Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rakernas Perdana, Kaesang Yakin PSI Akan Jadi Partai Besar

by dimas
Januari 29, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menyatakan keyakinannya bahwa PSI akan tumbuh menjadi partai politik besar di Indonesia.

Kaesang menyampaikan optimisme tersebut saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (29/1/2026).

Menurut Kaesang, PSI memiliki fondasi sistem kepartaian yang ideal karena melibatkan banyak pihak dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan organisasi.

“Yakin dan percayalah, PSI akan jadi partai yang sangat-sangat besar. Sedikit demi sedikit tata kelola partai akan kita sempurnakan. Kuncinya satu: konsisten,” ujar Kaesang.

Pernyataan ini sekaligus menandai upaya PSI memposisikan diri sebagai partai alternatif di tengah kejenuhan publik terhadap partai-partai lama.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Konsistensi Jadi Kunci Pertumbuhan

Lebih lanjut, Kaesang menekankan pentingnya kerja konsisten di semua lini organisasi. Ia meyakini mekanisme internal yang berjalan disiplin akan mendorong PSI tumbuh menjadi partai yang kokoh.

Karena itu, ia meminta kader mematuhi tahapan dan aturan organisasi, bukan sekadar mengandalkan popularitas figur.

“Jika kita konsisten menjalankan mekanisme dan tahapan, PSI akan tumbuh menjadi partai yang kokoh,” tambahnya.

Dengan nada tegas, Kaesang juga mengingatkan bahwa kerja politik membutuhkan proses panjang, bukan hasil instan.

Kaesang Pantau Kinerja hingga Daerah

Di sisi lain, Kaesang mengaku aktif memantau kinerja struktur PSI, mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

Ia bahkan menyebut kerap mengecek struktur kabupaten dan kota sebagai sampel untuk menilai sejauh mana mesin partai bergerak.

“Saya terus memantau struktur PSI bukan hanya di tingkat nasional, tapi juga sampai kabupaten kota. Saya tahu mana yang benar-benar bekerja dan mana yang belum,” jelasnya.

Pernyataan ini menegaskan bahwa kepemimpinan PSI ingin memastikan seluruh struktur bergerak searah.

Siap Ganti Pengurus yang Tidak Bekerja

Sebagai konsekuensi, Kaesang membuka opsi perombakan kepengurusan bagi kader yang dinilai tidak menjalankan tugas.

Menurutnya, evaluasi rutin akan menjadi bagian dari budaya organisasi PSI.

“Yang tidak kerja akan saya evaluasi. Bahkan, kalau perlu akan saya ganti,” tegas Kaesang.

Sikap ini menunjukkan upaya PSI membangun budaya meritokrasi di internal partai.

Taruhan PSI di Mata Publik

Di tengah persaingan ketat antarpartai, langkah PSI membenahi struktur menjadi pertaruhan besar.

Bagi pemilih muda dan kelas menengah segmen yang selama ini menjadi basis PSI konsistensi bukan sekadar jargon, melainkan ukuran nyata kredibilitas partai.

Jika janji pembenahan hanya berhenti di forum Rakernas, PSI akan sulit keluar dari bayang-bayang partai kecil.

Namun, jika konsistensi benar-benar dijalankan, PSI berpeluang membuktikan bahwa partai baru pun bisa menantang dominasi pemain lama.

Pada akhirnya, publik akan menilai bukan dari seberapa sering elite berbicara tentang perubahan, tetapi dari seberapa nyata perubahan itu terasa. @dimas

Tags: DinamikaKaesang PangarepKonsolidasiMakasarNasionalPemiluPolitik IndonesiaPSIRakernasReformasi

Kamu Melewatkan Ini

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

by Tabooo
Agustus 20, 2026

Sehari setelah perayaan HUT ke-81 RI, mahasiswa turun ke jalan membawa delapan tuntutan. Di sana, makna kemerdekaan kembali dipertanyakan lewat...

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Excerpt: Kartu Kredit Indonesia resmi meluncur. Bersamaan dengan itu, BI memperluas MDR QRIS 0% mulai 1 Oktober 2026 untuk transaksi...

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

RUU Perampasan Aset Mulai Ngebut. Bagaimana Realisasinya?

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Prabowo meminta RUU Perampasan Aset dipercepat. DPR masih menjaring masukan publik. Tantangannya bukan cuma pengesahan, tetapi memastikan aset hasil kejahatan...

Next Post
Trailer Daredevil: Born Again Season 2 Resmi Dirilis Disney

Trailer Daredevil: Born Again Season 2 Resmi Dirilis Disney

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id