Senin, September 21, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bom Perang Dunia II Meledak di Biak, Puluhan Rumah Hancur dalam Sekejap

by teguh
Juni 1, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter
Ledakan dahsyat mengguncang Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu (31/05/2026) sore. Bom Perang Dunia II yang tersimpan di kawasan tersebut diduga memicu ledakan dan menghancurkan puluhan rumah warga dalam hitungan detik.

Tabooo.id: Rekaman CCTV dari area meledakanya bom perang dunia II di Pelabuhan Biak memperlihatkan kepulan asap besar yang membumbung ke langit sesaat setelah ledakan terjadi. Video itu langsung menyebar di media sosial dan memicu perhatian publik.

Ledakan Hancurkan Permukiman Warga

Dentuman keras mengagetkan warga Kampung Yenures pada Minggu sore. Banyak warga berlarian keluar rumah ketika tanah dan bangunan di sekitar mereka bergetar kuat.

Foto serta video dari lokasi menunjukkan kerusakan yang sangat parah. Ledakan merobohkan dinding rumah, menerbangkan atap bangunan, dan menyebarkan puing hingga puluhan meter dari titik kejadian.

Kapolres Biak AKBP Ari Trestiawan membenarkan peristiwa tersebut. Polisi mengarahkan penyelidikan awal pada kemungkinan ledakan bom sisa Perang Dunia II.

“Dugaan sementara ledakan ini terjadi karena ada bom peninggalan Perang Dunia II yang meledak di lokasi,” kata Ari, Minggu (31/05/2026).

Saat ini aparat gabungan terus mengamankan lokasi dan menelusuri sumber ledakan.

Ini Belum Selesai

Kasus MS Melebar: Room Karaoke Jadi Viral, Uang Jadi Persoalan

Gus Nur Gugat Negara Rp4,27 Miliar di PN Solo

Aparat Fokus Evakuasi Korban

Ledakan itu tidak hanya menghancurkan bangunan. Peristiwa tersebut juga menimbulkan korban jiwa dan korban luka.

Namun hingga Minggu malam, polisi masih menghitung jumlah korban serta tingkat kerusakan yang terjadi.

“Ada korban tapi kami masih mengumpulkan datanya. Sampai saat ini kami masih di lapangan dan mengumpulkan data korban dan kerusakan akibat ledakan. Kami akan sampaikan jika sudah ada datanya,” ujar Ari.

Personel TNI, Polri, Basarnas, dan pemerintah daerah terus mengevakuasi korban serta membantu warga yang kehilangan tempat tinggal.

Jejak Perang yang Masih Mengintai

Biak menyimpan sejarah panjang Perang Dunia II. Pada 1944, pulau ini menjadi salah satu lokasi pertempuran besar antara pasukan Jepang dan Sekutu.

Sejarawan Universitas Cenderawasih, Dr. Markus Rumkorem, mengatakan sisa-sisa perang masih tersebar di sejumlah wilayah Papua hingga sekarang.

“Perang memang berakhir puluhan tahun lalu, tetapi jejak fisiknya masih tertinggal di tanah Papua. Bom, amunisi, bahkan bunker tua masih ada di beberapa lokasi dan berpotensi membahayakan masyarakat,” ujarnya.

Markus menilai ledakan di Biak menjadi pengingat bahwa sejarah tidak selalu tinggal dalam buku pelajaran. Sebagian jejak perang masih bersembunyi di bawah tanah dan sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan warga.

Pemerintah Perlu Petakan Wilayah Berisiko

Pakar keamanan dan kebencanaan Universitas Indonesia, Prof. Dedi Kurniawan, meminta pemerintah mempercepat pemetaan wilayah bekas medan perang.

“Pemerintah perlu menyusun database yang jelas mengenai lokasi-lokasi bekas pertempuran. Risiko ledakan memang jarang muncul, tetapi dampaknya bisa sangat besar ketika masyarakat sudah membangun permukiman di atasnya,” katanya.

Menurut Dedi, pemerintah pusat dan daerah harus menjalankan program inventarisasi serta pembersihan bahan peledak secara berkelanjutan.

Warga Masih Diliputi Trauma

Yohanis Mofu (42), warga Kampung Yenures, mengaku langsung keluar rumah ketika ledakan mengguncang lingkungan tempat tinggalnya.

“Rumah langsung bergetar keras. Kaca pecah semua. Kami lari keluar karena takut ada ledakan susulan,” katanya.

Warga lain juga merasakan kepanikan yang sama. Banyak keluarga memilih mengungsi sementara karena khawatir ledakan susulan masih mungkin terjadi.

Bukan Sekadar Ledakan

Peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan di sebuah kampung kecil di Papua.

Ledakan itu memperlihatkan bahwa perang yang berakhir lebih dari delapan dekade lalu masih meninggalkan ancaman nyata bagi masyarakat hari ini.

Ketika kota terus berkembang dan permukiman semakin meluas, sisa-sisa perang yang terkubur dapat berubah menjadi bom waktu. Pertanyaannya, berapa banyak lagi peninggalan Perang Dunia II yang masih tersembunyi di bawah tanah Papua?. @teguh

Tags: BasarnasBiak KotaBiak NumforBom Perang Dunia IIKampung YenuresLedakan BiakpapuaPapuaHariIniPolriSejarah PapuaTNI

Kamu Melewatkan Ini

12 Penyelam Turun ke Laut Jawa, 126 Korban KM Virgo Masih Dicari

12 Penyelam Turun ke Laut Jawa, 126 Korban KM Virgo Masih Dicari

by dimas
September 20, 2026

12 penyelam dikerahkan ke Laut Jawa untuk memperkuat pencarian 126 korban KM Virgo Transport 8 yang masih belum ditemukan. Tabooo.id:...

Menanti Keamanan di Papua, Warga Sipil Terus Dibayangi Kekerasan

Menanti Keamanan di Papua, Warga Sipil Terus Dibayangi Kekerasan

by dimas
September 20, 2026

Menanti keamanan di Papua setelah penembakan Aris Sanda. TNI memburu pelaku, sementara DPR menyoroti perlindungan warga sipil. Tabooo.id - Jalan...

Abdon Kisamdu Ditangkap di Yahukimo: Yang Terputus Orangnya, Bukan Jaringannya

Abdon Kisamdu Ditangkap di Yahukimo: Yang Terputus Orangnya, Bukan Jaringannya

by teguh
September 20, 2026

Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo, menjadi titik penangkapan Abdon Kisamdu pada Sabtu, 19/09/2026. Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto...

Next Post
Bom Perang Dunia II: Ketika Sisa Bom Tahun 1944 Meledak di Tahun 2026

Bom Perang Dunia II: Ketika Sisa Bom Tahun 1944 Meledak di Tahun 2026

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id