Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Emas Naik Rp20 Ribu: Investor Senyum, Pembeli Baru Pikir Ulang

by eko
April 26, 2026
in Bisnis, Reality
A A
Home Reality Bisnis
Share on Facebook
Share on Twitter
Harga emas batangan dari PT Aneka Tambang Tbk kembali naik pada Sabtu pagi (25/4). Per pukul 08.50 WIB, harga emas Antam mencapai Rp2.825.000 per gram. Sebelumnya, harga berada di Rp2.805.000. Artinya, kenaikan Rp20.000 terjadi hanya dalam sehari.

Kenaikan ini terlihat kecil. Namun, dampaknya terasa luas. Di satu sisi, investor lama mulai tersenyum. Di sisi lain, pembeli baru justru berpikir ulang.

Selain harga jual, harga buyback juga ikut naik menjadi Rp2.636.000 per gram. Karena itu, peluang jual terlihat lebih menarik.

Namun, selisih harga tetap menjadi faktor utama. Jika kamu tidak menghitungnya, kamu bisa salah membaca keuntungan. Oleh karena itu, penting untuk melihat angka secara utuh, bukan sekadar tren naik.

Rincian Harga Emas Terbaru

Berikut daftar harga emas Antam terbaru:

  • 0,5 gram: Rp1.462.500
  • 1 gram: Rp2.825.000
  • 2 gram: Rp5.590.000
  • 3 gram: Rp8.360.000
  • 5 gram: Rp13.900.000
  • 10 gram: Rp27.745.000
  • 25 gram: Rp69.237.000
  • 50 gram: Rp138.395.000
  • 100 gram: Rp276.712.000
  • 250 gram: Rp691.515.000
  • 500 gram: Rp1.382.820.000
  • 1.000 gram: Rp2.765.600.000

Selain itu, harga bisa berubah kapan saja. Pergerakan pasar global dan nilai tukar rupiah ikut memengaruhi arah harga.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Pajak: Faktor yang Sering Terlewat

Banyak orang fokus pada harga. Namun, mereka sering lupa pajak.

Padahal, setiap transaksi dikenakan potongan. Untuk pembelian, pemerintah menetapkan PPh 22 sebesar:

  • 0,45% untuk pemilik NPWP
  • 0,9% untuk non-NPWP

Sementara itu, untuk buyback di atas Rp10 juta:

  • 1,5% untuk NPWP
  • 3% untuk non-NPWP

Karena potongan ini langsung mengurangi nilai transaksi, hasil akhirnya sering terasa berbeda. Oleh sebab itu, kamu perlu menghitung dari awal.

Kenapa Harga Emas Terus Naik?

Harga emas tidak naik tanpa alasan. Biasanya, kenaikan terjadi saat kondisi global tidak stabil.

Misalnya, ketika inflasi meningkat atau nilai mata uang melemah, investor beralih ke emas. Akibatnya, permintaan naik dan harga ikut terdorong.

Namun, ada sisi lain. Kenaikan emas sering menjadi sinyal ketidakpastian ekonomi. Jadi, ini bukan sekadar peluang, tetapi juga peringatan.

Dari Aset Aman Jadi Aset Premium

Dulu, banyak orang menganggap emas sebagai investasi rakyat. Siapa pun bisa mulai dari kecil.

Sekarang, situasinya berubah. Dengan harga mendekati Rp3 juta per gram, akses semakin terbatas.

Akibatnya, kesenjangan mulai terasa. Mereka yang sudah memiliki emas menikmati kenaikan. Sebaliknya, mereka yang belum memiliki justru semakin tertinggal.

Strategi: Jangan Ikut-ikutan

Karena harga terus naik, banyak orang tergoda ikut membeli. Namun, keputusan ini tidak boleh emosional.

Jika kamu sudah punya emas, kamu bisa mempertimbangkan untuk menahan atau menjual sebagian. Sebaliknya, jika kamu belum punya, kamu perlu menghitung dengan matang.

Selain itu, kamu harus memahami tujuan investasi. Apakah untuk jangka panjang atau sekadar spekulasi?

Tanpa strategi, kenaikan harga justru bisa menjadi jebakan.

Dampaknya Buat Kamu

Kenaikan emas memang tidak terasa langsung. Namun, dampaknya nyata.

Pertama, biaya masuk investasi semakin tinggi. Kedua, peluang kepemilikan aset semakin sempit. Ketiga, jarak ekonomi bisa makin melebar.

Pada akhirnya, emas bukan hanya soal harga. Ini soal akses, strategi, dan waktu.@eko

Kamu Melewatkan Ini

BBM Tersendat, ASN WFH Jadi Jawaban: Bagaimana dengan Akar Masalahnya?

BBM Tersendat, ASN WFH Jadi Jawaban: Bagaimana dengan Akar Masalahnya?

by teguh
Oktober 19, 2026

BBM tersendat Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jember kembali mengganggu mobilitas masyarakat. Di...

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

by teguh
Oktober 19, 2026

Antrean BBM belum normal, aktivitas masyarakat ikut terganggu. Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, kembali menerapkan kebijakan untuk ASN Jember WFH...

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

by teguh
Oktober 19, 2026

Diplomasi sering dimulai dari sebuah jabat tangan. Dua tokoh bertemu yaitu, Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang kamera merekam, lalu pernyataan...

Next Post
Misi Perdamaian atau Medan Maut Baru bagi TNI di Lebanon?

Misi Perdamaian atau Medan Maut Baru bagi TNI di Lebanon?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id