Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Hoaks! Dito Ariotedjo Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Rp2 Triliun

by eko
Januari 28, 2026
in Check
A A
Home Check
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Check – Awalnya, sebuah unggahan Facebook ramai menyebar setelah akun tertentu membagikan tangkapan layar artikel berita yang menarasikan seolah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo menerima uang Rp2 triliun dari mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam kasus dugaan korupsi kuota haji. Untuk menarik perhatian, pembuat unggahan merancang judulnya sangat sensasional, lengkap dengan cerita “kardus durian” dan percakapan bernuansa bercanda, sehingga emosi publik ikut tersulut.

Judul Sensasional, Berita Asli Tak Pernah Ada

Namun, setelah dilakukan penelusuran, tidak satu pun media arus utama memuat judul seperti yang beredar. Sebaliknya, pembuat hoaks justru memakai foto dan waktu publikasi dari artikel sah berjudul “Diperiksa terkait Kuota Haji, Dito Ariotedjo Ungkit Kunker ke Arab Saudi Bareng Jokowi.”

Dalam berita asli itu, Dito hanya memenuhi panggilan KPK pada Jumat (23/1/2026) sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Selain itu, ia sama sekali tidak menyebut Jokowi menerima uang, apalagi menyebut angka Rp2 triliun.

Modus Lama Berkedok Berita

Pada praktiknya, pelaku hoaks mengambil tampilan berita asli, lalu mengganti judulnya menjadi provokatif. Karena itu, informasi palsu tampak seolah berasal dari media kredibel, padahal pelaku sudah memelintir isinya.

Di sisi lain, mereka sengaja membuat judul bombastis untuk memancing reaksi cepat kaget, marah, lalu buru-buru membagikan tanpa sempat mengecek fakta.

Ini Belum Selesai

Benarkah Jakarta Sudah Bukan Ibu Kota Negara?

Kasus Korupsi Madiun Bikin Bingung? Ini Bedanya OTT, Gratifikasi, Suap, dan CSR

Kesimpulan: Klaim Tidak Berdasar

Dengan demikian, klaim bahwa Dito Ariotedjo menyebut Presiden Jokowi menerima Rp2 triliun dari Yaqut Cholil Qoumas tidak memiliki dasar fakta. Bahkan, pelaku menyebarkan informasi ini melalui tangkapan layar editan.

Akhirnya, di era jempol lebih cepat dari otak, kebiasaan cek ulang menjadi benteng paling sederhana melawan hoaks. Oleh karena itu, biasakan membaca sumber asli dan membandingkan informasi sebelum membagikannya.

Sebelum share, cek dulu biar gak ikut dosa digital. @eko

Tags: jokowiKorupsi di IndonesiaKuota Haji

Kamu Melewatkan Ini

Kerugian Keuangan Negara dan Batas Tipis Administrasi dengan Korupsi

Kerugian Keuangan Negara dan Batas Tipis Administrasi dengan Korupsi

by Jery
Mei 3, 2026

Perdebatan konstitusional atas frasa “kerugian keuangan negara” dalam UU Administrasi Pemerintahan membuka persoalan penting tentang kepastian hukum. Isunya bukan hanya...

VOC: Kuasai Dunia, Hancur Karena Hal yang Masih Kita Kenal Hari Ini

VOC: Kuasai Dunia, Hancur Karena Hal yang Masih Kita Kenal Hari Ini

by teguh
April 23, 2026

31 Desember 1799. Sebuah kekuatan yang dulu lebih kaya dari negara bahkan sering dibandingkan dengan raksasa modern seperti korporasi global...

Ketika Kepala Desa Pegang Miliaran, Tapi Negara Minim Membimbing

Ketika Kepala Desa Pegang Miliaran, Tapi Negara Minim Membimbing

by teguh
April 21, 2026

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengirim pesan keras kepada jajarannya jangan mudah menetapkan kepala desa sebagai tersangka hanya karena salah administrasi....

Next Post
Es Gabus Viral, Aparat, dan Trauma Penjual Kecil

Es Gabus Viral, Aparat, dan Trauma Penjual Kecil

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id