Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Breaking News: Api Hanguskan 12 Rumah di Aspol Panularan Solo

by eko
Juli 31, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter
Kebakaran menghanguskan 12 rumah di Aspol Panularan, Laweyan, Solo, Jumat (31/7/2026). Tidak ada korban jiwa. Wali Kota Surakarta Respati Ardi dan Kapolresta Surakarta meninjau lokasi, sementara polisi menyelidiki penyebab kebakaran.

Tabooo.id: Solo – Kobaran api menghanguskan enam rumah di Asrama Polisi (Aspol) Panularan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jumat (31/7/2026) sore. Api melalap lima rumah yang ditempati warga serta satu rumah kosong. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga petugas tidak menemukan korban jiwa.

Api Cepat Merambat

Warga melihat kobaran api saat sore menjelang petang. Dalam hitungan menit, api membesar lalu merambat ke rumah-rumah di sekitarnya.

Warga segera keluar rumah sambil membawa anggota keluarga, dokumen penting, dan barang berharga. Di sisi lain, petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi untuk menghentikan laju api agar tidak meluas.

Warga Ungkap Dugaan Awal

Salah satu warga menyampaikan kepada Tabooo.id bahwa obat nyamuk yang belum padam kemungkinan memicu kebakaran. Bara api diduga menyambar kasur sebelum kobaran membesar.

Namun, polisi belum memastikan penyebab kebakaran. Saat ini, penyidik memeriksa lokasi, mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Enam Rumah Hangus, Semua Penghuni Selamat

Kebakaran menghanguskan enam rumah. Lima keluarga menempati rumah-rumah tersebut, sedangkan satu bangunan kosong.

Meski api melalap sebagian besar bangunan, seluruh penghuni berhasil keluar dengan selamat. Hingga Jumat petang, petugas juga tidak menemukan korban luka maupun korban jiwa.

Warga Berpacu Selamatkan Harta Benda

Suasana berubah panik ketika api terus membesar. Warga mengangkat sepeda motor, membawa dokumen penting, dan memindahkan barang berharga ke tempat yang lebih aman.

Sementara itu, warga lain membantu proses evakuasi. Kepulan asap hitam membumbung tinggi dan menarik perhatian masyarakat di sekitar kawasan Panularan.

Respati Ardi dan Kapolresta Datang ke Lokasi

Tabooo.id memperoleh informasi di lapangan bahwa Wali Kota Surakarta Respati Ardi bersama Kapolresta Surakarta akan meninjau lokasi kebakaran.

Keduanya akan melihat kondisi warga terdampak sekaligus memastikan proses penanganan berjalan cepat. Mereka juga akan berkoordinasi dengan petugas di lapangan terkait langkah penanganan berikutnya.

Petugas Hitung Kerugian dan Cari Penyebab

Petugas terus melakukan pendinginan hingga Jumat malam. Tim juga menghitung nilai kerugian yang dialami para korban.

Sementara itu, polisi melanjutkan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Tabooo.id akan terus memperbarui perkembangan dari lokasi setelah aparat menyampaikan keterangan resmi.@eko

Tags: Asrama Polisi PanularankebakaranSolo

Kamu Melewatkan Ini

Rajamala: Dari Canthik ke Ikon Solo

Rajamala: Dari Canthik ke Ikon Solo

by eko
Agustus 21, 2026

Rajamala menempuh perjalanan dari Canthik hingga menjadi ikon Solo. Namun, seberapa jauh masyarakat memahami cerita dan makna di balik wajah...

Pawai Pembangunan Solo Digelar, Lingkungan Jadi Pesan Utama

Pawai Pembangunan Solo Digelar, Lingkungan Jadi Pesan Utama

by eko
Agustus 21, 2026

45 peserta meriahkan Pawai Pembangunan Solo 2026 dari Perempatan Gendengan menuju depan Bank Indonesia Solo dengan tema Sayangi Semesta, Hidup...

Ketika Regenerasi Putus, Budaya Bisa Kehilangan Masa Depannya

Ketika Regenerasi Putus, Budaya Bisa Kehilangan Masa Depannya

by eko
Agustus 20, 2026

Wayang Potehi kembali hidup di Solo. Namun, pelestarian tidak cukup dengan membuka panggung. Budaya membutuhkan generasi yang mau belajar dan...

Next Post
Kebakaran Aspol Panularan: Satu Percikan, Belasan Rumah Ludes

Kebakaran Aspol Panularan: Satu Percikan, Belasan Rumah Ludes

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id