• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Jumat, April 3, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Balik Kampung Jadi Balik Macet: Pemudik Liburan di Jalanan

Maret 28, 2026
in Nasional, News
A A
Balik Kampung Jadi Balik Macet: Pemudik Liburan di Jalanan

Situasi jalanan macet dan padat di depan Pakuwon Mall Solo Baru. (Dok. Tabooo Network Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: News – Arus balik Lebaran belum selesai. Menjelang Senin (30/3/2026), jutaan pemudik terus bergerak menuju Jakarta. Sabtu (28/3) hingga Minggu (29/3) diprediksi menjadi puncak kedua. Pertanyaannya, seberapa siap kita menghadapi lonjakan ini?

42 Persen Pemudik Masih di Kampung, Jalanan Bersiap Padat

Sekitar 42 persen pemudik belum kembali ke kota. Artinya, gelombang besar kendaraan masih akan menekan jalur tol, arteri, hingga terminal.

Polisi langsung memperketat pengawasan lewat Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Mereka fokus menjaga arus tetap bergerak dan mencegah titik macet berubah jadi chaos.

Petugas kini mengawasi lima klaster utama: jalan tol, jalan arteri, simpul transportasi, tempat ibadah, dan kawasan wisata. Mereka mengantisipasi kepadatan di semua titik krusial.

Operasi Selesai, Pengamanan Tetap Jalan

Operasi Ketupat 2026 memang sudah berakhir pada 25 Maret. Namun, arus balik masih terus berlangsung.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa personel tetap siaga di lapangan. Ia melihat potensi lonjakan besar pada akhir pekan ini.

“Kami masih berada di lapangan untuk mengamankan arus balik. Kemungkinan puncak kedua terjadi pada tanggal 29, dan kami sudah siap,” jelasnya.

Dengan kondisi ini, kepolisian tetap menjalankan pengamanan meski operasi resmi telah ditutup.

RelatedPosts

Sikap Diplomasi atau Sinyal Politik? Kedubes Iran Bertemu Dengan Jokowi

Konflik Global Disinggung di Balai Kota Solo, Ini Pesan dari Iran

One Way Jadi Opsi, Keputusan Berdasarkan Data

Korlantas menyiapkan skema one way untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan. Namun, mereka tidak menerapkannya secara langsung.

Petugas akan mengacu pada data real-time di Gerbang Tol Kalikangkung. Jika volume kendaraan mendekati 4.000 unit, mereka akan memberlakukan one way nasional.

Sebaliknya, jika jumlah kendaraan masih berada di kisaran 2.500 hingga 3.800 unit, arus tetap berjalan dua arah.

Artinya, polisi menyesuaikan kebijakan dengan kondisi lapangan, bukan asumsi.

Tekanan Datang dari Banyak Arah

Arus balik tidak datang dari satu wilayah saja. Kendaraan bergerak dari Semarang Raya, Solo, Yogyakarta, hingga Jawa Timur.

Selain itu, arus dari Jawa Barat dan Trans Sumatra via Bakauheni–Merak juga ikut menambah beban jalan.

Petugas akan melakukan sosialisasi sebelum menerapkan rekayasa lalu lintas. Mereka juga mensterilkan jalur agar pengguna jalan bisa menyesuaikan perjalanan.

Jalan Pulang Bukan Sekadar Perjalanan

Arus balik bukan sekadar perpindahan kendaraan. Ini tentang jutaan orang yang kembali ke rutinitas, ke pekerjaan, dan ke realitas setelah libur panjang.

Masalahnya, pola yang sama terus terulang setiap tahun: padat, melelahkan, dan penuh risiko.

Sekarang, ketika gelombang kedua mulai memuncak, pertanyaannya jadi lebih relevan:
apakah sistem kita benar-benar siap, atau kita hanya semakin terbiasa dengan kemacetan yang sama? @jeje

Tags: arus balik mudikArus MudikJakartalebaranLiburanmacetMudikNasionalPemudik

Recommended

Mutasi Elite TNI Bergerak: Regenerasi atau Sekadar Rotasi Kekuasaan?

Mutasi Elite TNI Bergerak: Regenerasi atau Sekadar Rotasi Kekuasaan?

Maret 27, 2026
Kata yang Tak Bisa Ditarik Kembali di Ketinggian 30 Ribu Kaki

Kata yang Tak Bisa Ditarik Kembali di Ketinggian 30 Ribu Kaki

April 1, 2026

Popular News

  • Satu Juta Pasukan Iran Siaga, AS Dihantui “Neraka Darat”

    Satu Juta Pasukan Iran Siaga, AS Dihantui “Neraka Darat”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Abu ke Perang: Tahun-Tahun Gelap Kerajaan Mataram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Salib Berdiri: Satu Jadi Simbol, Dua Lainnya Dihapus dari Narasi?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah Ketik atau Salah Narasi? DPR Cium Kejanggalan di Balik Kasus Amsal Sitepu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jumat Agung: Saat Kasih Terbesar Justru Datang dari Luka Terdalam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.