Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Runtuhnya Mushalla, Runtuh Pula Nalar Keadilan Kita?

by jeje
Oktober 13, 2025
in Talk
A A
Home Talk
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo: Talk – Ketika mushalla di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, runtuh pada akhir September lalu, jagat digital langsung berubah jadi ruang sidang. Semua orang jadi jaksa, hakim, sekaligus algojo. Tapi di tengah kebisingan “tuntutan keadilan”, siapa yang masih bicara soal kearifan?

Prof Mahfud MD sempat menulis di media sosial: penegakan hukum itu bukan cuma soal keadilan, tapi juga soal kebijaksanaan. Ia tahu betul, pesantren bukan proyek instan yang bisa selesai dengan satu kali transfer dana. Bangunannya tumbuh seperti keikhlasan sedikit demi sedikit, kadang cuma cukup buat satu lantai. Tapi ketika musibah datang, semua orang maunya satu hal: cari siapa yang salah.

Padahal, keadilan restoratif konsep hukum yang menekankan pemulihan, bukan pembalasan bisa jadi jalan tengah. Dalam logika ini, hukum tak sekadar menghukum, tapi menyembuhkan. Polisi pun sudah punya jalur untuk itu lewat Peraturan Polri Nomor 8 Tahun 2021. Intinya, tak semua masalah harus diselesaikan di pengadilan. Ada ruang musyawarah, ada jalan maaf, ada kesempatan memperbaiki tanpa mempermalukan.

Namun, di era algoritma, ruang itu nyaris hilang. Media sosial menuntut kepastian cepat, bukan kebijaksanaan panjang. Siapa pun yang mencoba bicara tentang kearifan dianggap membela yang salah. Padahal, apa yang viral belum tentu benar, dan apa yang benar belum tentu viral.

Seperti kata Prof Mas’ud Said, konflik di masyarakat majemuk itu tak bisa dihapus, hanya bisa dikelola. Begitu juga keadilan. Ia bukan hitam putih, tapi mozaik antara hukum dan hati. Lihatlah Surabaya: kota yang bisa menertawakan perbedaan tanpa saling meniadakan. Orang Madura dan Tionghoa di Kembang Jepun bisa kerja bareng sambil bercanda kasar tapi justru di situ harmoni hidup.

Ini Belum Selesai

Karhutla Terus Berulang, Mengapa Negara Tak Belajar?

Tradisi Tidak Cukup Dikenang, Siapa yang Akan Menjaganya?

Kamu Melewatkan Ini

Keris Tak Pernah Diam: Di Museum Keris Ini, Ingatan Masih Dijaga

Keris Tak Pernah Diam: Di Museum Keris Ini, Ingatan Masih Dijaga

by teguh
Agustus 23, 2026

Di balik 1.012 pusaka yang menurut pengelola Museum keris telah teregistrasi, ada pekerjaan sunyi untuk merawat benda, menjaga cerita, dan...

Lewat Karnaval, SD Tarakanita Tumbuhkan Kreativitas Anak

Lewat Karnaval, SD Tarakanita Tumbuhkan Kreativitas Anak

by eko
Agustus 23, 2026

Karnaval SD Tarakanita Solo Baru memberi ruang bagi anak mengenal budaya, membangun kreativitas, dan belajar kebersamaan di luar kelas. Tabooo.id...

Saat Nyai Setomi Dijamasi, Ingatan Mataram Kembali Hidup

Saat Nyai Setomi Dijamasi, Ingatan Mataram Kembali Hidup

by eko
Agustus 23, 2026

Jamasan Nyai Setomi di Kraton Solo menjadi ritual untuk merawat pusaka, menjaga tradisi, dan meneruskan ingatan sejarah Mataram. Tabooo.id -...

Next Post
30 Persen Medali dari Bela Diri: Kudus Jadi Bukti, Bukan Janji

30 Persen Medali dari Bela Diri: Kudus Jadi Bukti, Bukan Janji

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id