• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Kamis, Maret 26, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

PB XIV Tetapkan Bebadan Baru: Karaton Bergerak Tanpa LDA

November 19, 2025
in Nasional, News
A A
PB XIV Tetapkan Bebadan Baru: Karaton Bergerak Tanpa LDA

PB XIV Bersama Keluarga Kraton Setelah penerimaan Kekancingan Dalem. Sabtu (15/11/2025)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memasuki babak penting dalam sejarah panjangnya. Pada Rabu (19/11/2025), Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kangjeng Susuhunan (S.I.S.K.S.) Pakoe Boewono XIV menetapkan struktur Bebadan Karaton yang baru. Melalui langkah strategis ini, Sang Raja menegaskan komitmen kuat untuk memulihkan marwah Karaton. Pada titik inilah, upaya tersebut menguatkan kembali kewibawaan adat sekaligus menyesuaikan tata kelola dengan tuntutan era modern.

Selain itu, keputusan ini tidak hanya menata struktur internal. Bagi banyak pihak, langkah tersebut mengirimkan pesan simbolik bahwa masa depan Karaton harus bertumpu pada akar tradisi yang kokoh, seraya tetap mengikuti prinsip tata kelola modern, profesional, dan relevan.

Perpaduan Sesepuh, Akademisi, dan Profesional

Dengan perubahan mendasar ini, struktur baru Karaton tidak lagi hanya mengandalkan garis kebangsawanan. Oleh karena itu, kerangka baru Karaton berjalan selaras dengan tradisi, tetapi sekaligus mengutamakan keilmuan, integritas, dan kepakaran lintas disiplin. Sebagai hasilnya, Karaton mendapatkan keseimbangan baru: menjaga ruh leluhur sambil membangun standar manajemen yang lebih sistematis.

Penguatan Lembaga Hukum Raja

Di sisi lain, pembentukan Lembaga Hukum Raja menjadi salah satu pilar penting. Struktur ini melibatkan dua tokoh hukum nasional:

KP Dr. Teguh Satya Bhakti, SH., MH., menunjukkan ketegasan dan integritasnya saat mengabdi sebagai hakim PTUN Jakarta. Sementara itu, KP Dr. (c) Sionit T. Martin Gea, SH., MH., membangun reputasinya sebagai figur hukum yang disegani melalui kiprahnya dalam berbagai perkara nasional.

Dengan hadirnya dua tokoh ini, Karaton memperkuat hukum adat, menegaskan legitimasi kelembagaan, dan menertibkan regulasi di era baru.

Pangageng dan Pangarsa: Penggerak Administrasi Budaya

Selanjutnya, berbagai posisi strategis lain turut menopang jalannya administrasi Karaton agar lebih sistematis:

– GKR Panembahan Timoer Rumbai Kusuma Dewayani – Pangageng Sasanå Wilapa
– KGPHAP Dipokusumo – Pangageng Parentah Karaton
– GKR Alit – Pangageng Keputren
– KGPHAP Benowo – Pangageng Kasentanan
– GKR Devi Lelyana Dewi – Pangageng Kebudayaan dan Pariwisata
– KRAy Febri Dipokusumo – Pangageng Kahartaan

Selain itu, jajaran Pangarsa menjaga ritme administrasi budaya. Anggota Pangarsa mencakup KPH Kusumo Hadiwinoto (Yogisworo), GKR Dewi Ratih Widyasari (Pasiten), BRM Yudistira Rachmat Saputra (Mandra Budhaya), dan KRA Citro Adiningrat (Sasanaprabu, Katipraja, Kartipura). Dengan dukungan tersebut, koordinasi budaya Karaton berjalan lebih stabil dan terstruktur.

Karaton dalam Harapan Baru

Dengan penyempurnaan struktur ini, Karaton Surakarta menunjukkan komitmen untuk tidak terjebak sebagai monumen masa lalu. Sebaliknya, Karaton menggabungkan tradisi leluhur, kecakapan profesional, dan standar manajemen modern sehingga berdiri dengan fondasi yang lebih solid.

RelatedPosts

Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi dalam Dua Gelombang

Pada era Pakoe Boewono XIV ini, penataan ulang mendorong Karaton bertransformasi sebagai pusat kebudayaan Jawa yang hidup, adaptif, dan terhormat dalam lanskap budaya nasional.

Pada akhirnya, penetapan struktur Bebadan ini mengawali arah baru Karaton Surakarta dengan lebih pasti, lebih jelas, dan lebih siap menyongsong masa depan. @jeje

Tags: Bebadan BaruJawa TengahKaraton Surakarta HadiningratPakoeboewono XIVSoloSurakarta
Next Post
Pakoe Boewono XIV: Raja Gen Z yang Menyelamatkan Ingatan Kraton

Pakoe Boewono XIV dan Strategi Sunyi Menjaga Warisan Kraton

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Pakoe Boewono XIV: Raja Gen Z yang Menyelamatkan Ingatan Kraton

    Bersua Sang Raja: No Jeans, No Kaos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamen Jalanan: Korban Sistem atau Pilihan yang Dipelihara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Kelancaran Mudik Lebaran, Nyawa Petugas Jadi Taruhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langkah di Bali Butuh Lebih dari Sekadar Mata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Joget Rp6 Juta Sehari: Program Sosial atau Ladang Cuan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.