Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Garuda Terbang ke Final: Menang Tipis, Mental Tebal!

by teguh
April 11, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Di tengah tekanan dan tensi tinggi, Timnas Futsal Indonesia menunjukkan satu hal mereka bukan cuma datang untuk bermain mereka datang untuk menang. Jumat malam, 10 April 2026, di Nonthaburi Hall, Thailand, skuad Garuda menaklukkan Vietnam dengan skor tipis 3-2.

Hasil ini bukan sekadar tiket ke final ASEAN Futsal Championship 2026 ini adalah pernyataan mental.

Pelatih Hector Souto tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. “Kami menunjukkan permainan yang solid, terutama dalam situasi tekanan tinggi,” ujar Souto usai laga, Jumat (10/04/2026).

Kalimat itu sederhana, tapi maknanya dalam. Karena di lapangan, Indonesia memang sempat goyah sebelum akhirnya bangkit dengan cara yang meyakinkan.

Awal Tertekan, Lalu Bangkit Tanpa Kompromi

Indonesia tidak langsung panas. Justru Vietnam lebih dulu mengancam lewat Ho Van Y pada menit ke-6, disusul peluang Tran Thai Huy dua menit kemudian. Tapi kiper Muhammad Albagir berdiri sebagai tembok pertama yang sulit ditembus.

Ini Belum Selesai

Tragedi Sibolangit: Empat Nyawa Melayang di Jalur Medan-Berastagi

Vivo T5 Lite Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Fast Charging 44W

Momentum berubah cepat. Menit ke-10, Andarias Kareth membuka keran gol. Tiga menit berselang, ia menggandakan keunggulan lewat sepakan keras dari luar kotak penalti.

Skor 2-0 bukan cuma angka itu momentum. Dan Indonesia mulai menguasai ritme.

Babak Kedua: Ujian Mental Dimulai

Vietnam tidak tinggal diam. Menit ke-22, Nguyen Da Hai memperkecil skor lewat skema bola mati. Tekanan meningkat. Tapi respons Indonesia lebih cepat dari rasa panik.

Satu menit kemudian, Muhammad Sanjaya mencetak gol ketiga. Ia menyambar umpan Yogi Saputra di tiang jauh momen yang terasa seperti napas panjang di tengah badai.

Namun Vietnam kembali mendekat. Trinh Cong Dai mencetak gol kedua lewat skema kick-in. Skor berubah jadi 3-2. Tegang? Jelas.

Di lima menit akhir, Vietnam bahkan bermain power play. Mereka all-out. Mereka nekat. Tapi Indonesia bertahan.

Peluang terakhir Vietnam lewat sepakan keras Tran Quang Nguyen di detik-detik akhir melenceng. Peluit panjang berbunyi. Indonesia menang.

Lebih dari Sekadar Skor

Kemenangan ini bukan cuma soal 3-2. Ini tentang bagaimana tim bertahan saat ditekan. Tentang bagaimana mereka merespons gol lawan tanpa kehilangan arah.

Souto mengakui masih ada kekurangan. Tapi justru di situlah cerita besarnya tim ini belum sempurna, tapi sudah cukup kuat untuk menang. Dan sekarang, satu langkah lagi menuju juara.

Indonesia akan menghadapi pemenang antara Thailand dan Australia di final. Tantangan berikutnya jelas lebih berat. Tapi setelah laga ini, satu hal jadi pasti Garuda tidak lagi dipandang sebelah mata.

Closing: Final Bukan Sekadar Tujuan

Indonesia sudah sampai di final. Tapi pertanyaannya sekarang bukan lagi “bisa sampai sejauh apa?”

Melainkan seberapa jauh mereka berani melangkah untuk mencetak sejarah?. @teguh

Tags: ASEANAustraliaFinalGarudaGolNasionalNonthaburi HallPelatihPenaltiPower Play

Kamu Melewatkan Ini

Nama Jampidsus Disebut, Febrie Pertanyakan Kaitannya dengan Blackout PLN

Nama Jampidsus Disebut, Febrie Pertanyakan Kaitannya dengan Blackout PLN

by Tabooo
Juli 11, 2026

Nama Jampidsus Febrie Adriansyah ikut disebut dalam pusaran pengusutan dugaan korupsi BUMN. Ia mempertanyakan kaitannya dengan kasus blackout PLN yang...

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

Next Post
Suara Kamu Akhirnya Jelas Tapi Ironisnya, Cuma di WhatsApp

Suara Kamu Akhirnya Jelas Tapi Ironisnya, Cuma di WhatsApp

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id