Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

KPI Hentikan Sementara “Xpose Uncensored” Trans7

by Tabooo
Oktober 16, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menjatuhkan sanksi penghentian sementara terhadap program Xpose Uncensored milik Trans7. Langkah ini diambil setelah tayangan edisi 13 Oktober 2025 dianggap melecehkan kehidupan pesantren, santri, dan para kiai.

Ketua KPI Pusat Ubaidillah menyatakan keputusan itu diambil melalui rapat pleno pada Senin malam (14/10/2025).

“Kehadiran tayangan yang menyudutkan kehidupan pesantren lewat program Trans7 sangat melukai banyak pihak, khususnya kaum santri,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (15/10/2025).

Melanggar Pedoman Penyiaran

KPI menilai Xpose Uncensored melanggar Pasal 6 Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) serta Pasal 6 ayat (1) dan (2) dan Pasal 16 ayat (1) dan (2) huruf (a) dalam Standar Program Siaran (SPS).

Aturan itu mewajibkan lembaga penyiaran untuk menghormati keberagaman sosial serta melarang konten yang merendahkan lembaga pendidikan dan keagamaan.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

“Di pesantren terdapat adab, asih, peduli, ilmu, dan sejarah panjang perjuangan termasuk dalam sejarah kemerdekaan bangsa ini. Kyai dan pesantren bukanlah obyek yang layak dijadikan olok-olok dalam sebuah program,” tegas Ubaidillah.

KPI juga menyebut menerima banyak pengaduan masyarakat terkait tayangan tersebut. Trans7 pun telah dipanggil untuk memberikan klarifikasi resmi.

Antara Kebebasan dan Kehormatan

Sanksi ini menjadi sinyal kuat di tengah perdebatan lama antara kebebasan berekspresi media dan rasa hormat terhadap nilai budaya serta agama. Dalam kasus ini, KPI menilai Trans7 gagal menyeimbangkan keduanya.

Tayangan Xpose Uncensored dinilai menampilkan narasi yang mendistorsi realitas pesantren, tanpa menghadirkan konteks atau narasumber penyeimbang.

“Konten seperti ini bukan hanya melanggar norma penyiaran, tetapi juga mencederai nilai-nilai luhur pendidikan Islam di Indonesia,” kata Ubaidillah lagi.

Ia menambahkan, seluruh lembaga penyiaran perlu lebih berhati-hati menayangkan konten yang bersinggungan dengan isu keagamaan dan pendidikan.

KPI Minta Evaluasi Menyeluruh

Selain sanksi penghentian sementara, KPI juga meminta Trans7 melakukan evaluasi internal menyeluruh, terutama untuk konten sensitif yang menyangkut lembaga sosial dan keagamaan.

“Setidaknya harus menghadirkan tokoh yang berkualitas sebagai penyeimbang dalam menarasikan peristiwa, agar publik menerima informasi yang benar,” tambah Ubaidillah.

Rapat klarifikasi juga dihadiri jajaran pimpinan KPI, termasuk Tulus Santoso, Muhammad Hasrul Hasan, I Made Sunarsa, Mimah Susanti, dan Amin Shabana — menunjukkan betapa serius lembaga ini menanggapi kasus tersebut.

Kasus Xpose Uncensored jadi pengingat: kebebasan siar bukan tiket untuk menertawakan keyakinan. Media boleh tajam, tapi harus peka terhadap konteks sosial. Karena dalam ruang publik yang makin terbuka, batas antara kritik dan penghinaan bisa setipis pilihan kata. @tabooo

Tags: Boikot Trans7KPINewsPesantren

Kamu Melewatkan Ini

Bela Prabowo soal “Londo Ireng”, Hasan Nasbi: Pemerintah Juga Boleh Mengkritik

Bela Prabowo soal “Londo Ireng”, Hasan Nasbi: Pemerintah Juga Boleh Mengkritik

by Tabooo
Agustus 1, 2026

Hasan Nasbi membela pernyataan Prabowo Subianto soal “Londo Ireng”. Menurutnya, kebebasan berpendapat harus berlaku dua arah, termasuk bagi pemerintah.

Nama Jampidsus Disebut, Febrie Pertanyakan Kaitannya dengan Blackout PLN

Nama Jampidsus Disebut, Febrie Pertanyakan Kaitannya dengan Blackout PLN

by Tabooo
Juli 11, 2026

Nama Jampidsus Febrie Adriansyah ikut disebut dalam pusaran pengusutan dugaan korupsi BUMN. Ia mempertanyakan kaitannya dengan kasus blackout PLN yang...

74 Kg Emas Berapa Rupiah? Temuan Polisi di Sentul Ini Nilainya Fantastis

74 Kg Emas Berapa Rupiah? Temuan Polisi di Sentul Ini Nilainya Fantastis

by Tabooo
Juli 10, 2026

Temuan emas batangan 74 kilogram di rumah mewah Sentul membuat publik bertanya: 74 kg emas berapa rupiah? Nilainya bisa menembus...

Next Post
Ungkap Aksi Pencurian: Dua Pemuda Diciduk Polisi di Tangerang

Ungkap Aksi Pencurian: Dua Pemuda Diciduk Polisi di Tangerang

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id