Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dugaan Gratifikasi di Kemenhub: Rel Kereta atau Jalur Uang?

by teguh
Mei 28, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memburu dugaan aliran uang dalam kasus korupsi proyek jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Kali ini, penyidik menyoroti dugaan penerimaan uang oleh pegawai Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Pertanyaannya sederhana tapi mengganggu apakah proyek transportasi publik ikut berubah menjadi ruang transaksi tersembunyi yang terjadi di Kemenhub.

Tabooo.id: Penyidik KPK memeriksa dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenhub, yakni Iman Sukandar dan Benny Nurdin Yusuf. Tim penyidik menggali informasi terkait dugaan penerimaan uang dalam proyek pengadaan jalur kereta api DJKA.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik fokus menggali dugaan penerimaan uang oleh pihak-pihak di lingkungan Kemenhub.

“Semua saksi hadir, lanjutan pemeriksaan saksi hari kemarin, penyidik meminta keterangan soal dugaan penerimaan yang dilakukan pihak-pihak di Kemenhub, dari Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat,” kata Budi.

Selain itu, KPK juga mendalami dugaan pelanggaran Pasal 12B Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi terkait gratifikasi.

“Pemeriksaan ini terkait dugaan pasal 12B (gratifikasi),” lanjut Budi.

Dua Kasus Menjerat Sudewo

Di sisi lain, KPK juga mendorong proses hukum terhadap Bupati Pati nonaktif, Sudewo. Lembaga antirasuah itu telah melimpahkan berkas perkara Sudewo ke tahap penuntutan.

Sudewo menghadapi dua perkara sekaligus. Pertama, dugaan pemerasan terhadap calon perangkat desa di Kabupaten Pati. Kedua, dugaan penerimaan fee proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan DJKA Kemenhub.

Ini Belum Selesai

Tragedi Sibolangit: Empat Nyawa Melayang di Jalur Medan-Berastagi

Vivo T5 Lite Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Fast Charging 44W

“Ini dilakukan limpah dari tahap penyidikan ke tahap penuntutan. Jadi, ada dua berkas perkara penyidikan, penyidikan untuk perkara DJKA dan penyidikan untuk perkara Pati,” ujar Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (19/05/2026).

Budi menjelaskan, aturan baru dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) memberi ruang bagi Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menggabungkan sejumlah dakwaan. Langkah itu dinilai bisa mempercepat proses hukum.

“Sehingga proses penanganan perkara, baik di DJKA maupun di Pati, keduanya bisa berjalan secara efektif,” jelasnya.

Proyek Publik, Dugaan Transaksi Privat

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Trubus Rahadiansyah, menilai dugaan korupsi di sektor transportasi membawa dampak besar karena langsung menyentuh kepentingan masyarakat.

“Ketika praktik rente atau fee proyek masuk ke sektor transportasi, publik ikut menanggung akibatnya. Negara kehilangan anggaran, masyarakat kehilangan kualitas layanan,” ujarnya.

Sementara itu, sosiolog Universitas Sebelas Maret, Drajat Tri Kartono, melihat kasus seperti ini sebagai gejala lama birokrasi Indonesia.

“Korupsi sering tidak berdiri sendiri. Orang membangunnya lewat pola, jaringan, dan kebiasaan yang berlangsung lama,” katanya.

Masalahnya, kasus ini bukan sekadar soal pejabat menerima uang. Dugaan itu menyentuh sesuatu yang lebih besar: proyek publik yang seharusnya mempermudah hidup masyarakat justru terseret kepentingan pribadi.

Ini bukan sekadar perkara hukum. Ini pola lama yang terus muncul: proyek negara bergerak, lalu dugaan fee ikut berjalan di belakangnya.

Pada akhirnya, setiap rupiah yang bocor dari proyek publik selalu meninggalkan tagihan sosial. Masyarakat membayarnya lewat layanan yang tersendat, pembangunan yang melambat, atau kepercayaan yang terus terkikis.

Lalu, jika rel kereta saja ikut terseret dugaan jalur uang, publik masih bisa berharap pada siapa?. @teguh

Tags: GratifikasiHukum NasionalJalurKeretaApiKemenhubKorupsi DJKAKPKPolitikIndonesiaSudewo

Kamu Melewatkan Ini

Yang Membuat Publik Gerah Bukan Kipas Angin, Tapi Transparansi Anggarannya

Yang Membuat Publik Gerah Bukan Kipas Angin, Tapi Transparansi Anggarannya

by teguh
Juli 17, 2026

Kipas angin seharusnya mengusir gerah. Namun kali ini, justru kabar pengadaannya yang membuat ruang publik terasa semakin panas. Tabooo.id -...

Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka

Di Balik Kasus Febrie: Hukum atau Pertarungan Elite?

by dimas
Juli 16, 2026

Kasus Febrie Adriansyah memicu pertanyaan besar: murni penegakan hukum atau pertarungan elite? Transparansi kini menjadi taruhan kepercayaan publik. Tabooo.id -...

KPK Geledah Rumah Anggota BPK, Usut Suap Audit Muara Enim

KPK Geledah Rumah Anggota BPK, Usut Suap Audit Muara Enim

by dimas
Juli 15, 2026

KPK menggeledah rumah anggota BPK berinisial BB untuk mengusut dugaan suap audit Pemkab Muara Enim. Penyidik menyita barang bukti elektronik....

Next Post
“Apakah Selamanya Politik Itu Kejam?” Pertanyaan Lama yang Belum Dijawab Negeri Ini

Apakah Selamanya Politik Itu Kejam?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id