Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo Tinjau Hunian Danantara di Aceh Tamiang

by dimas
Januari 2, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pembangunan rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Kamis (1/1/2026). Melalui kunjungan ini, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan warga terdampak bencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak dan aman.

Fasilitas Dasar Disiapkan untuk Menopang Aktivitas Warga

Sesampainya di lokasi, Prabowo langsung memasuki salah satu unit hunian. Rumah berukuran 4,5×4,5 meter itu telah menyediakan fasilitas dasar, mulai dari tempat tidur, kipas angin, dan lemari, hingga sambungan listrik serta akses jaringan internet. Pemerintah menilai fasilitas tersebut krusial agar warga tetap bisa beraktivitas secara normal selama masa pemulihan berlangsung.

Hunian Sementara Jadi Fondasi Pemulihan Sosial

Pemerintah merancang hunian Danantara sebagai tempat tinggal sementara bagi masyarakat terdampak selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan. Dengan menempatkan penyediaan rumah layak sebagai prioritas, pemerintah berupaya membangun kembali fondasi pemulihan sosial dan ekonomi warga pascabencana.

Pembangunan Dikebut, 600 Unit Berdiri di Aceh Tamiang

Pemerintah memulai pembangunan hunian di Aceh Tamiang sejak 24 Desember 2025. Pada tahap awal, pemerintah membangun 600 unit rumah di Kampung Simpang 4, Kecamatan Karang Baru. Proyek ini berjalan cepat untuk menjawab kebutuhan mendesak warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Pemerintah Targetkan 15.000 Unit dalam Tiga Bulan

Secara nasional, pemerintah melalui Danantara menargetkan pembangunan hingga 15.000 unit rumah hunian dalam waktu tiga bulan. Program ini menjangkau wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat tiga daerah yang mengalami dampak bencana berskala besar. Pemerintah berharap pembangunan masif ini mampu mendorong pemulihan ekonomi lokal sekaligus menekan beban sosial masyarakat.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Ruang Komunal Diperkuat untuk Jaga Interaksi Sosial

Selain membangun hunian pribadi, pemerintah juga melengkapi kawasan Danantara dengan ruang komunal. Pemerintah menyediakan dapur bersama, toilet umum, taman bermain anak, serta musala. Melalui fasilitas ini, pemerintah ingin memastikan interaksi sosial warga tetap terjaga meski mereka hidup dalam situasi darurat.

Tujuh BUMN Bersinergi dalam Respons Bencana

Pembangunan tahap pertama hunian Danantara melibatkan kolaborasi tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pemerintah memanfaatkan sinergi ini untuk mengerahkan sumber daya secara terkoordinasi sehingga penanganan dampak bencana berjalan cepat dan berkelanjutan.

Hunian memang berdiri dalam waktu singkat. Namun bagi warga terdampak, tantangan sesungguhnya terletak pada keberlanjutan pemulihan. Rumah sementara ini diharapkan mampu menjadi jembatan menuju kehidupan yang kembali stabil bukan sekadar atap darurat yang kehilangan perhatian setelah sorotan kamera berpindah. @dimas

Tags: bumnDanantarakorbanNegaraPasca bencanaPembangunanPemulihanPrabowo SubiantoRumah

Kamu Melewatkan Ini

Sekolah Rakyat dan Mimpi Anak Miskin: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan?

Sekolah Rakyat dan Mimpi Anak Miskin: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan?

by teguh
Mei 13, 2026

Di banyak sudut Nusa Tenggara Timur (NTT), sekolah tidak selalu terasa dekat dengan mimpi. Bagi sebagian anak, ruang kelas justru...

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

by teguh
Mei 12, 2026

Bagi banyak keluarga miskin, sekolah sering terasa seperti mimpi mahal. Namun, Sekolah Rakyat di Kota Kupang mulai membuka pintu baru...

Dari Ujung Timur ke Dunia: Papua Tak Lagi Sekadar Pinggiran

Dari Ujung Timur ke Dunia: Papua Tak Lagi Sekadar Pinggiran

by teguh
Mei 10, 2026

Papua tak lagi sekedar pinggiran. Dulu, banyak orang menyebut Papua sebagai “ujung Indonesia”. Tempat yang terasa jauh, mahal dijangkau, dan...

Next Post
Cas Jarang, Ngebut Tetap: Standar Baru Mobil Listrik

Cas Jarang, Ngebut Tetap: Standar Baru Mobil Listrik

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id