Selasa, Juni 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

BYD Geser Innova: Saat Mobil Listrik Bukan Lagi Barang Mainan Sultan

by sigit
Mei 8, 2026
in Culture, Otomotif
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Lifestyle – Kamu pernah merasa “berkhianat” ke merek Jepang gara-gara promo mobil listrik di TikTok? Tenang, kamu nggak sendiri. Oktober 2025 mencatat sejarah: untuk pertama kalinya, mobil listrik BYD Atto 1 nyalip Toyota Kijang Innova dan resmi jadi mobil terlaris di Indonesia.
Iya, mobil listrik. Di negeri yang colokannya aja kadang rebutan.



Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan, penjualan mobil nasional dari pabrik ke diler (wholesales) naik 19,2 persen di Oktober 2025 jadi 74.019 unit. Dan di antara puluhan ribu unit itu, BYD Atto 1memimpin panggung dengan 9.396 unit mengalahkan para raksasa lama seperti Kijang Innova (4.913 unit) dan Daihatsu Grand Max (4.214 unit).

Toyota Avanza, Carry, dan Calya masih setia bertarung di papan tengah, tapi bintang bulan ini jelas si Atto 1 mobil listrik “termurah” yang sukses bikin merek Jepang melongo.

Sementara Innova, si raja jalanan keluarga Indonesia, mesti rela turun takhta 20 persen dibanding bulan sebelumnya. Tapi tenang, hybrid-nya tetap laku. Karena buat sebagian orang, mesin listrik full itu masih “agak ngeri” kayak ngerasa mantan masih ngintip dari akun fake.



Kemenangan BYD bukan cuma soal angka. Ini sinyal perubahan perilaku. Mobil listrik bukan lagi simbol kemewahan, tapi pelan-pelan jadi gaya hidup. Orang nggak lagi beli EV (electric vehicle) buat pamer ke tetangga, tapi karena hey harga bensin makin nggak sopan, dan charging station mulai nongol di mall, rest area, bahkan minimarket

Ini Belum Selesai

Film Hebat Bukan Soal Ramai, Tapi yang Berani Berkata Jujur

Banteng Terakhir Kesultanan Yogyakarta: Kisah Raden Ronggo dari Madiun

Tapi di balik euforia itu, ada paradoks menarik. Kita senang dengan ide ramah lingkungan, tapi masih marah kalau mati lampu dua jam. Kita ingin masa depan hijau, tapi masih buang puntung rokok dari jendela mobil. Ironis? Jelas. Tapi di situlah drama manusia versi otomotif: ingin maju, tapi tetap pengin nyaman di jalur cepat.

Fenomena BYD ini juga menampar ego merek-merek lama. Selama puluhan tahun, mobil Jepang jadi simbol “aman dan pasti”. Tapi kini, merek asal China justru ngasih gebrakan yang bikin semua orang mikir ulang. Mungkin inilah momen “Nokia moment” di dunia otomotif Indonesia.



Naiknya BYD Atto 1 bukan sekadar berita otomotif ini cerita tentang adaptasi, keberanian, dan realitas baru. Bahwa tren bisa berubah, dan kadang, yang dulu kita remehkan justru jadi pemimpin.

Jadi, pertanyaannya: kamu masih yakin mobil listrik itu cuma tren sementara, atau sudah siap ngecas masa depan di garasi rumahmu sendiri? (sig)

Tags: BYDMobil ListrikNasionalOtomotif

Kamu Melewatkan Ini

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

by teguh
Mei 29, 2026

Hari Lahir Pancasila tahun ini terasa lebih dari sekadar seremoni negara. Di tengah dinamika politik nasional, publik mulai bertanya: siapa...

Next Post
Breaking News! Gibran Dimakzulkan? Tenang, Bro Itu Cuma Lagu Jamrud, Bukan Sidang DPR!

Gibran Dimakzulkan? Tenang, Itu Cuma Lagu Jamrud!

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id