Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Handphone Gratis Belum Final, Rekening Rp50 Ribu Dianggarkan: Solusi atau Beban?

by teguh
Oktober 15, 2026
in Deep
A A
Home Deep
Share on Facebook
Share on Twitter
Pemerintah menyiapkan Program Handphone gratis dan anggaran pembukaan rekening digital senilai Rp50 ribu. Namun, rencana ponsel gratis masih memerlukan pembahasan. Di balik gagasan inklusi digital, muncul pertanyaan tentang ketepatan sasaran, biaya lanjutan, dan transparansi pengadaan.

Tabooo.id – Negara ingin memperluas akses digital masyarakat. Namun, pemerintah perlu menjawab satu pertanyaan mendasar apakah warga membutuhkan Handphone gratis, rekening digital, atau dukungan yang lebih sesuai dengan kondisi mereka?

Hashim Djojohadikusumo menyampaikan gagasan pembagian ponsel yang terhubung dengan rekening digital dalam Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta Selatan, Selasa, 13/10/2026. Ia menjelaskan rencana penyaluran dana melalui rekening masing-masing warga.

Sehari kemudian, Rabu, 14/10/2026, Dradjad Hari Wibowo memberikan penjelasan yang lebih terbatas. Ia menegaskan bahwa pemerintah masih membahas rencana ponsel gratis. Sementara itu, pemerintah sudah menyiapkan anggaran pembukaan rekening dengan saldo awal Rp50 ribu.

Perbedaan status ini penting. Publik perlu membedakan rencana yang masih dalam pembahasan dari komponen anggaran yang sudah pemerintah siapkan.

Handphone Gratis: Bukan Sekadar Ponsel, Ini Soal Ketepatan Sasaran

Senior Analyst ISEAI Ronny P. Sasmita menilai pemerintah perlu memprioritaskan keluarga miskin dan rentan yang membutuhkan perangkat, tetapi belum memilikinya. Menurutnya, pemerintah tidak harus membagikan handphone gratis kepada seluruh warga jika tujuan utamanya mendukung penyaluran bantuan sosial secara digital.

Ini Belum Selesai

BBM Tersendat, ASN WFH Jadi Jawaban: Bagaimana dengan Akar Masalahnya?

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

Ronny juga mengingatkan bahwa pemerintah tidak cukup menghitung harga perangkat. Program ini membutuhkan biaya konektivitas, paket data, pemeliharaan, keamanan, distribusi, dan penggantian perangkat ketika rusak.

Karena itu, pemerintah perlu membandingkan manfaat handphone gratis dengan pilihan lain. Voucher perangkat, bantuan kuota, atau dukungan akses layanan digital mungkin lebih sesuai bagi kelompok tertentu.

Saldo Rp50 Ribu Tidak Otomatis Membuka Akses Digital

Rekening digital dapat membantu masyarakat mengakses layanan keuangan. Namun, saldo awal Rp50 ribu tidak otomatis menyelesaikan hambatan digital.

Sebagian warga masih menghadapi keterbatasan jaringan internet, biaya paket data, dan kemampuan menggunakan layanan digital. Tanpa dukungan tersebut, rekening baru berisiko menjadi fasilitas yang jarang mereka gunakan.

Pemerintah juga perlu melindungi penerima dari penipuan, pencurian data, dan pengambilalihan akun. Literasi digital serta perlindungan konsumen harus menyertai program sejak awal, bukan sekadar menjadi pelengkap setelah pemerintah membagikan perangkat.

Pengadaan Harus Terbuka, Bukan Sekadar Cepat

Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengingatkan potensi masalah dalam penentuan kebutuhan, penyusunan spesifikasi, kewajaran harga, pemilihan penyedia, dan distribusi perangkat.

Pemerintah perlu melibatkan lembaga pengawasan sejak tahap perencanaan. Pemerintah juga harus memverifikasi calon penerima, membuka informasi kontrak, dan melaporkan distribusi perangkat secara transparan.

Langkah tersebut bukan berarti publik sudah menemukan penyimpangan. Sebaliknya, pengawasan sejak awal membantu mencegah masalah sebelum muncul dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Jangan Beli Barang Sebelum Memahami Masalah

Ponsel gratis bisa memperluas akses digital. Namun, pemerintah perlu memastikan perangkat tersebut menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Jika penerima tidak memiliki jaringan, tidak mampu membeli kuota, atau kesulitan menggunakan rekening digital, pemerintah hanya memindahkan masalah dari satu tempat ke tempat lain.

Negara perlu mengukur keberhasilan melalui manfaat yang warga rasakan, bukan jumlah perangkat yang pemerintah bagikan. Pemerintah juga harus menjelaskan siapa penerimanya, berapa total biayanya, bagaimana proses pengadaannya, dan siapa yang menanggung biaya setelah perangkat berpindah tangan.

Dampaknya Buat Kamu: Gratis di Awal, Bagaimana Setelahnya?

Masyarakat perlu mengetahui apakah bantuan ini benar-benar menjawab kebutuhan mereka. Ponsel mungkin gratis saat diterima, tetapi penggunaan sehari-hari tetap membutuhkan jaringan, kuota, daya listrik, dan perlindungan akun.

Pemerintah harus menghitung seluruh biaya tersebut sebelum menentukan skala program. Jika anggaran terbatas, pemerintah perlu membandingkan program ini dengan kebutuhan publik lain yang mendesak.

Ukur Manfaat, Bukan Jumlah Barang

Digitalisasi bantuan sosial membutuhkan lebih dari perangkat dan rekening. Program yang efektif harus menggabungkan ketepatan sasaran, infrastruktur, literasi, keamanan, dan pengawasan.

Pemerintah masih memiliki kesempatan untuk merancang kebijakan secara terbuka. Publik berhak mengetahui dasar kebutuhan, sasaran penerima, skema pembiayaan, dan ukuran keberhasilan program.

Ponsel bisa dibagikan dalam sehari. Namun, akses digital yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan membutuhkan kebijakan yang jauh lebih matang. @teguh

Tags: Anggaran NegaraBansos DigitalDradjad Hari WibowoHashim DjojohadikusumoHP Gratis PemerintahKebijakan PublikPrabowo SubiantoRekening Gratis Rp50 Ribu

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

by teguh
Oktober 19, 2026

Diplomasi sering dimulai dari sebuah jabat tangan. Dua tokoh bertemu yaitu, Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang kamera merekam, lalu pernyataan...

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

by teguh
Oktober 19, 2026

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu...

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

by eko
Oktober 18, 2026

Survei SMRC mencatat kepuasan publik terhadap Prabowo turun menjadi 44,5 persen. Harga sembako, ekonomi, penegakan hukum, dan program pemerintah menjadi...

Next Post
Kabar OTT KPK Bupati Klaten Beredar, KPK Belum Beri Konfirmasi

Kabar OTT KPK Bupati Klaten Beredar, KPK Belum Beri Konfirmasi

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id