Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

DPRD Solo Soroti Rencana Bongkar Paksa Rumah Warga Ledoksari

by eko
Oktober 8, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality Regional
Share on Facebook
Share on Twitter
DPRD Solo meminta PT KAI menahan penertiban warga Ledoksari karena sengketa lahan masih berproses di pengadilan.

Tabooo.id: Surakarta – DPRD Solo meminta PT KAI menahan penertiban warga Ledoksari. Ketua Fraksi PDIP YF Sukasno meminta proses sengketa lahan di pengadilan berjalan lebih dulu.

Persoalan lahan di Ledoksari, Kampung Rejosari, Purwodiningratan, Jebres, Solo, belum menemukan titik akhir. Ketua Fraksi PDIP DPRD Solo YF Sukasno meminta PT KAI tidak melakukan pembongkaran paksa terhadap rumah warga.

Sukasno menilai PT KAI perlu menunggu proses hukum yang masih berjalan di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta. Ia meminta kedua pihak memberi kesempatan kepada pengadilan untuk menyelesaikan sengketa tersebut.

“Kalau ini bergulir di pengadilan, biar bergulir,” kata Sukasno.

Warga Masih Bertahan

Rencana penertiban pada Kamis (8/10/2026) memunculkan kekhawatiran warga. Mereka menolak meninggalkan kawasan tersebut karena menilai tawaran uang kerohiman belum sebanding dengan dampak yang mereka tanggung.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Bagi warga, persoalan itu bukan hanya soal bangunan. Mereka juga mempertaruhkan tempat tinggal dan sumber penghasilan yang sudah mereka jalani selama bertahun-tahun.

Sukasno meminta PT KAI melihat persoalan tersebut dari sisi warga. Ia mendorong perusahaan membuka kembali ruang dialog.

Jangan Tunggu Konflik Membesar

Sukasno menilai penyelesaian sengketa tidak harus berujung pada tindakan keras. Ia meminta PT KAI menghormati proses hukum sekaligus menjaga hubungan dengan warga.

“PT KAI jangan melakukan eksekusi, apalagi penertiban pembongkaran paksa. Itu tidak manusiawi dan bukan budaya Solo,” ujarnya.

Menurut Sukasno, warga tetap punya ruang untuk menerima keputusan jika pengadilan sudah menentukan arah sengketa.

“Kalau hakim memutus nanti warga memang harus pergi, pengadilan memutuskan, ya sudah,” katanya.

Warga Sudah Tempuh Jalur Hukum

Warga RT 1 RW 7, Purwodiningratan, Jebres sebelumnya menggugat PT KAI ke PN Surakarta pada Kamis (17/9/2026).

Gugatan tersebut berkaitan dengan nilai kompensasi yang warga anggap belum mencukupi. Proses itu membuat Sukasno meminta PT KAI tidak mengambil langkah yang dapat mendahului keputusan pengadilan.

“Solo tidak pernah terjadi seperti itu. Solo itu tidak perlu ada penertiban, ada eksekusi,” ujar Sukasno.

Ia berharap kedua pihak terus berdialog sambil menunggu proses hukum. Dengan begitu, penyelesaian sengketa bisa berjalan tanpa mengorbankan warga.

Persoalan Ledoksari akhirnya kembali pada satu pertanyaan: bisakah sengketa lahan selesai lewat hukum tanpa menggusur rasa kemanusiaan?@eko

Tags: DPRD SoloJebres SoloKAILedoksari

Kamu Melewatkan Ini

Sengketa Ledoksari: Warga dan PT KAI di Tengah Ujian Kemanusiaan

Sengketa Ledoksari: Warga dan PT KAI di Tengah Ujian Kemanusiaan

by eko
Oktober 8, 2026

Sengketa Ledoksari mempertemukan warga dan PT KAI dalam persoalan tanah, rumah, nafkah, kompensasi, dan proses hukum. Tabooo.id - Sengketa Ledoksari...

Sengketa Ledoksari: Kalau Hukum Sedang Berjalan, Kenapa Harus Ada Paksaan?

Sengketa Ledoksari: Kalau Hukum Sedang Berjalan, Kenapa Harus Ada Paksaan?

by eko
Oktober 8, 2026

Sengketa Ledoksari memanas saat warga menghadapi rencana pengosongan lahan PT KAI. Di tengah proses hukum, dialog dan kemanusiaan kembali dipertanyakan....

SP1 KAI Memicu Keresahan, Warga Ledoksari Kompak Tolak Penggusuran

KAI Pasang Pagar, Warga Ledoksari Siapkan Posko 24 Jam

by dimas
Oktober 3, 2026

KAI memasang pagar seng di lahan sengketa Ledoksari, Solo. Warga merespons dengan menyiapkan posko 24 jam sambil menunggu proses hukum....

Next Post
Sengketa Ledoksari: Kalau Hukum Sedang Berjalan, Kenapa Harus Ada Paksaan?

Sengketa Ledoksari: Kalau Hukum Sedang Berjalan, Kenapa Harus Ada Paksaan?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id