Rabu, Juli 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Beckham Putra Jadi Sarjana: Bintang Lapangan Tak Harus Buta Pendidikan

by teguh
April 16, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Di tengah dunia sepak bola yang sering memuja trofi dan sorak stadion, Beckham Putra Nugraha baru saja mencetak gol lain yang tak kalah penting gelar sarjana.

Pemain muda andalan Persib Bandung itu resmi menyandang gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan dari Universitas Jenderal Achmad Yani pada Rabu, 15/04/2026, dalam Wisuda Unjani Periode I Tahun 2026.

Di hadapan 1.810 wisudawan, Beckham tak datang sebagai selebritas lapangan hijau. Ia hadir sebagai mahasiswa yang menuntaskan proses panjang. Namun, khas pemain yang terbiasa panggung besar, ia tetap membawa sedikit aura stadion. Dalam video yang beredar di media sosial, Beckham melakukan selebrasi ice cool usai menerima ijazah. Tenang, dingin, dan penuh pesan.

Ketika Bojan Hodak Ikut Terkejut

Keberhasilan Beckham rupanya juga mengejutkan pelatih Persib, Bojan Hodak. Ia mengaku baru tahu anak asuhnya menuntaskan kuliah di tengah padatnya jadwal sepak bola profesional.

“Itu mengejutkan, saya tidak tahu dia sudah menyelesaikan kuliahnya, tapi tidak apa-apa.”

Bojan lalu memberi restu penuh untuk momen wisuda itu.

Ini Belum Selesai

Modus Miras Gelasan Terbongkar di Solo

OTT KPK: Bupati Lombok Barat Terseret Korupsi Rp9,06 Miliar

“Saya izinkan dia pergi untuk wisuda. Itu bagus untuk semua pemain saya, kalau mereka lulus kuliah, bagi saya itu luar biasa.”

Kalimat itu sederhana. Namun, maknanya besar. Dunia sepak bola sering menuntut fisik, disiplin, dan hasil instan. Sementara kampus menuntut konsistensi, fokus, dan daya pikir. Beckham memilih menjalani keduanya sekaligus.

Bintang Muda yang Tak Lupa Buku

Pada hari wisuda, Beckham memang absen dari sesi latihan Persib. Selain itu, ia juga tak dimainkan saat Maung Bandung menang 3-2 atas Bali United pada pekan ke-27 Super League 2025-2026.

Namun, absennya kali ini bukan karena cedera atau rotasi. Ia sedang menyelesaikan bab lain dalam hidupnya.

Langkah Beckham terasa penting karena masih ada stigma lama atlet cukup jago di lapangan, pendidikan bisa belakangan. Kini, narasi itu mulai runtuh. Beckham menunjukkan bahwa karier olahraga dan pendidikan tidak harus saling memakan.

Dari Akademi ke Ambisi Hattrick

Beckham bukan nama baru di Persib. Ia pernah membawa klub itu juara di level usia muda U13, U15, U17, hingga Elite Pro Academy Liga 1 U19 tahun 2018.

Pada tahun yang sama, ia promosi ke tim senior oleh pelatih Mario Gomez. Setelah itu, kariernya terus tumbuh di bawah tangan Robert Rene Alberts, Luis Milla, hingga kini bersama Bojan Hodak.

Ia juga ikut merasakan gelar juara beruntun Persib pada musim 2023-2024 dan 2024-2025. Kini target berikutnya jelas hattrick juara.

Lebih dari Sekadar Pemain Bola

Beckham baru berusia 24 tahun. Namun ia sudah memberi pesan yang kadang gagal diajarkan seminar motivasi talenta itu penting, tapi kapasitas diri jauh lebih penting.

Karena karier sepak bola bisa selesai oleh usia, cedera, atau keputusan pelatih. Tapi ilmu tak akan ditarik wasit.

Di negeri yang kadang memuja hasil cepat, Beckham memilih proses panjang. Dan mungkin, itulah kemenangan paling dewasa dari seorang pemain muda. @teguh

Tags: IjazahIlmuKampuskarierLapanganMedia SosialMomenPelatihPendidikan

Kamu Melewatkan Ini

Kampus Tak Boleh Menjarah Hak Mahasiswa Miskin

Kampus Tak Boleh Menjarah Hak Mahasiswa Miskin

by dimas
Juli 16, 2026

Kampus tak boleh menjarah hak mahasiswa miskin. Dugaan penyimpangan KIP Kuliah menguji integritas pendidikan dan keadilan bagi generasi penerus bangsa....

Kampus dan Kekerasan Seksual: Saat Kuasa Mengalahkan Keadilan

Kampus dan Kekerasan Seksual: Saat Kuasa Mengalahkan Keadilan

by dimas
Juli 14, 2026

Kampus dan kekerasan seksual terus menjadi sorotan. Relasi kuasa, budaya diam, dan lemahnya perlindungan korban membuat keadilan sulit terwujud. Tabooo.id...

Negara Menambah Beban Dosen, Tapi Lupa Memperbarui Penghargaannya

Negara Menambah Beban Dosen, Tapi Lupa Memperbarui Penghargaannya

by teguh
Juli 8, 2026

"Jika pendidikan dianggap mahal, cobalah kebodohan." Kutipan yang sering dikaitkan dengan mantan Presiden Universitas Harvard, Derek Bok, terasa relevan ketika...

Next Post
Intel Core Ultra Series 3: Laptop Kini Ngebut, Tahan Lama, dan Makin Pintar

Intel Core Ultra Series 3: Laptop Kini Ngebut, Tahan Lama, dan Makin Pintar

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id