Senin, April 20, 2026
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
tabooo.id

Urutan Lahir Bukan Takdir, Tapi Kenapa Kita Terus Percaya?

April 19, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on FacebookShare on Twitter
Kepribadian manusia sering terasa mudah ditebak. Anak sulung dianggap paling bertanggung jawab, anak tengah terlihat mandiri, dan si bungsu sering dinilai santai. Label ini terasa akrab. Bahkan, banyak orang merasa itu benar.
Namun, di balik keyakinan tersebut, muncul satu pertanyaan penting: benarkah urutan lahir menentukan siapa kita?

Tabooo.id: Edge – Selama ini, banyak orang memakai urutan lahir sebagai cara cepat membaca karakter. Selain itu, label ini hidup dalam obrolan keluarga, meme internet, hingga cara kita menilai diri sendiri.

Akan tetapi, di balik semua itu, ada satu kemungkinan yang jarang dibahas: bagaimana jika label ini hanya cerita yang terus kita ulang?

Sains Mulai Menggoyang Keyakinan

Psikolog Amy Todey menegaskan bahwa sains belum menemukan bukti kuat tentang pengaruh urutan lahir terhadap kepribadian.

Ia mengatakan, “Tidak ada data yang meyakinkan bahwa urutan lahir memiliki dampak nyata.” ujarnya.

Selain itu, psikolog Susan Newman menilai label anak sulung, tengah, dan bungsu sering tidak relevan saat seseorang dilihat secara utuh.

BacaJuga

Tanpa Kartini, Ketimpangan Bisa Jadi Normal Sampai Hari Ini

May Day: Perayaan atau Pengingat Bahwa Tidak Ada yang Berubah?

Artinya, manusia jauh lebih kompleks daripada sekadar nomor dalam keluarga.

Dari Teori Lama ke Realitas Baru

Pada awalnya, Alfred Adler memperkenalkan teori urutan lahir pada awal 1900-an. Ia ingin membantu manusia memahami posisi dalam keluarga.

Kemudian, Murray Bowen mengembangkan pendekatan sistem keluarga untuk melihat pola hubungan antargenerasi.

Namun sekarang, konteks keluarga sudah berubah. Pola hidup menjadi lebih dinamis. Karena itu, pendekatan lama tidak lagi cukup menjelaskan realitas hari ini.

Faktor yang Lebih Menentukan

Sebaliknya, para ahli menemukan bahwa banyak faktor lain lebih berpengaruh terhadap kepribadian, seperti:

  1. Pola asuh orangtua
  2. Kondisi ekonomi keluarga
  3. Interaksi antar saudara
  4. Lingkungan sosial dan budaya
  5. Faktor genetik

Andrew Kami, profesor psikologi klinis, menjelaskan bahwa kepribadian terbentuk dari interaksi berbagai faktor.

Dengan kata lain, jika seorang anak terlihat dominan, lingkungan mungkin memperkuat perilaku tersebut.

Peran Anak Bisa Berubah

Di sisi lain, kehidupan tidak pernah statis. Situasi keluarga bisa berubah kapan saja.

Misalnya, perceraian orangtua atau tekanan ekonomi dapat mengubah peran anak dalam keluarga. Anak bungsu bisa menjadi lebih dewasa. Sebaliknya, anak sulung bisa kehilangan peran dominannya.

Karena itu, Todey menegaskan bahwa peran dalam keluarga bersifat fleksibel.

Media Sosial Memperkuat Stereotip

Sementara itu, media sosial justru memperkuat stereotip ini. Meme dan konten viral terus mengulang narasi yang sama.

Akibatnya, banyak orang menerima label tersebut tanpa mempertanyakannya.

Padahal, pengulangan bukan berarti kebenaran. Justru, itu menunjukkan bagaimana sebuah ide bisa terus hidup karena sering diulang.

Karakter Terus Berkembang

Terakhir, Newman menekankan bahwa kepribadian manusia terus berubah.

“Sesuatu bisa terjadi, lalu anak bungsu mengambil alih kendali,” ujarnya.

Oleh karena itu, usia, pengalaman hidup, dan hubungan sosial akan terus membentuk karakter seseorang.

Kamu mungkin lahir sesuai urutan, tapi hidup tidak pernah mengikuti urutan itu. @dimas

Tags: Edukasi KeluargaFaktaFakta PsikologiGen Z TalkHuman BehaviorInsight PsikologiKarakter AnakKehidupan AnakKeluarga ModernMindset AnakmitosParenting InsightParenting ModernPerkembangan AnakPola Asuh Anakpola pikirPsikologi KeluargaRealita KeluargaRelasi KeluargaSainsSocial InsightUrutan Lahir

REKOMENDASI TABOOO

Foto di Kremlin Itu Lebih Tajam dari Ribuan Pidato

Foto di Kremlin Itu Lebih Tajam dari Ribuan Pidato

by teguh
April 17, 2026

Tabooo.id: Deep - Ada masa ketika paspor Indonesia belum setebal sekarang. Ekonomi belum sekuat mimpi para pendirinya. Namun, suara Jakarta...

Agama, Tradisi, dan Kebiasaan: Mana Realita, Mana Warisan? – Madilog Series #1.3

Agama, Tradisi, dan Kebiasaan: Mana Realita, Mana Warisan? – Madilog Series #1.3

by Tabooo
April 16, 2026

Tabooo.id: Deep – Tan Malaka membongkar agama, tradisi, dan kebiasaan. Mana realita, mana warisan yang tidak pernah kamu uji. Karena kamu...

Orang Hilang Diserahkan ke Polisi, Tapi Malah Dilepas: Ini Sistem atau Kebiasaan?

Orang Hilang Diserahkan ke Polisi, Tapi Malah Dilepas: Ini Sistem atau Kebiasaan?

by dimas
April 13, 2026

Tabooo.id: Deep - Bayangkan orang tuamu hilang.Sudah ditemukan, sudah diserahkan ke pihak berwenang tetapi tetap hilang lagi. Ini bukan cerita...

Next Post
Labuhan Parangkusumo: Ritual Sakral atau Tradisi yang Mulai Kehilangan Makna?

Labuhan Parangkusumo: Ritual Sakral atau Tradisi yang Mulai Kehilangan Makna?

Recommended

Kapal Dagang Diserang di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Global Terancam

AS Kepung Pelabuhan Iran: Strategi Nuklir atau Eskalasi Konflik?

April 14, 2026
Kenapa Manusia Lebih Suka Mitos daripada Realita? – Madilog Series #1.2

Kenapa Manusia Lebih Suka Mitos daripada Realita? – Madilog Series #1.2

April 13, 2026

Popular

Daftar Kekayaan Maidi: Ini Peta Aset Seorang Wali Kota Madiun

Daftar Kekayaan Maidi: Ini Peta Aset Seorang Wali Kota Madiun

April 14, 2026

Cepuri Parangkusumo: Mitos, Perjanjian, atau Strategi Kekuasaan Mataram?

April 19, 2026

Labuhan Parangkusumo: Ritual Sakral atau Tradisi yang Mulai Kehilangan Makna?

April 19, 2026

Go Tik Swan: Dia Tionghoa, Tapi Jadi Jawa Sejati

April 19, 2026

Perempuan Indonesia Sudah Maju, Masih Diragukan?

April 19, 2026
tabooo.id

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Stay in the Loop

  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id