• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

Narapidana Belanda Dipulangkan, Diplomasi atau Kemurahan Hati?

Desember 4, 2025
in Global, News
A A
Narapidana Belanda Dipulangkan, Diplomasi atau Kemurahan Hati?

Menkumham Yusril Ihza Mahendra dan Duta Besar Belanda Marc Gerritsen menandatangani pemulangan dua narapidana narkoba ke Belanda, Selasa (2/12/2025). (Foto: Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Pemerintah Indonesia dan Belanda menandatangani kesepakatan pemulangan dua warga Belanda lanjut usia yang menjalani hukuman berat di Indonesia karena kasus narkotika, Selasa (2/12/2025). Salah satu terpidana divonis mati, sementara yang lain menjalani penjara seumur hidup. Pemerintah Belanda meminta pemulangan atas alasan kemanusiaan, karena kedua narapidana menghadapi masalah kesehatan serius.

Siapa Mereka dan Kasusnya

Dua narapidana itu adalah Siegfried Mets (74) dan Ali Tokman (65).

  1. Mets dijatuhi hukuman mati sejak 2008 setelah menyelundupkan 600.000 butir ekstasi ke Indonesia.
  2. Tokman awalnya divonis mati pada 2015 karena membawa 6 kilogram MDMA, tetapi hakim mengurangi hukumannya menjadi penjara seumur hidup. Mets kini ditahan di Jakarta, sedangkan Tokman menjalani hukuman di Surabaya.

Pemulangan dan Diplomasi Hukum

Kesepakatan ditandatangani di Jakarta, dengan Yusril Ihza Mahendra selaku Menko Kumham Imipas. Menteri Luar Negeri Belanda, David van Weel, menandatangani secara virtual, sementara Duta Besar Belanda Marc Gerritsen hadir langsung dan menyatakan lega karena kedua warganya kini dapat lebih dekat dengan keluarga.

RelatedPosts

Jubir IRGC Tewas Diserang AS-Israel, Konflik Iran Kian Memanas

Lebaran 2026: Prabowo Undang Ribuan Warga ke Istana Kepresidenan

Pemerintah Indonesia menyetujui pemulangan sejak Oktober dan menegaskan bahwa Belanda akan menangani status hukum mereka setelah tiba di negaranya. Kedua narapidana dijadwalkan terbang ke Amsterdam pada 8 Desember.

Siapa Diuntungkan dan Siapa Dirugikan

Kedua warga Belanda jelas diuntungkan karena mereka bisa menjalani sisa hidup dekat keluarga. Pemerintah Belanda juga diuntungkan karena berhasil menekankan alasan kemanusiaan. Publik Indonesia, sebaliknya, merasa dirugikan karena terpidana narkoba berat dan divonis mati bisa “pulang kampung”, sementara ribuan narapidana lokal tetap menjalani hukuman keras.

Keputusan ini memicu pertanyaan serius apakah langkah ini murni kemanusiaan, atau bagian dari strategi diplomasi untuk menjaga hubungan bilateral tetap mulus?

Tren Pemulangan Narapidana Asing

Beberapa tahun terakhir, Indonesia aktif memulangkan narapidana asing yang memiliki masalah kesehatan serius. Bulan lalu, dua warga Inggris, Lindsay Sandiford (69) dan Shahab Shahabadi (35), kembali ke negaranya setelah menjalani hukuman narkoba. Pada Februari, warga Perancis Serge Atlaoui juga dipulangkan meski divonis mati sejak 2007. Saat ini, Indonesia menahan sekitar 500 narapidana hukuman mati, sebagian besar terkait narkotika.

Refleksi Akhir

Hukum tetap ditegakkan di meja hijau. Diplomasi memungkinkan narapidana terbang pulang. Publik pun mempertanyakan apakah keadilan diukur dari hukuman atau dari paspor dan usia? Hukuman mati tetap berlaku di Indonesia, tetapi repatriasi asing menunjukkan bahwa keadilan bisa fleksibel bagi orang yang tepat dan negara yang tepat. @dimas

Tags: Diplomasi Hukumhukuman matiIndonesia BelandaKemanusiaan Atau DiplomasiNarapidana NarkobaPemulangan NarapidanaRepatriasi
Next Post
Santai Dulu! Tips Mengelola Stres Agar Hidup Lebih Ringan

Santai Dulu! Tips Mengelola Stres Agar Hidup Lebih Ringan

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.