Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Hoaks! Bahlil Dicopot dari Menteri ESDM dan Diganti Ignasius Jonan

by eko
Februari 17, 2026
in Check
A A
Home Check
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Check – Media sosial kembali ramai oleh kabar politik mengejutkan. Sebuah unggahan Facebook menyebut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sudah kehilangan jabatannya. Unggahan itu juga menyebut mantan Menteri Perhubungan sekaligus mantan Menteri ESDM, Ignasius Jonan, akan segera menggantikan posisinya.

Penulis unggahan memakai kalimat dramatis seperti “Bahlil didepak dari Istana” dan “Prabowo memberi sinyal kuat sosok pengganti.” Mereka lalu mengaitkan pertemuan Jonan dengan Presiden Prabowo Subianto sebagai tanda pasti reshuffle kabinet.

Sekilas, klaim ini tampak meyakinkan. Apalagi, unggahan tersebut menambahkan cerita tentang kritik publik terhadap kebijakan energi. Namun, klaim itu tidak memiliki bukti resmi

Tidak Ada Pergantian Menteri

Faktanya jelas dan mudah dicek. Hingga Februari 2026, Bahlil masih menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Situs resmi kementerian masih menampilkan namanya sebagai pejabat aktif. Pemerintah juga tidak pernah mengumumkan pergantian posisi tersebut.

Ignasius Jonan memang bertemu Presiden pada November 2025 di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan itu bertujuan untuk berdiskusi dan bertukar pandangan tentang kebijakan pemerintah.

Ini Belum Selesai

Malam Satu Suro: Horor atau Sekadar Mitos?

Benarkah Genjer-Genjer adalah Lagu PKI? Cek Faktanya

Jonan sendiri menegaskan bahwa pembicaraan itu tidak berkaitan dengan jabatan menteri. Jadi, pertemuan tersebut bukan sinyal reshuffle kabinet.

Kenapa Banyak Orang Mudah Percaya?

Hoaks seperti ini sering muncul karena orang menarik kesimpulan terlalu cepat. Mereka melihat foto pertemuan tokoh penting, lalu langsung menghubungkannya dengan jabatan politik.

Padahal, pejabat negara memang sering bertemu banyak tokoh untuk berdiskusi. Pertemuan tidak otomatis berarti ada penunjukan jabatan baru.

Logikanya sederhana. Jika setiap orang yang bertemu presiden langsung menjadi menteri, susunan kabinet bisa berubah setiap minggu. Kenyataannya tentu tidak seperti itu.

Selain itu, judul sensasional lebih mudah menarik perhatian dibanding klarifikasi resmi. Akibatnya, banyak orang membaca tanpa mengecek fakta terlebih dahulu.

Jangan Mudah Terpancing

Informasi politik sering dipakai untuk memancing emosi publik. Karena itu, penting untuk selalu memeriksa sumber resmi sebelum percaya.

Biasakan untuk mengecek situs pemerintah atau pernyataan resmi, membaca berita dari media kredibel, dan tidak langsung membagikan informasi yang belum jelas.

Menyebarkan kabar yang salah bukan hanya merugikan orang lain, tetapi juga membuat kita ikut memperpanjang hoaks.

Sebelum share, cek dulu biar gak ikut dosa digital. @eko

Tags: Bahlil LahadaliaCheckFaktaHoaksmenteri esdm

Kamu Melewatkan Ini

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

by Tabooo
Juni 18, 2026

Hoaks tidak hanya menyebarkan informasi palsu. Ia menyerang cara berpikir, memanfaatkan emosi, identitas, dan algoritma yang terus mengulang hal serupa....

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

by teguh
Mei 9, 2026

Video berdurasi 22 detik memicu gelombang opini di media sosial. Dua petugas berseragam Bea Cukai mendatangi Warung Madura pada malam...

Singkong Keju: Murah di Ladang, Mahal di Etalase, Berbahaya di Dapur

Singkong Keju: Murah di Ladang, Mahal di Etalase, Berbahaya di Dapur

by Anisa
Mei 2, 2026

Aroma gurih singkong keju terasa sederhana, tapi ceritanya tidak sesederhana itu. Harga melonjak, branding terlihat meyakinkan, namun dapur di baliknya...

Next Post
Menag Nasaruddin Umar: Perbedaan Awal Ramadhan Bukan Masalah

Nasaruddin Umar Tegaskan Perbedaan Awal Ramadhan Bukan Masalah

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id