Minggu, Juni 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ambisi Jadi Dokter Berujung Curang? Unesa Bongkar Dugaan Joki UTBK

by dimas
April 21, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter
Persaingan masuk perguruan tinggi di Indonesia semakin sengit setiap tahun. Ribuan peserta berebut kursi terbatas, terutama di jurusan bergengsi seperti kedokteran. Namun di tengah tekanan itu muncul pertanyaan yang mengusik: sampai sejauh mana orang rela meninggalkan kejujuran demi lolos seleksi?

Tabooo.id: Nasional – Panitia UTBK di Universitas Negeri Surabaya menangkap seorang terduga joki pada Selasa (21/4/2026). Peristiwa ini terjadi pada sesi pertama ujian sekitar pukul 06.45-10.30 WIB.

Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi, menjelaskan bahwa panitia menemukan indikasi kecurangan melalui sistem pengawasan berlapis.

“Panitia menemukan indikasi praktik perjokian yang melibatkan pemalsuan dokumen. Peserta tetap mengikuti ujian sampai selesai sebelum kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Martadi.

Terduga joki tersebut mengikuti ujian untuk program studi kedokteran—salah satu jurusan dengan tingkat persaingan paling tinggi di Indonesia.

Dokumen Palsu Terungkap

Tim pengawas mulai mencurigai peserta itu saat memeriksa dokumen administrasi. Petugas menemukan dugaan pemalsuan dokumen kependudukan dan ijazah.

Ini Belum Selesai

77 Ribu Calon Siswa Belum Tertampung Sekolah Negeri Jabar Cari Solusi

Kirab Pusaka di Tengah Dualisme: Tradisi atau Legitimasi?

Untuk memastikan keaslian dokumen, panitia segera menghubungi sekolah asal pemilik ijazah. Pihak sekolah kemudian mengirimkan salinan ijazah asli lengkap dengan identitas dan foto resmi pemiliknya.

Tim verifikasi menemukan kesamaan nama antara ijazah asli dan dokumen yang peserta bawa saat ujian. Namun pemeriksaan lebih detail menunjukkan perbedaan foto pada dokumen tersebut.

Perbedaan itu menguatkan dugaan bahwa peserta menggunakan ijazah milik orang lain saat mengikuti UTBK. Tim pengawas juga menemukan bahwa dokumen kependudukan yang ia bawa diduga palsu.

“Kami sudah berkoordinasi dengan panitia pusat dan aparat kepolisian untuk menindaklanjuti temuan ini,” tegas Martadi.

Pengawasan UTBK Diperketat

Kasus ini mendorong Unesa untuk mengevaluasi pengawasan selama pelaksanaan UTBK. Panitia kini memperketat berbagai prosedur agar kecurangan serupa tidak terulang.

Panitia membatasi barang bawaan peserta, meningkatkan sistem pemantauan ruang ujian, dan menyediakan sandal khusus untuk mencegah penyelundupan perangkat ke ruang ujian.

“Integritas menjadi prioritas utama kami. Kami ingin memastikan setiap peserta memperoleh kesempatan yang adil,” ujar Martadi.

Di tengah persaingan masuk kampus yang semakin keras, kasus ini menjadi pengingat bahwa seleksi perguruan tinggi tidak hanya menguji kecerdasan, tetapi juga kejujuran.

Kalau mimpi jadi dokter dimulai dengan kecurangan, pasien nanti harus percaya pada siapa? @dimas

Kamu Melewatkan Ini

Sekolah Negeri Tak Cukup: 77 Ribu Calon Siswa Jadi Korban Sistem

Sekolah Negeri Tak Cukup: 77 Ribu Calon Siswa Jadi Korban Sistem

by teguh
Juni 14, 2026

Sabtu malam seharusnya menjadi momen lega bagi ribuan keluarga di Jawa Barat. Namun ketika hasil Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB)...

77 Ribu Calon Siswa Belum Tertampung Sekolah Negeri Jabar Cari Solusi

77 Ribu Calon Siswa Belum Tertampung Sekolah Negeri Jabar Cari Solusi

by teguh
Juni 14, 2026

Sebanyak 77 ribu calon siswa SMA dan SMK di Jawa Barat belum memperoleh kursi di sekolah negeri setelah pengumuman hasil...

Reformasi TNI atau Kembalinya Dwifungsi dalam Wajah Baru?

Reformasi TNI atau Kembalinya Dwifungsi dalam Wajah Baru?

by dimas
Juni 14, 2026

Reformasi TNI kembali menjadi sorotan ketika peran militer semakin meluas di ruang sipil. Apakah ini penguatan negara atau tanda kembalinya...

Next Post
[Polling] Demo Buruh Tiap Tahun: Masih Didengar atau Sudah Diabaikan?

[Polling] Demo Buruh Tiap Tahun: Masih Didengar atau Sudah Diabaikan?

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id