Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dugaan Pesta Narkoba di Rutan Depok, Pengawasan Dipertanyakan

by dimas
Oktober 4, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter
Dugaan pesta narkoba di Rutan Depok memicu pemeriksaan internal. Pengawasan dan komitmen Zero Halinar kini kembali menjadi sorotan publik.

Tabooo.id: Depok – Sebuah video di media sosial memicu dugaan pesta narkoba di Rutan Kelas I Depok, Jawa Barat. Video itu memperlihatkan sejumlah pria berada dalam satu ruangan sambil berjoget mengikuti musik.

Salah satu pria tampak memegang benda yang diduga sebagai alat isap sabu. Namun, Rutan Kelas I Depok belum memastikan identitas para pria maupun fakta dalam video tersebut.

Karena itu, jajaran Rutan Depok langsung melakukan pemeriksaan internal. Petugas juga menelusuri informasi untuk mengetahui kondisi sebenarnya.

Rutan Depok Telusuri Video Viral

Akun media sosial dewanperwakilannetizen.id mengunggah video tersebut. Unggahan itu kemudian menarik perhatian publik karena menampilkan pria yang diduga merupakan warga binaan Rutan Kelas I Depok.

Jajaran Rutan Depok langsung merespons informasi tersebut. Petugas kemudian melakukan pengecekan internal.

Ini Belum Selesai

Aksi Mahasiswa di Yogyakarta: Gedung Dewan Terbuka, Jawaban Kebijakan Masih Dinanti

Disdikpora DIY Imbau Siswa Tak Ikut Demo, UMY Izinkan Mahasiswa Turun ke Jalan

KPR Rutan Kelas I Depok Bogie Nurseto mengatakan pihaknya telah menerima informasi yang beredar di media sosial.

“Kami, jajaran pejabat struktural Rutan Kelas 1 Depok, sudah menerima adanya berita informasi yang saat ini beredar di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat,” kata Bogie dalam keterangan yang dikutip dari Kompas.com, Minggu (4/10/2026).

Selanjutnya, petugas menelusuri isi video dan kondisi internal rutan. Mereka juga melakukan pengecekan untuk memastikan fakta yang sebenarnya.

“Menindaklanjuti hal tersebut, saat ini kami melaksanakan pendalaman, pengecekan, dan penelusuran secara internal untuk memastikan kondisi yang sebenarnya,” tambahnya.

Langkah tersebut penting karena video yang beredar belum membuktikan seluruh dugaan. Rutan perlu mencocokkan isi video dengan data dan kondisi lapangan.

Video Viral Belum Membuktikan Dugaan

Di sisi lain, Rutan Depok menegaskan bahwa pihaknya tidak mengabaikan informasi masyarakat. Petugas juga akan mengacu pada fakta hasil pemeriksaan.

“Kami tidak mengabaikan setiap informasi yang disampaikan masyarakat. Setiap informasi menjadi perhatian, dan kami tindak lanjuti berdasarkan fakta serta hasil pengecekan di lapangan,” kata dia.

Sampai sekarang, Rutan Depok belum menyampaikan hasil akhir pemeriksaan. Karena itu, publik perlu membedakan dugaan, isi video, dan fakta yang telah terverifikasi.

Bogie juga menegaskan bahwa proses investigasi masih berjalan.

“Untuk itu, saat ini kami masih melakukan pendalaman investigasi,” ujarnya.

Dengan demikian, publik belum bisa menarik kesimpulan hanya dari video tersebut. Rutan Depok masih harus menyelesaikan proses pemeriksaan internal.

Zero Halinar Kembali Diuji

Persoalan ini tidak berhenti pada sebuah video. Dugaan tersebut juga menyentuh sistem pengawasan di dalam lembaga pemasyarakatan.

Rutan Depok memiliki komitmen Zero HALINAR. Istilah tersebut mencakup bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba.

Karena itu, video yang memperlihatkan dugaan aktivitas narkoba memunculkan pertanyaan serius. Publik tentu ingin mengetahui seberapa kuat pengawasan berjalan di dalam rutan.

Bogie mengatakan pihaknya terus memperkuat pengawasan.

“Kami juga terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan, untuk memastikan seluruh pelaksanaan tugas pelayanan, keamanan, dan ketertiban di Rutan Depok berjalan sesuai dengan arahan pimpinan, baik dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan Kantor Wilayah, yaitu Zero Halinar (bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba),” ujar Bogie.

Karena itu, hasil pemeriksaan internal menjadi sangat penting. Publik membutuhkan jawaban yang jelas berdasarkan fakta.

Ini Bukan Sekadar Video

Video tersebut menjadi pemicu perhatian publik. Namun, persoalan yang lebih besar menyangkut kemampuan sistem pengawasan mencegah pelanggaran.

Jika pemeriksaan membuktikan dugaan tersebut, aparat pemasyarakatan perlu menjelaskan bagaimana aktivitas itu bisa terjadi. Sebaliknya, jika pemeriksaan tidak menemukan pelanggaran, publik juga berhak mengetahui hasilnya.

Dengan demikian, persoalannya bukan hanya siapa yang muncul dalam video. Pertanyaan yang lebih penting menyangkut cara kerja pengawasan dan kekuatan sistem pencegahan.

Dampaknya bagi Publik

Bagi masyarakat, persoalan ini menyangkut kepercayaan. Rutan memiliki aturan ketat dan sistem pengawasan untuk menjaga keamanan.

Karena itu, setiap dugaan narkoba di dalam rutan dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap lembaga pemasyarakatan.

Pada akhirnya, publik tidak membutuhkan spekulasi. Publik membutuhkan fakta yang dapat mereka periksa.

Di balik tembok rutan, pengawasan tidak cukup hanya dengan klaim. Sistem pengawasan harus mampu membuktikannya. @dimas

Tags: Dugaan NarkobaPemasyarakatanPengawasan RutanRutan DepokZero Halinar

Kamu Melewatkan Ini

Narkoba di Rutan Depok, Seberapa Kuat Pengawasannya?

Narkoba di Rutan Depok, Seberapa Kuat Pengawasannya?

by dimas
Oktober 5, 2026

Pesta narkoba di Rutan Depok terungkap lewat video dan memicu pemeriksaan petugas serta warga binaan. Pengawasan internal kini menjadi sorotan....

Lapas Cibinong dan Lubang Pengawasan: Siapa Mengawasi Para Pengawas?

Lapas Cibinong dan Lubang Pengawasan: Siapa Mengawasi Para Pengawas?

by teguh
September 29, 2026

Sebuah lapas Cibinong seharusnya punya satu fungsi dasar menjaga keamanan, membina warga binaan, dan memastikan aturan berlaku untuk semua. Tabooo.id...

Lapas atau Cluster? Bedanya Cuma Pagar

Lapas atau Cluster? Bedanya Cuma Pagar

by teguh
September 28, 2026

Lapas atau Cluster kok ada sofa, kulkas, TV sampai simulator golf. Pertanyaannya kini bukan cuma siapa yang tinggal di sana,...

Next Post
Dana Ada, Rekening Kosong: 3.698 PPPK Lhokseumawe Terjebak di Meja Administrasi

Dana Ada, Rekening Kosong: 3.698 PPPK Lhokseumawe Terjebak di Meja Administrasi

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id