Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

PSSI Awards 2026: Kenapa Jay Idzes Justru Paling Layak?

by teguh
Maret 28, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Sorotan lampu, tepuk tangan, dan satu nama yang akhirnya berdiri paling tinggi Jay Idzes. Di tengah gegap gempita PSSI Awards 2026, Sabtu (28/03/2026), bek yang biasanya bekerja dalam diam itu justru jadi pusat perhatian. Bukan karena gol, melainkan konsistensi yang selama ini luput dari sorotan.

Jay Idzes resmi menyabet Men’s Player of The Year, mengungguli nama-nama seperti Rizky Ridho, Calvin Verdonk, Kevin Diks, hingga Yakob Sayuri. Ini bukan sekadar kemenangan individu. Lebih dari itu, ada pengakuan bahwa peran pemain belakang kini tak lagi dipandang sebelah mata.

Menang Tanpa Sensasi, Tapi Penuh Dampak

Dalam sepak bola modern yang sering memuja pencetak gol, kemenangan Idzes terasa seperti anomali yang menyegarkan. Ia bukan tipe pemain yang viral tiap pekan. Namun justru dari kestabilan itulah nilai utamanya lahir tenang, disiplin, dan minim kesalahan.

Penghargaan PT Freeport Indonesia Men’s Player of The Year yang ia raih menjadi simbol perubahan cara pandang. Kontribusi tak lagi diukur dari sorotan semata, tapi dari dampak nyata di lapangan.

Di sisi lain, dinamika nominasi sempat memunculkan keunikan tersendiri. Daftar pemain yang masuk menunjukkan betapa fleksibelnya peran dalam sepak bola modern batas posisi makin kabur, kualitas jadi ukuran utama.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

PSSI Awards 2026: Kenapa Jay Idzes Justru Paling Layak?
Jay Idzes Kapten Sekaligus Benteng Kokoh Pertahanan Timnas Indonesia

Dari Laga Panas ke Malam Penghargaan

Sehari sebelum malam penghargaan, Idzes baru saja tampil solid saat Timnas Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Performa itu seperti penegasan: trofi ini datang dengan alasan yang jelas.

Saat menerima penghargaan, ia tetap rendah hati. “Sungguh terhormat mendapatkan penghargaan ini. Terima kasih kepada Erick Thohir, tim, dan semua yang bekerja di belakang layar.”

Ucapan itu terdengar sederhana, tapi penuh makna. Ia juga menegaskan peran keluarga dan rekan setim sebagai fondasi perjalanan kariernya.

Ratusan Ribu Suara, Satu Arah Baru

Antusiasme publik jadi cerita lain yang tak kalah penting. Lebih dari 790.000 suara masuk selama periode voting Januari hingga Maret.

Partisipasi ini menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia bukan lagi milik federasi semata. Ada keterlibatan emosional dari fans dari voting online hingga titik offline seperti MRT Jakarta dan Garuda Official Store.

Dengan visi “Garuda Mendunia”, PSSI Awards berubah jadi lebih dari sekadar seremoni. Ini adalah panggung kolektif, tempat publik ikut menentukan arah cerita.

Lebih dari Trofi: Soal Cara Kita Menghargai Proses

Kemenangan Jay Idzes bukan hanya soal satu nama di atas panggung. Ada pesan yang lebih dalam di baliknya.

Peran pemain bertahan kini mendapat tempat yang layak. Kerja sunyi mulai dihargai setara dengan aksi spektakuler.
Sepak bola Indonesia perlahan belajar melihat proses, bukan hanya hasil. Di tengah dunia yang serba instan, cerita seperti ini terasa relevan.

Karena pada akhirnya, yang paling konsisten sering kali bukan yang paling ramai dibicarakan melainkan yang paling siap saat momen datang.

Lalu, kalau sepak bola saja mulai menghargai proses, kita masih mau terjebak pada hasil semata?. @teguh

Tags: FansJay IdzeskarierKonsistensipenghargaanPSSI Awards 2026Sosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

by jeje
Mei 24, 2026

Lucu, ya. Kita hidup di zaman ketika semua orang tampak marah. Timeline penuh kritik. Warung kopi berubah jadi ruang debat...

Socrates Tidak Mati, Kita yang Berhenti Bertanya

Filsafat Socrates: Mengapa Berpikir Kritis Semakin Langka di Era Digital

by jeje
Mei 22, 2026

Ada sesuatu yang terasa janggal di zaman ini. Informasi datang tanpa henti. Namun, manusia justru semakin sulit membedakan mana pengetahuan...

“Jangan Kau Minta Saja Terus”: Pesan Prabowo ke Buruh Bikin Publik Terbelah

“Jangan Kau Minta Saja Terus”: Pesan Prabowo ke Buruh Bikin Publik Terbelah

by jeje
Mei 20, 2026

Buruh diminta jangan terlalu banyak menuntut. Pengusaha jangan diperas. Itulah pesan blak-blakan Presiden Prabowo Subianto saat berbicara di Rapat Paripurna...

Next Post
Capek Perang, Istirahat Sebentar: AS dan Iran Mau duduk bareng

Capek Perang, Istirahat Sebentar: AS dan Iran Mau duduk bareng

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id