Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Peringatan BMKG Terabaikan, Dua Kapal Tenggelam

by dimas
Desember 31, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Tragedi tenggelamnya dua kapal di perairan Indonesia kembali menyorot lemahnya keselamatan transportasi laut. Wakil Ketua Komisi V DPR, Syaiful Huda, meminta pemerintah berhenti mengabaikan peringatan cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Huda menyampaikan peringatan itu setelah kapal wisata KM Putri Sakinah tenggelam di perairan Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), serta Sharandy of The Seas karam di perairan selatan Denpasar, Bali. Insiden di Pulau Komodo merenggut nyawa pelatih tim putri Valencia, Martin Carerras, bersama tiga anaknya.

Menurut Huda, pemerintah sebenarnya bisa mencegah tragedi tersebut. Ia menilai pengambil kebijakan gagal menjadikan peringatan dini sebagai dasar keputusan operasional.

“BMKG sudah memberi peringatan soal Bibit Siklon 96S sejak beberapa minggu lalu. Jika semua pihak meresponsnya dengan serius, tragedi ini tidak perlu terjadi,” ujar Huda kepada wartawan, Rabu (31/12/2025).

Peringatan Datang Lebih Dulu, Respons Tertinggal

Huda menegaskan BMKG sejak awal telah mengingatkan potensi angin kencang dan gelombang tinggi di Samudra Hindia. Namun, ia melihat banyak pihak lamban menindaklanjuti informasi tersebut, terutama di sektor transportasi laut.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Ia menyoroti keputusan operator KM Putri Sakinah yang tetap berlayar menuju Pulau Padar pada malam hari. Saat itu, laporan menunjukkan tinggi gelombang telah melampaui dua meter.

Karena itu, Huda meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bertanggung jawab penuh. Ia mendesak Kemenhub mengusut secara menyeluruh prosedur penerbitan izin berlayar di tengah cuaca ekstrem.

“Kenapa kapal tetap bisa lepas sandar dalam kondisi berisiko tinggi? Ini bukan soal teknis semata, tapi soal keselamatan manusia,” tegasnya.

Pariwisata Unggulan, Keamanan Masih Rentan

Huda mengingatkan Bali, NTB, dan NTT merupakan wajah pariwisata Indonesia di mata dunia. Setiap kecelakaan laut di wilayah ini langsung memengaruhi kepercayaan wisatawan internasional.

“Hilangnya nyawa wisatawan asing menjadi pukulan telak bagi citra keamanan pariwisata Indonesia,” ujarnya.

Dampaknya tidak berhenti di sektor pariwisata. Masyarakat lokal ikut merasakan efek berantai ketika kunjungan wisata menurun. Sektor jasa, transportasi, hingga UMKM turut terkena imbasnya.

Cuaca Ekstrem Belum Usai

Di sisi lain, BMKG memastikan Indonesia akan memasuki puncak musim hujan pada Januari hingga Februari 2026. Curah hujan diperkirakan meningkat signifikan di Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

BMKG juga memantau sejumlah siklon dan bibit siklon di sekitar wilayah Indonesia, termasuk Siklon Bakung serta Bibit Siklon 93S dan 95S. Fenomena ini berpotensi memicu hujan ekstrem, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Untuk menekan risiko, BMKG menjalankan operasi modifikasi cuaca di sejumlah wilayah. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyebut langkah ini mampu menurunkan intensitas hujan sebelum awan mencapai kawasan padat penduduk.

“Modifikasi cuaca bisa menurunkan curah hujan sekitar 20 hingga 50 persen,” ujar Faisal dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025).

Negara Harus Hadir Lebih Cepat

Saat ini, BMKG bekerja sama dengan BNPB, BPBD, Basarnas, dan Kemenhub untuk memperkuat sistem informasi cuaca bagi transportasi darat, laut, dan udara. Namun, Huda mengingatkan bahwa teknologi dan sistem tidak akan berarti jika pengambil keputusan mengabaikan peringatan di lapangan.

Cuaca ekstrem memang tidak bisa dicegah. Namun, negara bisa menekan dampaknya jika mau bertindak lebih cepat. Jika peringatan hanya didengar setelah korban berjatuhan, maka tragedi serupa akan terus berulang. @dimas

Tags: balibmkgCuacaEkstremKapalKeselamatanlautNasionalNTTPariwisata

Kamu Melewatkan Ini

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Sekolah Rakyat dan Mimpi Anak Miskin: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan?

Sekolah Rakyat dan Mimpi Anak Miskin: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan?

by teguh
Mei 13, 2026

Di banyak sudut Nusa Tenggara Timur (NTT), sekolah tidak selalu terasa dekat dengan mimpi. Bagi sebagian anak, ruang kelas justru...

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

Next Post
Mimpi yang Dipinjam Keluarga: Sisi Gelap KIP Kuliah

Mimpi yang Dipinjam Keluarga: Sisi Gelap KIP Kuliah

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id