Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Konser Dibatalkan Sepihak, Siapa Berani Tanggung Jawab?

by eko
Mei 8, 2026
in Culture, Musik
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Musik – Kamu sudah beli tiket, pesan hotel, bahkan ambil cuti lalu konser tiba-tiba batal. Rasanya pasti kesal. Namun bagi Iga Massardi, ini bukan hal sepele. Ia melihatnya sebagai masalah tanggung jawab.

Vokalis Barasuara itu langsung buka suara. Ia menanggapi keputusan promotor yang membatalkan penampilan mereka di Riang Gembira Festival. Acara itu seharusnya berlangsung Sabtu (28/3/2026) di Yogyakarta. Namun, promotor tiba-tiba menghentikan semuanya.

Fans Sudah Niat, Tapi Pulang Kecewa

Sejak awal, banyak penonton menyusun rencana. Mereka membeli tiket lebih dulu, lalu mengamankan hotel dan transportasi. Biayanya jelas tidak sedikit.

Sebagian fans bahkan rela mengambil cuti kerja. Mereka ingin hadir dan menikmati konser. Dengan begitu, mereka mengorbankan waktu, tenaga, dan uang sekaligus.

“Ini bukan cuma soal acara batal,” ujar Iga.

Ini Belum Selesai

Banteng Terakhir Kesultanan Yogyakarta: Kisah Raden Ronggo dari Madiun

Film Pendek Bukan Soal Gaya, Tapi Cara Membaca Realitas

Akibatnya, penonton tidak hanya kehilangan konser. Mereka juga kehilangan momen yang sudah lama mereka tunggu.

Promotor Disentil Keras

Tanpa berputar-putar, Iga langsung menyoroti kesiapan promotor. Menurutnya, penyelenggara harus memastikan semua hal sebelum menjual acara.

Jika belum siap, mereka seharusnya menunda rencana. Sebaliknya, keputusan untuk tetap jalan justru merugikan banyak pihak.

“Jangan asal bikin event lalu merusak rencana banyak orang,” tegasnya.

Ia juga menilai tindakan ini tidak adil. Bahkan, ia menyebutnya sebagai kelalaian serius.

Efek Domino: Semua Kena

Masalah ini tidak berhenti di penonton. Di sisi lain, vendor sudah menyiapkan kebutuhan acara. Sementara itu, artis telah mengatur jadwal. Tim produksi juga bekerja sejak awal.

Namun, saat acara batal, semua usaha itu langsung hilang. Tidak ada panggung. Tidak ada penonton. Tidak ada hasil.

Karena itu, festival gagal seperti ini bisa merusak ekosistem musik. Kepercayaan publik menurun. Minat datang ke acara lain ikut melemah.

Harapan untuk Industri Musik

Meski kecewa, Iga tetap memberi apresiasi. Ia menghargai penyelenggara yang bekerja profesional.

Di saat yang sama, ia berharap pihak yang tidak serius bisa tersingkir. Dengan begitu, industri musik tetap sehat.

“Semoga yang tidak bertanggung jawab pelan-pelan hilang,” ujarnya.

Hiburan Butuh Tanggung Jawab

Pada akhirnya, kasus ini memberi pelajaran. Hiburan bukan sekadar senang-senang. Ada kerja keras dan kepercayaan di baliknya.

Jika seseorang melanggar komitmen, publik pasti ragu.

Jadi, setelah kejadian ini, kamu masih berani beli tiket konser lagi?

Tags: Konser

Kamu Melewatkan Ini

Bagi Raisa, Musik Bukan Sekadar Karier tapi Ruang Penyembuhan

Bagi Raisa, Musik Bukan Sekadar Karier tapi Ruang Penyembuhan

by eko
Mei 8, 2026

Tabooo.id: Musik - Siapa bilang konser cuma tempat nyanyi bareng dan upload Insta Story? Kadang, panggung juga bisa berubah jadi...

12 Tahun Prambanan Jazz: MLTR dan NIKI Satukan Tiga Generasi di Panggung

12 Tahun Prambanan Jazz: MLTR dan NIKI Satukan Tiga Generasi di Panggung

by eko
Mei 8, 2026

Tabooo.id: Musik - Memasuki tahun ke-12, Prambanan Jazz Festival kembali membawa kabar yang membuat penggemar musik antusias. Setelah panitia menetapkan...

Setelah 20 Tahun Berkarier, Sammy Siap Tuntaskan Mimpi di Konser 20SSS

Setelah 20 Tahun Berkarier, Sammy Siap Tuntaskan Mimpi di Konser 20SSS

by eko
Mei 8, 2026

Tabooo.id: Musik - Sammy Simorangkir menghadirkan konsep baru dalam konser perayaan 20 tahun kariernya. Ia merancang malam yang hangat, intim,...

Next Post
Pertamax Naik Tapi Produk Lain Turun: Ini BBM atau Ular Tangga

Pertamax Naik Tapi Produk Lain Turun: Ini BBM atau Ular Tangga

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id