Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bea Cukai Jayapura Musnahkan Ribuan Rokok dan Miras Ilegal

by dimas
Desember 20, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Asap tipis mengepul di halaman Kantor Bea dan Cukai Jayapura, Jumat (19/12/2025). Bukan dari cerobong pabrik, melainkan dari ribuan barang ilegal yang resmi dimusnahkan negara. Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Jayapura menggelar pemusnahan massal Barang Milik Negara hasil penindakan sepanjang 2025.

Langkah ini bukan sekadar seremoni. Bea Cukai ingin menyampaikan pesan terang peredaran rokok dan minuman keras ilegal tidak akan mendapat ruang di Papua.

Ribuan Rokok dan Ratusan Liter Miras Berakhir di Tungku

Sepanjang tahun ini, Bea Cukai Jayapura menyita 24.660 batang rokok ilegal dari berbagai merek serta 324 liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) tanpa izin. Seluruh barang tersebut kini berakhir di tungku pemusnahan, bukan di rak-rak pasar gelap.

Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, menegaskan bahwa pemusnahan ini merupakan puncak dari operasi pengawasan intensif yang mereka lakukan sepanjang 2025. Menurutnya, negara tidak boleh kalah oleh peredaran barang ilegal yang merugikan masyarakat dan menggerus penerimaan negara.

“Estimasi nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp 331 juta. Ini bukti konkret bahwa kami tidak memberi ruang bagi peredaran barang ilegal di Jayapura,” tegasFungki.

Ini Belum Selesai

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

Ancaman yang Lebih Berbahaya dari Sekadar Cukai

Namun, cerita penindakan Bea Cukai Jayapura tidak berhenti pada rokok dan miras. Di balik etalase cukai, aparat juga menemukan ancaman yang jauh lebih serius.

Sepanjang 2025, petugas berhasil menggagalkan penyelundupan lebih dari 4,6 kilogram ganja serta puluhan butir amunisi. Barang-barang berbahaya itu kini berada di tangan kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

Capaian ini menegaskan peran Bea Cukai bukan hanya sebagai pengumpul penerimaan negara, tetapi juga sebagai penjaga gerbang keamanan sosial.

Sinergi Daerah dan Peringatan untuk Penyelundup

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, yang hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi terbuka. Ia menilai langkah Bea Cukai sebagai bagian penting dari upaya menjaga kedaulatan ekonomi dan keadilan usaha.

“Pemerintah Kota Jayapura mendukung penuh langkah strategis Bea Cukai. Ini penting untuk melindungi penerimaan negara sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat bagi pelaku usaha yang taat aturan,” ujar Rustan.

Ia menegaskan bahwa sinergi lintas instansi di Papua masih solid dan menjadi sinyal keras bagi para pelaku penyelundupan.

Negara, Generasi Papua, dan Pertanyaan yang Tertinggal

Bagi Rustan, pemusnahan ini bukan semata penegakan hukum. Negara sedang berupaya melindungi generasi muda Papua dari dampak konsumsi barang ilegal.

“Ini soal masa depan Papua dan kesiapan menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Namun, di balik tungku yang menyala, satu pertanyaan tetap relevan selama permintaan pasar masih tinggi dan jalur penyelundupan terus beradaptasi, apakah pemusnahan massal cukup untuk memutus mata rantai ilegal?

Atau justru tungku itu akan terus menjadi simbol kerja negara sekaligus pengingat bahwa perang melawan barang ilegal belum benar-benar usai. @dimas

Tags: Bea CukaipapuaPenegakan Hukum

Kamu Melewatkan Ini

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Tifa Resmi ke Jaksa

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Tifa Resmi ke Jaksa

by dimas
Juni 23, 2026

Kasus ijazah Jokowi memasuki babak baru. Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma resmi dilimpahkan ke jaksa setelah berkas dinyatakan lengkap. Tabooo.id:...

Roy Suryo dan dr Tifa Ditahan, Perang Narasi Berujung Proses Hukum

Roy Suryo dan dr Tifa Ditahan, Perang Narasi Berujung Proses Hukum

by dimas
Juni 19, 2026

Roy Suryo dan dr Tifa ditahan Polda Metro Jaya setelah berkas perkara kasus dugaan pencemaran nama baik terkait isu ijazah...

Mentan Tantang Kampus Wujudkan Swasembada Pangan

Mentan Tantang Kampus Wujudkan Swasembada Pangan

by teguh
Juni 6, 2026

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, mengajak seluruh perguruan tinggi di Indonesia mengambil peran lebih besar dalam mewujudkan swasembada...

Next Post
Konsep Otomatis

Ridwan Kamil dan Atalia Sepakat Cerai Baik-baik Usai Mediasi

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id