Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bea Cukai Grebek 3 Kontainer Baju Ilegal Modus Lama, Nyali Baru

by teguh
Desember 11, 2025
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id Nasional – Direktorat Jenderal Bea Cukai kembali membongkar aksi penyelundupan di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta. Tim penindakan menggagalkan masuknya tiga kontainer berisi pakaian impor ilegal pada Rabu (10/12/2025). Barang-barang itu datang lewat KM Indah Kosta dari Pelabuhan Kijang, Kepulauan Riau jalur yang sudah lama terkenal rawan “main kucing-kucingan”.

Pemeriksaan Dokumen yang Bikin Curiga

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa DJBC, Nirwala Dwi Heryanto, menjelaskan kronologinya. Tim awalnya memeriksa dokumen manifest kapal. Dari 44 kontainer yang diangkut, hanya 13 kontainer berisi barang. Namun, tiga di antaranya langsung memicu alarm kecurigaan.

“Petugas menemukan tiga kontainer dengan pemberitahuan barang campuran dan sajadah. Setelah kami telaah, isi kontainer itu justru menunjukkan indikasi barang ilegal,” jelas Nirwala dalam konferensi pers di Kantor DJBC, Kamis (11/12/2025).

Pengawasan Lapangan yang Membuka Kedok

Bea Cukai kemudian mengawal proses pembongkaran. Dua kontainer bergerak ke gudang penerima di Muara Karang, sementara satu kontainer tetap berada di Pelabuhan Sunda Kelapa untuk pengecekan lanjutan.

Hasilnya cukup telak. Kontainer yang seharusnya berisi “barang campuran” ternyata penuh dengan pakaian jadi eks impor. Tumpukan baju itu sengaja dikemas rapat agar bisa lolos dari pemeriksaan awal. Sementara satu kontainer lain membawa mesin, namun tetap tidak sesuai dengan manifest.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

“Kondisi ini jelas menunjukkan manipulasi dokumen. Modusnya berulang, hanya pelakunya saja yang berganti,” tegas Nirwala.

Sikap Bea Cukai: Tak Ada Tawar-Menawar

Seluruh kontainer kini berada di Kantor Pusat DJBC untuk pemeriksaan dan penyidikan lanjutan. Nirwala menegaskan bahwa pihaknya terus memperkuat pengawasan, terutama pada jalur laut yang sering dipakai penyelundup untuk mencari celah.

“Kami memperketat pengawasan dari hulu ke hilir. Pengangkutan laut tetap menjadi perhatian utama karena para pelaku terus berinovasi mencari titik lemah. Tidak ada kompromi untuk importasi ilegal,” ujarnya.

Siapa Untung, Siapa Tumbang?

Penindakan seperti ini selalu membawa dua wajah. Di satu sisi, pedagang lokal khususnya UMKM fesyen bernapas sedikit lega karena barang ilegal yang biasanya merusak harga pasar akhirnya berhenti di pintu masuk. Di sisi lain, masyarakat yang tergoda barang murah mungkin merasa kehilangan alternatif belanja, meski alternatif itu sebenarnya merusak ekosistem industri dalam negeri.

Sementara itu, negara kembali mengamankan potensi kerugian pajak miliaran rupiah. Industri tekstil yang selama ini tertekan banjir impor juga mendapatkan ruang sedikit lebih aman untuk bersaing.

Pada akhirnya, penyelundupan pakaian ilegal bukan hanya soal baju dalam kontainer, tetapi tentang siapa yang menguasai pasar. Dan seperti biasa, pasar Indonesia selalu menjadi arena rebutan siapa cepat, siapa licik, siapa yang akhirnya ketahuan.

Karena barang murah memang menggoda sampai akhirnya kita sadar, ada harga yang harus dibayar bersama. @teguh

Tags: Bea CukaiIlegalPelabuhan

Kamu Melewatkan Ini

22 Detik Video: Satu Indonesia Mendadak Jadi Penyidik

22 Detik Video: Satu Indonesia Mendadak Jadi Penyidik

by teguh
Mei 9, 2026

;: Cuma 22 detik. Namun video dua petugas Bea Cukai yang masuk ke Warung Madura pada malam hari langsung mengubah...

Saat Video 22 Detik Bisa Kalahkan Klarifikasi Negara

Saat Video 22 Detik Bisa Kalahkan Klarifikasi Negara

by teguh
Mei 9, 2026

Dulu, seragam aparat identik dengan rasa aman. Kini, banyak warga justru refleks mengambil ponsel saat petugas datang. Tabooo.id - Video...

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

Video Bea Cukai: Fakta atau Framing yang Keburu Meledak?

by teguh
Mei 9, 2026

Video berdurasi 22 detik memicu gelombang opini di media sosial. Dua petugas berseragam Bea Cukai mendatangi Warung Madura pada malam...

Next Post
SEA Games: Dwi Ani Retno Wulan Menyala Persembahkan Emas

SEA Games: Dwi Ani Retno Wulan Menyala Persembahkan Emas

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id