• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Rabu, Maret 25, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Entertainment

Ejae Bikin K-Pop Berdenting: Dari Trainee Gagal ke Penulis Hits Jutaan Stream

November 17, 2025
in Entertainment
A A
Ejae Bikin K-Pop Berdenting Lagi: Dari Trainee Gagal Debut ke Penulis Hits Sejuta Stream

Nama Ejae menjadi perhatian global setelah lagu Golden yang ia tulis untuk KPop Demon Hunters menjadi megahit. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Entertainment – Pernah nggak sih kamu dengar nama yang tiba-tiba viral, lalu sadar: “Loh, orang ini sebenarnya sudah di mana-mana dari dulu?” Itulah yang terjadi pada Ejae. Dunia baru ngeh setelah lagu Golden soundtrack K-Pop Demon Hunters meledak ke mana-mana. Padahal, kalau K-pop punya Avengers versi penulis lagu, Ejae sudah duduk di meja bundarnya sejak lama.

Kim Eun-jae bukan pemain baru. Dia veteran yang baru ramai dibicarakan. Ironis? Tentu. Tapi bukankah industri hiburan memang suka begitu baru memuja setelah semesta ramai tepuk tangan.

Namun, sebelum masuk ke fase kejayaan ini, perjalanan Ejae justru penuh plot twist layaknya K-drama penuh air mata dan glitter.

Dari Trainee Cilik ke Mesin Hits Korea

Ejae memulai hidupnya di industri K-pop sebagai trainee SM Entertainment sejak usia bocah. Hampir sepuluh tahun ia menunggu pintu debut terbuka. Sayangnya, pintunya bahkan tidak bergerak. Karena itu, ia hengkang dan terbang ke Amerika Serikat untuk belajar musik, sambil merapikan mimpi yang sempat retak halus.

Setelah kembali ke Korea, ia mengikuti program pelatihan songwriting milik SM. Dari sini, jalan baru terbuka. Lagu-lagunya mulai dicolek banyak idol, kemudian masuk album, lalu merangkak naik ke chart.

Dan boom tahun 2019, Psycho milik Red Velvet membawa namanya ke jalur utama. Lagu dark-pop itu bukan cuma catchy, tapi juga bukti bahwa Ejae punya telinga awas dan pena tajam. Sejak itu, pintu kolaborasi makin deras. Label besar Centang. Girl group raksasa Double centang. Chart nomor satu? Ampun, jangan ditanya.

Lalu, lagu apa saja yang pernah dia tulis? Banyak. Namun lima ini adalah highlight paling seksi:

  1. SObeR – Suzy (2018)
    Lagu galau nan elegan soal kebingungan setelah patah hati. Suzy membawakan, tapi Ejae yang menghidupkan emosinya.
  2. Psycho – Red Velvet (2019)
    Ikonis. Viral. Dan pembuka karier Ejae sebagai penulis lagu yang wajib masuk radar industri.
  3. Last Waltz – TWICE (2021)
    Lagu manis tentang “putus yang ingin tetap indah.” TWICE menari lembut, Ejae menulis luka halusnya.
  4. Drama – aespa (2023)
    Aespa tampil garang, Ejae menulis top-line yang menggigit. Drama jadi bahan obrolan semua orang tahun itu.
  5. Armageddon – aespa (2024)
    Futuristik, keras, dan energik. Ejae membantu aespa memperluas dunianya—plus menegaskan bahwa ia bukan one-hit wonder.

Analisis Tabooo: Industri K-Pop dan Sindrom “Baru Heboh Setelah Viral”

Fenomena Ejae itu menggelitik. Kita hidup di era ketika pencipta konten sering tenggelam di balik popularitas talent. Padahal tanpa penulis, produser, dan tim kreatif, lagu K-pop cuma tinggal koreo tanpa nyawa.

RelatedPosts

Dilan ITB 1997: Antara Nostalgia dan Realita yang Nyelekit

Riot Games Rilis Miks, Agent Valorant yang Membawa Beat ke Medan Tempur

Ejae mengingatkan kita bahwa industri hiburan Korea sebenarnya digerakkan oleh banyak figur yang tak terlihat. Mereka bekerja keras tanpa panggung. Ironisnya, publik baru terkesima ketika satu karya meledak dan algoritma TikTok menggendongnya.

Selain itu, ki

sah Ejae juga menampar lembut obsesi lama industri K-pop kalau kamu tidak debut sebagai idol, berarti gagal. Tapi lihatlah Ejae ia tidak debut, tetapi justru menciptakan musik yang dinyanyikan oleh idol-idol yang dulu mungkin ingin ia selevel dengan mereka.

Kadang hidup memang tidak memberi panggung yang kita harapkan. Tapi kalau jago, kita bisa bikin panggung sendiri.

Saatnya Kamu Ikut Stand Up untuk Penulis Lagu

Kesuksesan Ejae menunjukkan bahwa industri kreatif butuh spotlight lebih besar untuk orang di balik layar. Tanpa mereka, dunia hiburan cuma setengah hidup.

Jadi, apakah sudah saatnya kita merayakan para pencipta lagu seperti kita merayakan idol? Atau setidaknya, berhenti menganggap mereka sebagai “NPC industri”? Yuk, ngobrol. @teguh

Tags: Demon HuntersEjaeFenomenaK-PopNPCPopularitasSindromTikTok
Next Post
Purbaya Dipecat? Hoaks yang Viral Lebih Cepat dari Gosip Tetangga

Purbaya Dipecat? Hoaks yang Viral Lebih Cepat dari Gosip Tetangga

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Di Balik Kelancaran Mudik Lebaran, Nyawa Petugas Jadi Taruhan

    Di Balik Kelancaran Mudik Lebaran, Nyawa Petugas Jadi Taruhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langkah di Bali Butuh Lebih dari Sekadar Mata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Joget Rp6 Juta Sehari: Program Sosial atau Ladang Cuan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Becak yang Tak Pernah Pulang: Saat Kota Membiarkan Warganya Tidur di Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Healing ke Bali, Pulangnya Butuh Healing Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.