Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Sepi di H-3, ASDP Waspadai Ledakan Arus Nataru

by teguh
Desember 24, 2025
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Arus Jawa–Sumatera Mulai Bergerak Jelang Nataru

Tabooo.id: Nasional – Arus penyeberangan Jawa–Sumatera mulai bergerak menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat 32.533 penumpang dan 7.131 unit kendaraan menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-3, Senin (22/12/2025). Data tersebut berasal dari Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara selama periode 00.00–23.59 WIB.

Meski mobilitas mulai terasa, ASDP menilai arus belum mencapai titik puncak. Perusahaan memprediksi lonjakan utama akan terjadi pada Selasa dan Rabu, 23–24 Desember 2025.

Angka Menurun, Kewaspadaan Tetap Maksimal

Menariknya, jumlah penumpang dan kendaraan justru turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah penumpang merosot 26,7%, sementara total kendaraan anjlok 31,2%.

Penurunan ini muncul hampir di semua kategori. Kendaraan roda dua turun 48,9%, roda empat turun 27,8%, truk turun 30,9%, dan bus turun 12,6%. Meski demikian, ASDP tetap menyiapkan skenario terpadat untuk mengantisipasi lonjakan mendadak.

ASDP Genjot Koordinasi dan Operasional Kapal

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan bahwa perusahaan menyiapkan layanan Nataru secara terpadu bersama seluruh pemangku kepentingan. ASDP fokus memastikan kesiapan pelabuhan, sementara regulator mengatur jadwal operasional kapal.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

“Kami terus berkoordinasi intens dengan BPTD dan operator kapal. Kami juga mengimbau pengguna jasa merencanakan perjalanan dengan baik, bertiket sebelum berangkat, dan datang sesuai jadwal,” ujar Heru.

Dalam kondisi padat, ASDP menambah jumlah kapal hingga kapasitas layanan mencapai sekitar 31.039 kendaraan kecil per hari. Langkah ini bertujuan menekan potensi antrean panjang di pelabuhan.

Fasilitas Diperkuat, Antrean Diatur Dinamis

Dari sisi layanan, ASDP memperkuat fasilitas pendukung di lapangan. Perusahaan mengoperasikan layanan Express II, menghadirkan customer service 24 jam, menambah toilet portable, serta mengoptimalkan penerangan dan pasokan listrik di area pelabuhan.

Untuk mengantisipasi kepadatan menuju pelabuhan, ASDP bekerja sama dengan kepolisian menerapkan delaying system di sejumlah buffer zone, seperti Rest Area KM 43 dan KM 68. Skema ini menjaga arus kendaraan tetap terkendali sebelum memasuki kawasan pelabuhan.

Arus dari Sumatera Masih Terkendali

Sementara itu, arus penyeberangan dari Sumatera ke Jawa masih terbilang stabil. Data Posko Bakauheni mencatat 34.481 penumpang dan 7.547 kendaraan menyeberang ke Jawa pada H-3. Angka ini turun masing-masing 15,2% dan 21,6% dibandingkan tahun lalu.

Namun secara kumulatif sejak H-10 hingga H-3, jumlah kendaraan justru naik 1,3%. Data ini menunjukkan pergerakan arus balik mulai muncul meski belum signifikan.

Sepi Sementara atau Tenang Sebelum Ramai?

Turunnya angka penyeberangan memberi ruang bernapas bagi pengguna jasa dan operator. Namun bagi pelaku usaha di sekitar pelabuhan, kondisi ini berpotensi menahan perputaran ekonomi musiman.

Pertanyaannya, apakah penurunan ini menandai perubahan pola liburan masyarakat? Ataukah ini hanya ketenangan sesaat sebelum antrean Nataru meledak bersamaan? Seperti tahun-tahun sebelumnya, jawabannya sering muncul ketika semua orang memilih berangkat di hari yang sama. @teguh

Tags: ArusASDPJawanataruOperatorPelabuhanPenumpangRegulatorSumatera

Kamu Melewatkan Ini

Pelabuhan dan Meja Makan Kekuasaan: Ketika Jalur Impor Ditentukan Relasi

Pelabuhan dan Meja Makan Kekuasaan: Ketika Jalur Impor Ditentukan Relasi

by jeje
Mei 9, 2026

Pelabuhan selalu terlihat hidup dari kejauhan. Lampu crane menyala sepanjang malam. Kontainer bergerak tanpa henti. Sementara itu, truk-truk melintas seperti...

Kasus Suap Bea Cukai Rp61 Miliar: Nama Dirjen Muncul di Sidang Tipikor

Kasus Suap Bea Cukai Rp61 Miliar: Nama Dirjen Muncul di Sidang Tipikor

by jeje
Mei 7, 2026

Pelabuhan selalu terlihat sibuk dari kejauhan. Kontainer datang dan pergi. Crane terus bergerak. Truk-truk melintas seperti denyut nadi ekonomi yang...

Kuota Tak Pernah Habis? Atau Akses Yang Memang Dibatasi?

Kuota Tak Pernah Habis? Atau Akses Yang Memang Dibatasi?

by teguh
Mei 6, 2026

Kamu membeli kuota, lalu mengira itu sepenuhnya milikmu. Namun waktu diam-diam menentukan batasnya. Di titik ini, persoalannya tidak lagi sekadar...

Next Post
Aerox-e Sudah Meluncur di India, Indonesia Masih Setia Bensin

Aerox-e Sudah Meluncur di India, Indonesia Masih Setia Bensin

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id