Sabtu, Mei 16, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kutu Loncat Politik: Rusdi Masse Move On ke PSI

by dimas
Januari 30, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Edge – Coba bayangkan kamu lagi nongkrong santai, scroll medsos, tiba-tiba dapet notifikasi “Breaking News: Kader Nasdem Pindah ke PSI Lagi”. Rasanya kayak nonton sinetron yang episode barunya keluar tiap hari Kamis, tapi lebih absurd daripada drama Korea.

Terbaru, Rusdi Masse Mappasessu, eks Ketua DPW Nasdem Sulawesi Selatan, resmi “move on” ke PSI. Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, langsung menyambutnya dengan penuh semangat.

“Ke Makassar naik Air Asia. Jangan lupa minum es. Mari keluarga Partai Solidaritas Indonesia. Kita sambut Bang RMS,” ujar Kaesang di Rakernas PSI, Kamis (29/1/2026).

Kutu Loncat Bukan Fenomena Baru

Rusdi Masse bukan pionir “kutu loncat”. Tahun lalu, Ahmad Ali dan Bestari Barus lebih dulu hijrah dari Nasdem ke PSI dan langsung mendapat posisi prestisius. Ali jadi Ketua Harian PSI, sementara Bestari Barus jadi Ketua Dewan Pimpinan Pusat.

Ali dengan polos bilang, keputusan pindah ini bukan karena tekanan jabatan, tapi karena “komitmen personal” dengan Rusdi Masse. Menurut Ali, mereka punya janji politik tidak akan saling meninggalkan. Jadi bayangin, politik Indonesia sekarang punya versi BFF politik sahabatan dulu, baru pindah partai bareng.

Ini Belum Selesai

Kapitalisme Fleksibel Lahirkan ‘Dangerous Class’?

Realita Program Chromebook Jadi Barang Bukti Politik

Ambisi PSI: Sulawesi Jadi Kandang Gajah

Ali optimis kehadiran Rusdi di PSI akan membuat Sulawesi jadi “Kandang Gajah”. Katanya sih, pengalaman Rusdi waktu bikin Nasdem menang di beberapa wilayah Sulawesi bakal diulang di PSI. Netizen cuma bisa ketawa sambil bilang “Oke, jadi strategi politik kita sekarang beli pengalaman dari mantan partai lain.”

Tapi jangan salah, PSI percaya diri. Mereka yakin sejarah kemenangan bisa diulang. Ironisnya, Golkar partai yang sudah lama berdiri tapi rasanya cuma bisa geleng-geleng kepala sambil nonton drama pindah partai ini.

Nasdem Santuy Tapi Tetap Was-was

Di sisi lain, Nasdem tetap santuy. Wakil Ketua Umum Saan Mustopa menegaskan, partai menghormati keputusan kader yang pindah.

“Enggak masalah, mereka punya pilihan. Tapi kita tetap konsen menjaga kekuatan di wilayah Timur,” jelasnya.

Secara publik, fenomena ini menimbulkan stigma kader yang pindah partai sering disebut opportunis atau kutu loncat. Tapi bagi netizen Gen Z, ini lebih mirip konten TikTok politik lucu, absurd, tapi tetap bikin mikir.

Punchline: Politik Indonesia, Sekotak Drama

Moral dari kisah ini? Di Indonesia, politik itu kayak kotak es campur kadang manis, kadang bikin perut kaget, dan kadang ada spons di dalamnya. Kader bisa pindah partai bukan karena ideologi, tapi karena kesempatan, komitmen personal, atau strategi elektoral. Dan kita sebagai publik? Tinggal scroll, ketawa, dan nunggu episode selanjutnya. @dimas

Tags: dramaKaesangnasdemNasionalPartaiPolitik IndonesiaPSI

Kamu Melewatkan Ini

Saat Inovator Mulai Menjauh dari Negara

Saat Inovator Mulai Menjauh dari Negara

by Naysa
Mei 16, 2026

Negara terus bilang butuh anak muda cerdas dan inovatif untuk memperbaiki birokrasi. Masalahnya, semakin banyak profesional muda justru mulai melihat...

Perang Paradigma: Perlawanan mungkin tidur, tetapi tak pernah mati

Perang Paradigma: Perlawanan mungkin tidur, tetapi tak pernah mati

by Jery
Mei 16, 2026

Perang paradigma Pada Reformasi 1998 tidak berhenti ketika Soeharto turun dari kursi kekuasaan. Ia terus hidup dalam benturan antara stabilitas...

Orang-Orang di Persimpangan Kiri Jalan: Apa Isi Buku Ini?

Orang-Orang di Persimpangan Kiri Jalan: Apa Isi Buku Ini?

by jeje
Mei 15, 2026

Sejarah Indonesia sering hadir seperti pertandingan yang hasilnya sudah ditentukan sejak awal. Ada pahlawan, ada pengkhianat. Ada pihak benar, ada...

Next Post
Kapal Riset China di Laut Arab Memicu Ketegangan Militer AS-Iran

Kapal Riset China di Laut Arab Memicu Ketegangan Militer AS-Iran

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

300 Rumah Terendam Saat Warga Tidur: Banjir Lumajang Datang dari Hulu

Mei 15, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id