Jumat, September 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dana Desa Disetop: 2.176 Desa Jateng Tercekik Aturan Baru?

by Anisa
Desember 4, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Sebanyak 2.176 desa di Jawa Tengah dipaksa “puasa anggaran” setelah dana desa tahap dua kategori non-earmark senilai Rp 598,4 miliar resmi tak bisa dicairkan. Pemicunya: terbitnya PMK Nomor 81 Tahun 2025 yang menghentikan pencairan sejak 17 September hingga akhir tahun anggaran. Dampaknya bukan main proyek desa mandek, rencana pembangunan terhenti, dan kepercayaan warga terus tergerus.


Kepala Dispermadesdukcapil Jawa Tengah, Nadi Santoso, memastikan skala masalah ini bukan main-main. “Ada 2.176 desa terdampak, kurang lebih Rp 598.425.756.906,” ujarnya melalui pesan singkat, Kamis (4/12/2025). Perencanaan sudah dibuat, APBDes sudah diketok, tapi uang tak kunjung turun. Para kepala desa mengeluhkan situasi ini karena mereka harus berhadapan langsung dengan warga yang menagih janji pembangunan.

Provinsi sendiri tak bisa berbuat banyak. “Mohon maaf, terkait hal tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat,” lanjut Nadi. Dengan kata lain: desa-desa harus menunggu tanpa kepastian.

Lima daerah dengan jumlah desa terdampak terbesar yakni Purworejo (274 desa), Kendal (237 desa), Demak (232 desa), Temanggung (144 desa), dan Kudus (139 desa). Bagi banyak desa, dana tahap dua ini bukan sekadar angka di dokumen; ini sumber napas utama untuk kegiatan layanan dasar dan pembangunan kecil-kecilan yang langsung dirasakan masyarakat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya buka suara. Ia mengakui keterlambatan ini memang sudah diperkirakan. Menurutnya, sebagian dana dialihkan untuk program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes). “Karena memang sebagian ada yang ditahan beberapa triliun itu diperuntukkan untuk Kopdes Merah Putih. Bukan di kami, bisa tanya Kemenkop dan Kementerian Desa,” ujar Purbaya di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/11/2025).

Ini Belum Selesai

Pemerintah Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi, Ada Apa?

Bakar Sampah Berujung Kebakaran Kabel PT Sangsaka di Bantul

Bagi pembaca, isu ini penting karena menyentuh layanan publik paling dasar: jalan desa, posyandu, air bersih, dan jaring pengaman warga miskin. Jika dana desa seret, kualitas hidup juga ikut surut. Desa mandek berarti masyarakat lapis terbawah ikut menanggung beban kebijakan yang rumit di pusat.


Anggaran macet dan program desa berhenti, pertanyaannya sederhana namun menohok: siapa sebenarnya yang sedang “dibangun” desa, atau hanya sistem yang makin jauh dari akar rumput? (red)

Tags: dana desademakdesaJawa TengahKudusMenkeupurbaya

Kamu Melewatkan Ini

Kasino Sukoharjo Dibongkar, Tapi Apakah Jaringannya Ikut Terbongkar?

Kasino Sukoharjo Dibongkar, Tapi Apakah Jaringannya Ikut Terbongkar?

by teguh
Agustus 29, 2026

Sebuah meja judi baccarat di sebuah kasino Sukoharjo mungkin terlihat sederhana. Kartu dibagikan, chip berpindah tangan, lalu permainan berakhir. Namun,...

71 Orang Diamankan, Tapi Siapa Otak di Balik Kasino Sukoharjo?

71 Orang Diamankan, Tapi Siapa Otak di Balik Kasino Sukoharjo?

by teguh
Agustus 29, 2026

Bareskrim Polri membongkar dugaan praktik perjudian kasino Sukoharjo yang berlokasi di sebuah Gedung SB, Sukoharjo, Jawa Tengah. Sebanyak 71 orang...

PHK Sritex Sudah Terjadi, Tapi Krisis Buruhnya Belum Selesai

PHK Selesai di Kertas, Buruh Masih Bertarung untuk Hidup

by teguh
Agustus 28, 2026

Ada persoalan yang muncul setelah surat PHK Sritex selesai ditandatangani bagaimana seorang pekerja membangun kembali hidup ketika pekerjaan baru sulit...

Next Post
Drama P Diddy vs Netflix Mana Fakta, Mana Fantasi?

Drama P Diddy vs Netflix Mana Fakta, Mana Fantasi?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id