Minggu, Mei 31, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Film “Ayah, Ini Arahnya Kemana, Ya”: Hiburan atau Luka yang Selama Ini Kita Diamkan?

by dimas
April 13, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Bioskop biasanya jadi tempat hiburan. Tapi di Solo, film ini justru membuka luka lama.
Penonton datang untuk menonton, tapi pulang dengan perasaan yang sulit dijelaskan.

Antusiasme Penonton di Dua Lokasi

Cinema visit film Ayah, Ini Arahnya Kemana, Ya? berlangsung meriah di dua titik di Kota Solo. Acara digelar di XXI Transmart dan XXI Solo Square, Surakarta, pada Senin (12/4/2026) sore.

Sejak awal pemutaran, penonton memadati studio. Mereka penasaran dengan film adaptasi dari novel best seller karya Khoirul Trian.

Kehadiran langsung sang penulis membuat suasana semakin hidup. Penonton tidak hanya menonton, tetapi juga berdialog langsung tentang makna di balik cerita.

Cerita Personal yang Jadi Kekuatan Film

Khoirul Trian mengungkapkan, cerita ini lahir dari pengalaman pribadinya. Ia tumbuh tanpa kehadiran emosional sosok ayah.

Ini Belum Selesai

Nilai TKA Jeblok, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Sekolah Indonesia?

Bahasa Prancis Wajib di Sekolah? Saat Diplomasi Masuk ke Ruang Kelas

“Sebenernya karena aku juga fatherless dan orang-orang di sekitarku juga merasakan hal yang sama. Ada luka yang turun-temurun dalam keluarga. Kalau tidak disembuhkan, kita akan mengalami hal yang sama,” ujarnya.

Ia menegaskan ingin memutus rantai tersebut. Menurutnya, banyak ayah hadir secara fisik, tetapi gagal hadir secara emosional.

“Kadang ayah nggak tahu caranya bilang kangen sama anaknya. Kalau ini nggak diputus, jarak itu akan terus ada,” lanjutnya.

Potret Dira dan Realita Keluarga

Film ini mengangkat kisah Dira, seorang anak perempuan yang hidup dalam keluarga yang terlihat utuh. Namun, di dalamnya ada kekosongan yang tidak terlihat.

Ayah hadir, tetapi tidak benar-benar ada.
Akibatnya, Dira tumbuh dengan kebingungan arah hidup, terutama saat keluarganya menghadapi krisis.

Cerita ini juga menyoroti bagaimana anak dipaksa dewasa terlalu cepat. Dira harus menghadapi tekanan hidup saat fondasi keluarganya mulai runtuh.

Reaksi Emosional Penonton

Sepanjang pemutaran, emosi penonton terlihat jelas. Banyak yang menangis, bahkan hingga film berakhir.

Salah satu penonton, Rina (19), mengaku sangat tersentuh.

“Aku terbawa suasana banget, sampai nangis. Filmnya relate sama kehidupan. Aku jadi makin sayang sama ayah,” ujarnya.

Respons ini menunjukkan bahwa cerita dalam film tidak terasa jauh. Justru terasa terlalu dekat.

Ini Luka yang Diulang

Ini bukan hanya soal film keluarga. Ini tentang pola yang terus berulang.

Fatherless bukan selalu berarti tanpa ayah.
Kadang, ayah ada tapi hubungan itu kosong.

Dan mungkin, tanpa sadar, banyak keluarga sedang menjalani hal yang sama.

Bukan Cerita Orang Lain

Ini dampaknya buat kamu, Film ini memaksa kita melihat ulang hubungan dengan orang tua.

Apakah selama ini kita benar-benar dekat?
Atau hanya terlihat dekat dari luar?

Ada yang Salah di Keluarga Kita

Film seperti ini jarang muncul tanpa alasan. Ada keresahan yang nyata di masyarakat.

Minimnya komunikasi emosional dalam keluarga bukan hal baru. Tapi selama ini, banyak yang memilih diam.

Dan ketika cerita ini muncul di layar lebar, reaksi publik langsung kuat. Kenapa? Karena ini bukan cerita orang lain.

Ini cerita kita.

Sampai Kapan Dibiarkan?

Kalau satu film saja bisa membuat satu ruangan menangis,
mungkin masalahnya bukan di filmnya.

Tapi di realita yang selama ini kita abaikan. @dimas

Tags: Drama KeluargaFilm IndonesiaFilmDramaHubunganKeluargaKisahNovelorang tuaParentingSoloSurakarta

Kamu Melewatkan Ini

Anti-Swapraja: Ketika Feodalisme Dianggap Musuh

Anti-Swapraja: Ketika Feodalisme Dianggap Musuh

by Tabooo
Mei 29, 2026

Gerakan anti swapraja Surakarta bukan sekadar penolakan terhadap keraton. Ia lahir dari benturan Republik, feodalisme, ketimpangan agraria, dan kemarahan kelas...

Surakarta dan Keistimewaannya: Luka yang Belum Usai

Surakarta dan Keistimewaannya: Luka yang Belum Usai

by Tabooo
Mei 25, 2026

Surakarta pernah memiliki dasar hukum sebagai daerah istimewa. Namun gejolak politik, konflik elite, dan keputusan pusat membuat status itu membeku...

Film “Timur” : Iko Uwais Membuka Luka Masa Lalu

Film “Timur” : Iko Uwais Membuka Luka Masa Lalu

by jeje
Mei 15, 2026

Selama ini publik mengenal Iko Uwais sebagai wajah keras film laga Indonesia. Tubuhnya identik dengan tendangan cepat, koreografi brutal, dan pertarungan yang...

Next Post
Kapal Dagang Diserang di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Global Terancam

AS Blokade Selat Hormuz: Tekanan atau Awal Krisis Energi Global?

Madilog Series

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026
Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Mei 25, 2026
Kenapa Orang Takut Perubahan? Ini Penyebabnya – Madilog Series #2.3

Kenapa Orang Takut Perubahan? Ini Penyebabnya – Madilog Series #2.3

Mei 19, 2026

Marx Series

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026

Capital Volume I: Cara Kapital Hidup dari Kerja Orang Lain – Marx Series #1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id