Foto kartu ATM MBG viral di Facebook. Benarkah pemerintah sudah menerbitkannya? Penelusuran menemukan fakta berbeda.
Tabooo.id – Sebuah foto yang mengklaim keberadaan kartu ATM Makan Bergizi Gratis (MBG) beredar di Facebook. Kartu itu memuat tulisan “ATM MBG Anak Indonesia Makan Bergizi Gratis Untuk Anak Indonesia” dan gambar anak-anak.
Unggahan itu kemudian memicu pertanyaan. Apakah pemerintah benar-benar sudah menerbitkan kartu ATM MBG?
Jawabannya, belum ada bukti resmi yang mendukung klaim tersebut. Selain itu, hasil pemeriksaan menunjukkan gambar kartu itu memiliki kemungkinan sangat besar berasal dari AI.
Foto Kartu ATM MBG Muncul di Facebook
Akun Facebook “Familyprinthink Kamasan” mengunggah salah satu konten tersebut.
Hingga Jumat, 21 Agustus 2026, unggahan itu mengumpulkan 27 tanda suka, 23 komentar, dan dua kali bagikan ulang.
Akun tersebut menulis, “Yang setuju mana suaranya buk ibu.”
Lewat caption, pemilik akun juga mengajak warganet memilih antara menerima MBG atau kartu ATM MBG.
Unggahan serupa muncul di akun Facebook “Marwani Susanto”, “Intan”, dan “Evie Syahfitri”.
Namun, banyaknya unggahan tidak otomatis membuktikan kartu itu benar-benar ada.
Pemerintah Belum Mengumumkan Kartu ATM MBG
Penelusuran menggunakan kata kunci “ATM MBG” dan “Kartu MBG” tidak menemukan informasi resmi tentang penerbitan kartu tersebut.
Penelusuran juga tidak menemukan pemberitaan dari media kredibel yang menyatakan pemerintah telah menerbitkan kartu ATM MBG seperti dalam foto.
Selain itu, Badan Gizi Nasional (BGN) belum mengumumkan skema penyaluran dana MBG langsung kepada siswa melalui kartu ATM.
Kementerian Keuangan juga belum memberikan keterangan tentang kartu ATM MBG.
Karena itu, sampai informasi ini diperiksa, tidak ada bukti resmi yang menunjukkan pemerintah telah menerbitkan kartu seperti dalam unggahan Facebook.
Memang Ada Usulan Kartu ATM MBG
Namun, gagasan tentang Kartu ATM MBG memang pernah muncul.
Anggota DPR RI Romy Soekarno mengusulkan penggunaan Kartu ATM Makan Bergizi Gratis sebagai mekanisme baru penyaluran bantuan kepada siswa.
Komisi IX DPR akan membahas usulan tersebut.
Romy mengusulkan dana sebesar Rp15.000 per hari masuk langsung ke rekening penerima.
Orang tua atau wali kemudian dapat menggunakan dana itu untuk menyiapkan makanan anak di rumah.
Jika satu keluarga memiliki dua anak penerima manfaat, keluarga tersebut dapat menerima bantuan hingga Rp30.000 per hari.
Romy juga mengusulkan penggunaan data kependudukan dari Dukcapil. Sistem itu dapat memakai Nomor Induk Kependudukan atau NIK untuk mendata penerima manfaat.
Orang tua atau wali juga perlu memenuhi persyaratan tertentu untuk membuka rekening di bank Himbara.
Namun, publik perlu membedakan usulan dan kebijakan resmi.
Usulan Romy belum otomatis berubah menjadi program yang berlaku. Pemerintah juga belum mengumumkan penerapan skema tersebut.
Belum ada bukti resmi yang menunjukkan pemerintah telah mencetak atau menggunakan kartu seperti dalam foto viral.
Pemeriksaan AI Mengarah ke Gambar Buatan
Penelusuran kemudian memeriksa gambar kartu ATM MBG yang muncul dalam unggahan tersebut.
Pemeriksaan menggunakan Hive Moderation, layanan berbasis AI yang membantu mendeteksi konten digital.
Hasil pemeriksaan menunjukkan angka yang sangat tinggi. Sistem memperkirakan gambar kartu itu memiliki 99,8 persen kemungkinan berasal dari AI.
Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa foto viral itu bukan dokumentasi kartu resmi.
AI kini dapat membuat objek yang belum ada terlihat nyata. Karena itu, gambar yang tampak meyakinkan tetap membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Usulannya Ada, Kartunya Belum Terbukti
Di sinilah letak persoalannya.
Memang ada usulan penggunaan Kartu ATM MBG. Namun, belum ada keputusan resmi yang menjalankan skema tersebut.
Lalu, gambar kartu muncul di media sosial dan terlihat seperti produk yang sudah tersedia.
Kombinasi antara usulan nyata dan visual buatan AI dapat membuat publik menarik kesimpulan yang keliru.
Faktanya, usulan Kartu ATM MBG memang pernah muncul. Namun, belum ada bukti resmi bahwa pemerintah sudah menerbitkan kartu seperti dalam foto yang beredar.
Hasil pemeriksaan juga menunjukkan gambar tersebut memiliki 99,8 persen kemungkinan berasal dari AI.
Jadi, foto kartu ATM MBG itu belum bisa dianggap sebagai bukti program resmi pemerintah.
Sebelum percaya dan membagikan, cek dulu sumbernya. Jangan biarkan gambar AI mengubah sebuah usulan menjadi fakta yang terasa nyata. @eko








