Minggu, November 8, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
RADIO
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pernikahan Berujung Duka: Preman Bunuh Ayah Pengantin di Purwakarta

by dimas
April 6, 2026
in Kriminal, Reality
A A
Home Reality Kriminal

Tabooo.id: Kriminal – Pesta pernikahan seharusnya jadi momen bahagia. Namun di Purwakarta, kebahagiaan itu berubah jadi duka dalam hitungan menit.

Dadang (58), warga Kampung Cikumpay, Desa Kertamukti, tewas setelah sekelompok orang yang diduga preman menganiayanya di acara pernikahan putrinya, pada Sabtu (4/4/2026).

Peristiwa ini bukan sekadar kriminal biasa.
Kasus ini membuka luka lama: premanisme yang terus hidup di tengah masyarakat.

Diperas, Ditolak, Lalu Dihabisi

Sekitar 10 orang pelaku datang ke lokasi hajatan pada siang hari. Mereka tidak sekadar hadir, tetapi memaksa meminta uang dari pihak keluarga.

Awalnya, keluarga sudah memberikan Rp100.000. Namun, para pelaku kembali datang dan meminta Rp500.000.

Ketika Dadang menolak, situasi langsung memanas.
Para pelaku kemudian memukul korban menggunakan bambu sepanjang sekitar 35 sentimeter.

Pukulan itu tidak berhenti di satu titik.
Mereka terus menghajar korban di halaman rumahnya hingga Dadang tak sadarkan diri.

Keluarga langsung membawa korban ke RS Bhakti Husada. Namun, nyawa Dadang tidak tertolong. Ia meninggal dunia sekitar pukul 15.20 WIB.

Polisi Bergerak, Pelaku Masih Buron

Hingga kini, polisi masih memburu para pelaku. Aparat telah memeriksa empat saksi dan menyita barang bukti berupa bambu yang digunakan dalam penganiayaan.

Kepala Seksi Humas Polres Purwakarta, Ajun Komisaris Enjang Sukandi, menegaskan bahwa pelaku lebih dari dua orang dan proses penyelidikan masih berjalan.

Di sisi lain, Polda Jawa Barat memberi perhatian khusus pada kasus ini.
Kapolda Jabar, Inspektur Jenderal Rudi Setiawan, langsung memerintahkan penangkapan cepat terhadap para pelaku.

Namun, satu pertanyaan masih menggantung:
kenapa kejadian seperti ini terus berulang?

DPRD: Negara Harus Hadir, Bukan Diam

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Zaini Shofari, mengecam keras aksi tersebut. Ia menilai negara tidak boleh kalah oleh premanisme.

“Saya meminta kejadian ini jadi yang terakhir. Tidak boleh ada premanisme di kota maupun desa,” tegasnya.

Ia juga mendesak aparat kepolisian memberi hukuman berat agar menimbulkan efek jera.

Selain itu, ia meminta kepala daerah lebih aktif turun ke lapangan. Menurutnya, pendekatan seperti yang dilakukan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi perlu ditiru.

“Para bupati dan wali kota harus proaktif. Jangan tunggu korban berikutnya,” ujarnya.

Premanisme: Masalah Lama yang Tak Pernah Tuntas

Kasus ini bukan yang pertama.
Premanisme dengan modus “minta jatah” di acara warga sudah lama terjadi.

Namun, yang membuat kasus ini berbeda adalah ujungnya: kematian.

Dari sekadar pungutan liar, situasi berubah menjadi kekerasan brutal.
Dari tekanan sosial, berakhir menjadi kehilangan nyawa.

Masalahnya sederhana tapi serius:
premanisme tumbuh karena ada ruang, dan ruang itu belum benar-benar ditutup.

Penutup: Siapa Melindungi Warga?

Dadang datang ke pernikahan anaknya sebagai seorang ayah.
Ia pulang sebagai korban kekerasan.

Kematian ini menyisakan satu pertanyaan besar kalau warga harus berhadapan sendiri dengan preman, lalu di mana negara?

Karena pada akhirnya, rasa aman bukan sekadar janji.
Ia harus terasa bahkan di hari paling bahagia sekalipun. @dimas

Tags: jawa baratKeamanan NegarakekerasanKriminalPolisiPungliPurwakarta

Kamu Melewatkan Ini

Polisi Tambah Saksi Kasus Warung Mie Babi Sukoharjo

Mantan Napi Terorisme Diduga Penggerak Pembakaran Warung Mi Babi

by dimas
November 7, 2026

Mantan Napi Terorisme Diduga Penggerak Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo. Polisi mengungkap dugaan perannya dalam aksi tersebut. Tabooo.id -...

Dua Tersangka Pembakaran Warung Mi dan Babi Sukoharjo, Satu DPO

Dua Tersangka Pembakaran Warung Mi dan Babi Sukoharjo, Satu DPO

by dimas
Oktober 31, 2026

Polisi menetapkan dua tersangka dalam kasus pembakaran warung Mi dan Babi di Sukoharjo. Satu tersangka telah ditahan, sementara lainnya masuk...

Ibu dan Anak Dibunuh di Madiun, Keluarga Tuntut Hukuman Mati

Ibu dan Anak Dibunuh di Madiun, Keluarga Tuntut Hukuman Mati

by dimas
Oktober 27, 2026

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun memasuki tahap pendalaman. Polisi menelusuri bukti, sementara keluarga korban menuntut hukuman mati bagi...

◉
TABOOO RADIOVERSE
SATU BUMI · RIBUAN FREKUENSI
RADIO ONLINE
Dimulai dari Indonesia, jelajahi seluruh dunia
Menyiapkan peta dunia…
Putar bumi · Klik titik kota · Dengarkan radio
🌏 INDONESIA FOCUS
JELAJAHI SUARA DUNIA

Temukan frekuensimu.

Pilih kota, lalu dengarkan siarannya.

⌕

Radio pilihan

— stasiun
Memuat direktori radio…
1 / 1
♫
SIAP MENDENGARKAN
Pilih stasiun radio
Jelajahi frekuensi dari seluruh dunia
◖))
Belum ada siaran
Powered by TABOOO · Radioverse v1.2Audio disiarkan oleh stasiun pihak ketiga · Radio Browser · Peta © OpenStreetMap

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
    • Pattern
  • Figures
  • Radioverse

© 2026 Tabooo.id