Rabu, Oktober 21, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dinamika Keluarga Kraton Surakarta, Pemerintah Klaim Sudah Membuka Pintu

by Anisa
Januari 18, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Pemerintah menyatakan niat membantu. Namun, sebagian keluarga keraton justru merasa bahwa pihak lain menyingkirkan mereka. Di tengah janji pelestarian budaya, konflik lama kembali muncul ke permukaan. Publik pun mulai bertanya: siapa sebenarnya yang berhak mengurus warisan sejarah ini?

Pemerintah Mengaku Sudah Membuka Pintu

Menteri Kebudayaan Fadli Zon akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan pemerintah telah berulang kali mengundang kubu Pakubuwono (PB) XIV Purboyo untuk membahas pengembangan Keraton Surakarta. Namun, menurutnya, kubu PB XIV tidak pernah merespons undangan tersebut.

“Selalu kita undang. Tapi waktu diundang tidak datang,” ujar Fadli di Keraton Surakarta, Minggu (18/1/2026).

Dengan pernyataannya itu, Fadli ingin menegaskan satu hal: pemerintah tidak menutup diri. Sebaliknya, pemerintah mengklaim telah berupaya bersikap kooperatif sejak awal.

Dana Negara Butuh Penanggung Jawab

Fadli menjelaskan bahwa pengembangan keraton bukan sekadar urusan simbol budaya. Masalah ini juga menyangkut penggunaan anggaran negara. Karena itu, pemerintah harus memastikan APBD maupun APBN tersalurkan kepada pihak yang sah dan bertanggung jawab.

Ini Belum Selesai

Starbucks Global Pangkas Gerai, Lalu Indonesia?

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran di DPRD DIY Diwarnai Kericuhan

Menurut Fadli, negara tidak bisa menyerahkan uang rakyat kepada individu tanpa struktur hukum yang jelas. Untuk itu, Kementerian Kebudayaan menunjuk Panembahan Agung Tedjowulan untuk melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan Keraton Surakarta sebagai cagar budaya nasional.

Melalui penunjukan itu, pemerintah ingin menciptakan satu pintu tanggung jawab. Tujuannya jelas: menghindari tarik-menarik kewenangan yang justru menghambat pelestarian.

Keluarga Keraton Merasa Disingkirkan

Namun, keputusan itu justru memicu reaksi keras dari kubu lain. Pangageng Sasana Wilapa Keraton Surakarta, GKR Panembahan Timoer, menilai pemerintah mengabaikan keluarga besar PB XIII dan PB XII. Ia mengatakan mereka tidak menerima undangan maupun pemberitahuan terkait penyerahan SK.

“Keraton ini ada tuan rumahnya. Kami tidak diundang, tidak diorangkan,” tegasnya.

Merasa diperlakukan tidak adil, pihaknya langsung mengirim surat keberatan. Mereka tidak hanya menujukan surat itu kepada Kementerian Kebudayaan, tetapi juga menyampaikan tembusannya langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Negara Mundur Selangkah dari Konflik Internal

Menanggapi hal itu, Fadli kembali menegaskan posisi pemerintah. Ia bersedia memfasilitasi dialog bila diperlukan. Namun, ia juga menarik garis tegas: pemerintah tidak akan ikut campur dalam konflik internal keluarga keraton.

Menurutnya, keluarga besar keraton harus lebih dulu bermusyawarah dan mencapai kesepakatan internal sebelum meminta negara turun tangan lebih jauh.

Penutup

Polemik ini penting bagi publik karena Keraton Surakarta bukan sekadar simbol budaya, melainkan juga aset sejarah yang menggunakan dana rakyat. Jika elite keraton terus berseteru, mereka bukan hanya merugikan keluarga bangsawan, tetapi juga menghambat upaya pelestarian budaya.

Negara sudah membuka pintu. Kini, pertanyaannya sederhana: siapa yang benar-benar siap melangkah masuk dan duduk bersama? (red)

Tags: Fadli ZonKeraton SurakartakratonKraton Surakartarespati ardiSolo

Kamu Melewatkan Ini

Pameran Keris Keluar dari Museum, Solo Mengajak Wisatawan Menyentuh Ingatan

Pameran Keris Keluar dari Museum, Solo Mengajak Wisatawan Menyentuh Ingatan

by teguh
Oktober 14, 2026

Pemkot Solo mengadakan pameran Keris dengan membawa koleksi Museum Radya Pustaka dan Museum Keris ke sembilan hotel di Solo Raya....

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

by teguh
Oktober 13, 2026

Museum tak harus menunggu pengunjung datang. Kali ini, koleksi sejarah dan budaya Solo yang biasanya tersimpan di gedung museum justru...

Pemkot Solo Resmikan Parkir Gratis Masjid Zayed, UMKM Jangan Terpingirkan

Pemkot Solo Resmikan Parkir Gratis Masjid Zayed, UMKM Jangan Terpingirkan

by eko
Oktober 10, 2026

Pemkot Solo membuka parkir gratis di Masjid Sheikh Zayed untuk memudahkan pengunjung dan mendorong penjualan UMKM di sekitar masjid. Tabooo.id:...

Next Post
Gunung Gede Pangrango & Gelang Pintar: Safety Gadget atau Overtracking?

Gunung Gede Pangrango & Gelang Pintar: Safety Gadget atau Overtracking?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id