Sepi Jadi Tempat Pulang yang Paling Jujur

Recommended

Ledakan Pabrik: PT GWS Janji Tanggung Jawab, Tapi Seberapa Aman Warga?

Ledakan Pabrik: PT GWS Janji Tanggung Jawab, Tapi Seberapa Aman Warga?

April 7, 2026
Zero Post: Generasi yang Masih Online, Tapi Memilih Tidak Terlihat

Zero Post: Generasi yang Masih Online, Tapi Memilih Tidak Terlihat

April 6, 2026

Popular

Siapa Ibu Sebenarnya? Teror Psikologis di Balik Legenda Malin Kundang

Siapa Ibu Sebenarnya? Teror Psikologis di Balik Legenda Malin Kundang

April 2, 2026

SI Putih vs SI Merah: Dari Semaoen, Indonesia Mulai Belajar Arti Perpecahan

April 12, 2026

Pacaran Backstreet Bisa Dipidana: Mitos atau Realita KUHP Baru?

April 11, 2026

Kalau Massa Jadi Hakim, Pengadilan Buat Apa?

April 12, 2026

CFD, Modus Halus Belanja Mingguan

April 12, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2026 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.