Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dua Periode Prabowo-Gibran: Drama Politik Menuju 2029

by dimas
Januari 30, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Edge – Mantan Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bakal menjabat dua periode, 2029-2034. “Prabowo dan Gibran dua periode. Sudah, itu saja,” kata Jokowi saat ditemui di Solo, menutup semua spekulasi publik.

Sebelumnya, Ketua Harian PSI Ahmad Ali menyoroti potensi Gibran menjadi kompetitor kuat di Pemilu 2029 dalam Podcast Gaspol (22/1/2026). “Gibran bisa jadi kompetitor. Kompetitor yang cukup kuat menurut saya, kalau ada calon lebih baik daripada Gibran? Emang ada?” ujar Ali, sebelum menambahkan dengan senyum tipis.

Kompetitor Muda vs Pengalaman Eksekutif

Ali menekankan pengalaman Gibran sebagai Wakil Presiden selama lima tahun dan sebelumnya menjabat wali kota, menjadikannya figur muda dengan modal politik matang. Dibanding Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atau Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Gibran sudah lebih dulu berhadapan langsung dengan rakyat.

Dalam bahasa Gen Z politik sementara calon lain baru latihan tutorial, Gibran sudah masuk “level boss fight.” Pengalaman ini jadi pembeda utama, kata Ali.

Muda tapi Independen: Nilai Tambah atau Trend Politik?

Selain pengalaman, status Gibran yang relatif independen dari struktur partai menjadi nilai plus. Generasi muda, menurut Ali, melihatnya sebagai figur segar yang tidak terlalu terjebak drama partai lama.

Ini Belum Selesai

Korporasi Diduga Main Api, Prabowo: Tindak Tegas Kalau Terbukti!

Pengungsi Gempa NTT Makan Nasi Campur Kopi, Negara ke Mana?

Dengan kombinasi pengalaman, usia muda, dan posisi independen, Gibran muncul seperti upgrade terbaru dalam game politik nasional: siap tampil, tapi tetap gaya.

Satir Politik: Dua Periode, Dua Porsi Kopi

Dua periode Prabowo-Gibran terdengar mantap, tapi bagi publik absurd, ini seperti menu kopi yang selalu refill otomatis: sudah tahu rasanya tapi tetap dibahas. Netizen menyorot jika ini panggung politik, siapa yang sebenarnya menonton? Apakah rakyat atau para elite yang menilai drama ini sebagai strategi politik terselubung?

Politik Indonesia kadang absurd seperti stand-up comedy. Fakta, opini, dan drama bercampur jadi satu paket. Dua periode Prabowo-Gibran menunjukkan perpaduan pengalaman, usia muda, dan simbolisme politik yang mudah jadi meme di timeline. Punchline-nya netizen tinggal duduk, nyeruput kopi, sambil menonton politik versi reality show nasional. @dimas

Tags: dramagibranjokowiNasionalPemiluPolitik Indonesiaprabowo

Kamu Melewatkan Ini

Mulai 2027, Ibu Hamil Bayar Pajak? Ini Faktanya

Mulai 2027, Ibu Hamil Bayar Pajak? Ini Faktanya

by eko
Agustus 21, 2026

Klaim wanita hamil wajib membayar pajak Rp500 ribu per bulan mulai 2027 adalah hoaks. Tidak ada aturan resmi tentang pajak...

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

by Tabooo
Agustus 20, 2026

Sehari setelah perayaan HUT ke-81 RI, mahasiswa turun ke jalan membawa delapan tuntutan. Di sana, makna kemerdekaan kembali dipertanyakan lewat...

Benarkah Prabowo Perintahkan Tangkap Warga Aceh?

Benarkah Prabowo Perintahkan Tangkap Warga Aceh?

by eko
Agustus 19, 2026

Viral di Facebook, Presiden Prabowo Subianto disebut memerintahkan TNI dan Polri menangkap semua masyarakat Aceh. Benarkah? Berikut fakta hasil penelusuran....

Next Post
Monumen Kempetai Solo: Jejak Keberanian dan Perjuangan Rakyat

Monumen Kempetai Solo: Jejak Keberanian dan Perjuangan Rakyat

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id