Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Begadang Bukan Sekadar Kurang Tidur. Ini Gagalnya Tubuh Recovery

by Anisa
Mei 8, 2026
in Health, Life
A A
Home Life Health

Tabooo.id: Health – Kita sering bangga bisa begadang. Ngerasa produktif,Kita sering bangga bisa begadang. Kita merasa lebih produktif, lebih punya waktu.
Padahal, di saat yang sama, tubuh kehilangan momen paling penting untuk memperbaiki dirinya sendiri.

Dan yang sering tidak disadari: itu tidak bisa diganti.

Begadang Bukan Kebiasaan. Ini Interupsi Sistem Tubuh

Hari ini, begadang bukan lagi kejadian sesekali. Banyak orang sengaja menukar waktu tidur dengan kerja, hiburan, atau sekadar scroll tanpa henti.

Padahal, tubuh bekerja dengan sistem yang teratur. Siang hari dipakai untuk aktivitas. Sebaliknya, malam hari dipakai untuk pemulihan.

Menurut dr. Tirta,

Ini Belum Selesai

Hak Anak Perempuan di Tengah Tuntutan Menikah

Americano: Sehat atau Cuma Gaya?

“Dikarenakan di saat malam itu kan recovery berjalan maksimal. Ada melatonin, ada recovery tubuh-tubuh yang rusak.” ujarnya

Artinya, tubuh sudah punya jadwal tetap. Namun, saat kita tetap terjaga di malam hari, kita langsung memutus proses itu.

Akibatnya, tubuh tidak mendapat waktu optimal untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi sepanjang hari.

Ini Bukan Kurang Tidur. Ini Gagal Recovery

Lebih jauh, dr. Tirta menjelaskan,

“Ketika kita aktivitas di siang hari, itu kan hormon kita ada siklus amplitudenya.” lanjutnya

Lalu di malam hari, sistem itu berubah.

“Di saat malam itu kan ada beberapa hormon yang turun dan naik.” tambahnya

Di fase ini, tubuh mengalihkan energi untuk regenerasi.

“Nah di saat malam tubuh kita tuh energinya difokusin untuk mengganti sel-sel tubuh yang kelelahan di waktu siang.” imbuhnya

Namun, jika kita tetap aktif, proses itu terganggu.

Yang lebih tegas lagi,

“Bisa gak terjadi di siang? Tidak.” tegasnya

Jadi, tidur siang memang membantu rasa kantuk. Akan tetapi, tidur siang tidak pernah menggantikan proses biologis yang hanya terjadi di malam hari.

Yang Rusak Bukan Energi. Tapi Fungsi Tubuh

Dampaknya tidak selalu langsung terasa. Namun, perlahan tubuh mulai menunjukkan tanda.

Pertama, kita bangun dalam kondisi lelah.
Lalu, fokus menurun dan emosi jadi tidak stabil.
Selain itu, metabolisme ikut terganggu.

Dalam jangka panjang, risikonya lebih serius. Tekanan darah naik, hormon kacau, dan sistem imun melemah. Artinya, yang terganggu bukan sekadar energi harian. Fungsi dasar tubuh ikut menurun.

Masalahnya Bukan Kamu. Tapi Pola Hidup yang Dipaksakan

Di sisi lain, begadang tidak selalu murni pilihan pribadi. Banyak orang terjebak dalam pola hidup yang menuntut mereka aktif lebih lama.

Jam kerja panjang, tekanan sosial, dan distraksi digital terus mendorong orang menunda tidur.

Selain itu, muncul fenomena “balas dendam waktu”.
Siang hari habis untuk kewajiban. Malam hari jadi satu-satunya ruang bebas.

Namun ironisnya, di momen itu justru kerusakan mulai terjadi.

Kita merasa mengambil kembali kendali hidup.
Padahal, kita justru kehilangan kendali atas tubuh sendiri.

Kita Tidak Kurang Waktu. Kita Kehilangan Kendali atas Tubuh Sendiri

Pada akhirnya, ini bukan soal kurang tidur. Ini soal keputusan yang terus diulang setiap hari.

Kita pikir kita mengatur waktu.
Namun, tubuh tetap bekerja dengan aturan biologisnya sendiri.

Jika kita terus melanggar ritme itu, tubuh akan tetap “menagih”. Bukan hari ini, tapi nanti.

Jadi pertanyaannya sederhana, masih mau anggap begadang sebagai hal biasa?@anisa

Tags: Gaya HidupGenerasi MudaKesehatanProduktivitas

Kamu Melewatkan Ini

Langit Oranye, Napas Terancam: Kabut Asap Uji Tanggung Jawab Negara

Langit Oranye, Napas Terancam: Kabut Asap Uji Tanggung Jawab Negara

by dimas
Oktober 18, 2026

Kabut asap akibat karhutla mengancam kesehatan dan penghidupan warga. Simak pentingnya tanggung jawab negara dalam mencegah kebakaran dan melindungi masyarakat....

Americano: Sehat atau Cuma Gaya?

Americano: Sehat atau Cuma Gaya?

by eko
Oktober 15, 2026

Americano tanpa gula sering dianggap lebih sehat. Kenali manfaat kopi hitam, risiko kafein, dan cara minum kopi yang lebih bijak....

Konsumsi Jahe Tiap Hari, Sehat atau Justru Berisiko?

Konsumsi Jahe Tiap Hari, Sehat atau Justru Berisiko?

by eko
Oktober 9, 2026

Konsumsi jahe setiap hari berpotensi membantu meredakan mual dan mendukung kesehatan tubuh. Kenali manfaat jahe, efek samping dan cara konsumsinya....

Next Post
Bonus Demografi atau Ilusi? Ketika Generasi Produktif Ternyata Lemah Literasi

Bonus Demografi atau Ilusi? Ketika Generasi Produktif Ternyata Lemah Literasi

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id