Senin, April 20, 2026
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Kriminal
      • Bisnis
      • Sports
    • Entertainment
      • Film
      • Game
      • Musik
      • Tabooo Book Club
    • Lifestyle
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Travel
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
tabooo.id

Bisnis Gelap Elpiji Rp1 Miliar: Ketika Subsidi Berubah Jadi Ladang Uang

April 17, 2026
in Nasional, News
A A
Home News Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Gas subsidi seharusnya menjaga dapur rakyat tetap menyala. Namun, praktik gelap justru menggerus hak itu secara diam-diam. Pertanyaannya, ini murni ulah pelaku atau celah yang terus dibiarkan?

Polisi Bongkar Jaringan Pengoplosan Elpiji

Polda Metro Jaya membongkar praktik ilegal pemindahan gas dari tabung elpiji subsidi 3 kilogram ke tabung nonsubsidi. Polisi menetapkan 11 orang sebagai tersangka dalam kasus ini.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Victor Dean Mackbon, menyebut timnya melakukan pengintaian selama satu tahun. Upaya itu akhirnya mengungkap jaringan yang beroperasi secara terstruktur.

“Pelaku memindahkan gas dari tabung 3 kg ke tabung 12 kg dan 50 kg,” ujar Victor.

Enam Titik Jadi Lokasi Operasi

Polisi menemukan praktik ini di enam lokasi berbeda. Dua titik berada di Jakarta Timur, satu di Jakarta Barat, serta masing-masing satu lokasi di Kota Bekasi, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang.

BacaJuga

Ditahan Vietnam, Indonesia Kehilangan Tiket Semifinal

Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, Golkar Berduka Minta Publik Tak Terpancing

Pelaku menjalankan aktivitasnya di ruko dan toko untuk menyamarkan operasi. Mereka memilih lokasi yang tampak biasa agar tidak menarik perhatian.

Dari aktivitas ini, pelaku mengantongi keuntungan hingga Rp1 miliar per bulan.

Modus: Subsidi Dialihkan Jadi Bisnis

Pelaku mengumpulkan tabung subsidi 3 kg, lalu memindahkan isinya ke tabung nonsubsidi. Mereka kemudian menjual gas tersebut dengan harga lebih tinggi.

Negara mengalokasikan subsidi untuk masyarakat kecil. Namun, pelaku justru mengalihkan manfaat itu menjadi keuntungan pribadi.

Ini bukan sekadar pelanggaran hukum. Ini perampasan hak publik.

Ini Bukan Kasus Tunggal, Ini Pola

Kasus ini menunjukkan pola yang terus berulang. Praktik serupa muncul di berbagai daerah dalam beberapa tahun terakhir.

Artinya, masalah tidak berhenti pada pelaku. Sistem distribusi masih menyisakan celah yang terus dimanfaatkan.

Kalimat yang perlu digarisbawahi yang bocor bukan hanya gas, tapi juga pengawasan.

Dampaknya Buat Masyarakat

Ini dampaknya buat kamu:

Harga elpiji bisa naik tidak terkendali
Distribusi jadi tidak merata
Warga kecil berisiko kesulitan mendapatkan gas

Ketika subsidi meleset dari sasaran, masyarakat langsung merasakan dampaknya.

Celah Pengawasan Masih Terbuka

Kasus ini memperlihatkan lemahnya pengawasan distribusi energi. Rantai distribusi yang panjang memberi ruang bagi praktik manipulasi.

Pelaku tidak mungkin menjalankan operasi ini tanpa celah yang konsisten. Karena itu, aparat perlu memperkuat pengawasan dari hulu ke hilir.

Pertanyaan pentingnya siapa yang memastikan distribusi ini tetap bersih?

Penutup

Kasus ini memang sudah terungkap. Namun, akar masalahnya belum sepenuhnya tersentuh.

Jika pola ini terus muncul, kita perlu melihat lebih jauh. Ini bukan sekadar kejahatan individu, tapi sinyal bahwa sistem masih perlu dibenahi. @dimas

Tags: Distribusi ElpijiElpiji SubsidiEnergiHukum IndonesiaPengoplosan GasPolda Metro JayaSubsidi Bocor

REKOMENDASI TABOOO

Pelaku Dihukum, Dalang Hilang: Ada Apa dengan Kasus Kekerasan Aparat?

Pelaku Dihukum, Dalang Hilang: Ada Apa dengan Kasus Kekerasan Aparat?

by dimas
April 18, 2026

Tabooo.id: Deep - Malam itu sunyi. Namun, rasa takut tidak pernah benar-benar pergi.Bagi sebagian orang, ancaman tidak datang dari gelap....

Blokade AS ke Iran: Stabilitas Dunia atau Risiko yang Disengaja?

Blokade AS ke Iran: Stabilitas Dunia atau Risiko yang Disengaja?

by dimas
April 14, 2026

Tabooo.id: Global - Ketegangan di Selat Hormuz kembali naik. Kali ini, bukan hanya konflik militer yang jadi sorotan, tetapi juga...

Indonesia-Rusia Makin Dekat: Aliansi Ekonomi atau Strategi Geopolitik Baru?

Indonesia-Rusia Makin Dekat: Aliansi Ekonomi atau Strategi Geopolitik Baru?

by dimas
April 13, 2026

Tabooo.id: Global - Di tengah dunia yang makin tidak pasti, dua pemimpin bertemu dan berbicara tentang masa depan ekonomi, energi,...

Next Post
Kapal Dagang Diserang di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Global Terancam

Selat Hormuz Dibuka, Asalkan AS Mau Menyerah di Meja Negosiasi

Recommended

BMKG Buka Suara: Hujan Ekstrem Jadi Pemicu Solo–Sukoharjo Tergenang

BMKG Buka Suara: Hujan Ekstrem Jadi Pemicu Solo–Sukoharjo Tergenang

April 15, 2026
Dari Chicago ke Indonesia: Apakah Buruh Benar-Benar Sudah Merdeka?

1 Mei dan Sejarah Buruh: Perjuangan yang Terus Berubah, Tapi Tak Pernah Hilang

April 18, 2026

Popular

Daftar Kekayaan Maidi: Ini Peta Aset Seorang Wali Kota Madiun

Daftar Kekayaan Maidi: Ini Peta Aset Seorang Wali Kota Madiun

April 14, 2026

Cepuri Parangkusumo: Mitos, Perjanjian, atau Strategi Kekuasaan Mataram?

April 19, 2026

Labuhan Parangkusumo: Ritual Sakral atau Tradisi yang Mulai Kehilangan Makna?

April 19, 2026

Go Tik Swan: Dia Tionghoa, Tapi Jadi Jawa Sejati

April 19, 2026

Patriarki Masih Dominan: Perempuan Harus Diam atau Melawan?

April 19, 2026
tabooo.id

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap

Stay in the Loop

  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2026 Tabooo.id