Rabu, Juli 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Selat Hormuz Memanas, Mampukah Diplomasi Indonesia Selamatkan Kapal Pertamina?

by dimas
April 21, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter
Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, satu pertanyaan strategis muncul: bagaimana nasib jalur energi dunia jika salah satu rute pelayaran paling vital, Selat Hormuz, mengalami gangguan?

Tabooo.id: Global – Pemerintah Indonesia terus menjalin komunikasi dengan pemerintah Iran terkait dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang belum bisa melintas di jalur strategis Selat Hormuz. Pemerintah berupaya memastikan kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melanjutkan pelayaran dengan aman di tengah dinamika geopolitik kawasan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pemerintah menjalankan komunikasi tersebut melalui koordinasi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

“Kita terus melakukan komunikasi intens dengan pihak dari Iran. Kolaborasi ESDM dengan Kemenlu juga terus berjalan. Doakan ya,” kata Bahlil di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Diplomasi Energi di Tengah Ketegangan Geopolitik

Bahlil belum memaparkan secara rinci isi komunikasi antara pemerintah Indonesia dan Iran. Ia menilai situasi geopolitik di kawasan membuat pemerintah harus menjaga kerahasiaan sejumlah pembahasan diplomatik.

Menurutnya, pemerintah tetap membuka informasi kepada publik, tetapi harus menjaga keseimbangan agar langkah diplomasi tidak terganggu.

Ini Belum Selesai

Modus Miras Gelasan Terbongkar di Solo

OTT KPK: Bupati Lombok Barat Terseret Korupsi Rp9,06 Miliar

“Karena tidak semua harus kita sampaikan kepada publik. Ini bicara geopolitik dalam kondisi seperti ini. Kita boleh terbuka, tapi tidak perlu terlalu terbuka,” ujar Bahlil.

Dua Kapal Masih Berada di Teluk Persia

Pejabat Sementara Corporate Secretary PT Pertamina International Shipping, Vega Pita, menjelaskan bahwa dua kapal yang beroperasi untuk Pertamina masih berada di kawasan Teluk Persia dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. Meski demikian, kru dan kapal berada dalam kondisi aman.

“Dua kapal di Teluk Arab belum bisa melewati Selat Hormuz. Kondisinya aman,” kata Vega.

Data dari situs pelacak kapal Vessel Finder menunjukkan Pertamina Pride berada di lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi. Sementara itu, Gamsunoro terpantau berada di perairan dekat Dubai, Uni Emirat Arab.

Pertamina Siapkan Rencana Pelayaran

Manajemen Pertamina terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut. Perusahaan juga menyiapkan rencana pelayaran atau passage plan agar kedua kapal dapat segera melanjutkan perjalanan ketika jalur laut kembali terbuka.

“Kami terus memantau situasi secara intensif dan menyiapkan perencanaan pelayaran yang aman agar kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melintasi Selat Hormuz,” jelas Vega.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi paling vital di dunia. Jalur ini menjadi pintu keluar utama distribusi minyak dari kawasan Teluk menuju berbagai pasar energi global. @dimas

Tags: Bahlil LahadaliaEnergi GlobalNasionalPerang IranPertaminaSelat Hormuz

Kamu Melewatkan Ini

Gasnya Sudah Ada dari Dulu. Yang Lama Dicari Ternyata Tombol “Start”

Gasnya Sudah Ada dari Dulu. Yang Lama Dicari Ternyata Tombol “Start”

by teguh
Juli 17, 2026

Indonesia akhirnya memulai pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela setelah menunggu hampir tiga dekade. Kabar itu memang layak disambut. Namun satu...

BBM Langka, Krisis Distribusi Menggerus Kepercayaan

BBM Langka, Krisis Distribusi Menggerus Kepercayaan

by dimas
Juli 17, 2026

Kelangkaan BBM di berbagai daerah mengungkap lemahnya sistem distribusi nasional. Antrean panjang tak hanya menghambat ekonomi, tetapi juga menggerus kepercayaan...

Blok Masela Bergerak Setelah 28 Tahun. Yang Hilang Bukan Sekadar Waktu

Blok Masela Bergerak Setelah 28 Tahun. Yang Hilang Bukan Sekadar Waktu

by teguh
Juli 17, 2026

Selama 28 tahun, Lapangan Abadi Blok Masela lebih sering menjadi bahan rapat daripada sumber energi. Sementara Indonesia sibuk memperdebatkan lokasi...

Next Post
Jaksa Agung: Kades Bukan Target Mudah

Jaksa Agung: Kades Bukan Target Mudah

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id