Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Baterai Smartwatch Cepat Tumbang? Ini yang Diam-Diam Menguras Daya

by teguh
Mei 8, 2026
in Reality, Teknologi
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Teknologi – Smartwatch seharusnya menjadi partner setia di pergelangan tangan. Perangkat ini mencatat langkah, memantau detak jantung, dan mengirim notifikasi dari ponsel. Namun banyak pengguna justru menghadapi masalah klasik baterai cepat habis.

Situasi ini sering memicu kebingungan. Produsen biasanya menjanjikan daya tahan baterai yang cukup panjang. Contohnya smartwatch Garmin Instinct Crossover AMOLED. Garmin mengklaim perangkat ini mampu bertahan hingga 14 hari dalam mode smartwatch dan bahkan 18 hari dalam mode hemat daya.

Namun dalam penggunaan nyata, sebagian pengguna hanya merasakan daya tahan sekitar 10 hari. Perbedaan itu muncul karena beberapa faktor yang sering luput dari perhatian.

Layar Terlalu Terang

Layar menjadi komponen yang paling banyak mengonsumsi energi. Ketika pengguna menaikkan tingkat kecerahan layar terlalu tinggi, baterai akan terkuras lebih cepat.

Masalah ini semakin terasa ketika pengguna mengaktifkan fitur Always-On Display (AoD). Fitur ini membuat layar tetap menyala sepanjang waktu agar pengguna dapat melihat jam tanpa mengangkat pergelangan tangan.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Sayangnya, kemudahan itu menuntut konsumsi energi lebih besar. Karena itu, pengguna sebaiknya menurunkan kecerahan layar atau mematikan AoD ketika tidak diperlukan.

Aplikasi Terlalu Banyak Berjalan

Smartwatch modern memungkinkan pengguna memasang berbagai aplikasi. Namun setiap aplikasi yang berjalan di latar belakang akan memicu prosesor bekerja.

Selain itu, sinkronisasi data, getaran notifikasi, dan pembaruan informasi juga memerlukan energi tambahan. Semakin banyak aplikasi aktif, semakin besar pula konsumsi daya.

Jika pengguna ingin menghemat baterai, mereka perlu menghapus aplikasi yang jarang dipakai dan membatasi notifikasi yang tidak penting.

Baterai Smartwatch Cepat Tumbang? Ini yang Diam-Diam Menguras Daya
Kecerahan layar tinggi Layar salah satu komponen yang paling banyak mengonsumsi daya pada smartwatch.

GPS Menguras Energi

Banyak orang mengandalkan GPS untuk melacak aktivitas olahraga seperti lari atau bersepeda. Fitur ini memang sangat membantu karena dapat mencatat jarak, rute, dan kecepatan secara real time.

Namun GPS juga terkenal boros energi. Ketika GPS aktif terus-menerus, smartwatch harus memproses data lokasi tanpa henti. Dalam beberapa kasus, aktivitas olahraga dengan GPS aktif dapat menghabiskan sekitar 30 persen baterai dalam satu jam.

Koneksi Nirkabel Terlalu Aktif

Sebagian smartwatch terhubung ke ponsel melalui Bluetooth, WiFi, bahkan jaringan seluler. Setiap koneksi yang aktif membutuhkan daya.

Semakin banyak koneksi aktif, semakin besar pula konsumsi energi perangkat. Smartwatch dengan jaringan seluler bahkan sering mengonsumsi baterai lebih besar dibandingkan model yang hanya memakai Bluetooth. Karena itu, pengguna sebaiknya mematikan koneksi yang tidak diperlukan.

Perangkat Lunak dan Usia Baterai

Perangkat lunak juga berperan besar terhadap efisiensi daya. Produsen biasanya merilis pembaruan sistem untuk memperbaiki bug dan meningkatkan efisiensi baterai. Jika pengguna menunda pembaruan, sistem lama dapat membuat perangkat bekerja lebih berat.

Selain itu, baterai juga mengalami penurunan kapasitas seiring waktu. Semakin banyak siklus pengisian daya, semakin berkurang kemampuan baterai untuk menyimpan energi.

Mengatur Penggunaan Lebih Bijak

Pengguna sebenarnya dapat memperpanjang daya tahan smartwatch dengan langkah sederhana. Mereka bisa menurunkan kecerahan layar, mematikan AoD, membatasi notifikasi, serta menonaktifkan GPS dan koneksi yang tidak diperlukan.

Langkah kecil tersebut sering memberi dampak besar. Dengan pengaturan yang tepat, smartwatch dapat bertahan lebih lama dan tetap siap menemani aktivitas sehari-hari. @teguh

Tags: AplikasiBateraiEfisiensiEnergigpsHPLayarNotifikasiProdusenSmartphoneSmartwacth

Kamu Melewatkan Ini

Zonasi Pendidikan, Kualitas Jauh Berbeda: Benarkah Zonasi Sudah Adil?

Zonasi Pendidikan, Kualitas Jauh Berbeda: Benarkah Zonasi Sudah Adil?

by teguh
Mei 18, 2026

Setiap tahun PPDB datang dengan sistem Zonasi Pendidikan, banyak rumah berubah jadi ruang rapat darurat. Orang tua membuka portal sekolah,...

Vivo T5 Series: Gaya Hidup  atau Tekanan Digital yang Makin Halus?

Vivo T5 Series: Gaya Hidup atau Tekanan Digital yang Makin Halus?

by teguh
Mei 8, 2026

Kalau dulu smartphone cuma alat komunikasi, sekarang ceritanya berbeda. Pada 29/04/2026, vivo Indonesia resmi merilis Vivo T5 Series. Namun, lebih...

Apple Buka 5 Developer Institute di Indonesia, Anak Muda Siap Naik Kelas

Apple Buka 5 Developer Institute di Indonesia, Anak Muda Siap Naik Kelas

by teguh
Mei 8, 2026

Apple membuka lima Developer Institute di Indonesia pada 21/04/2026. Program ini memberi jalan bagi anak muda untuk mencipta teknologi sendiri....

Next Post
Keluarga dan Kerabat Antar Pemakaman Vidi Aldiano di Tanah Kusir

Keluarga dan Kerabat Antar Pemakaman Vidi Aldiano di Tanah Kusir

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id