• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Minggu, Maret 29, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Ruang Aman yang Dikhianati: Kasus Pemerkosaan Guncang Pariwisata Bali

Maret 27, 2026
in News, Regional
A A
Ruang Aman yang Dikhianati: Kasus Pemerkosaan Guncang Pariwisata Bali

Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman bersama Kombes Pol Aria Sandy menyampaikan pengungkapan kasus kekerasan seksual terhadap turis perempuan di Mapolda Bali, Jumat (27/3/2026). (Foto istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Kekerasan seksual kembali mencoreng wajah pariwisata Bali. Seorang perempuan warga negara Australia berinisial KN (22) menjadi korban pemerkosaan di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Seminyak, Kuta, Kabupaten Badung, pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 04.00 Wita.

Peristiwa itu terjadi di ruang yang seharusnya aman: kamar mandi perempuan. Namun justru di titik itu, rasa aman runtuh.

Dari Minta Bantuan, Berujung Kekerasan

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban hendak pulang setelah menghabiskan waktu di tempat hiburan. Ia lalu menyadari barang miliknya tertinggal.

RelatedPosts

Dari Kampung ke Kota, Arus Balik Kedua Siap Uji Ketahanan Jalan

Arus Balik Ketapang–Gilimanuk Naik, Tapi 71 Persen Kendaraan Masih Tertahan di Jawa

Korban meminta bantuan seorang petugas keamanan berinisial ABM (29), yang saat itu sedang bertugas di lokasi. Pelaku kemudian mengantar korban kembali ke area dalam, menuju kamar mandi perempuan tempat barang itu tertinggal.

Alih-alih memastikan keamanan, pelaku justru memanfaatkan situasi. Di ruang tertutup itu, ia diduga melakukan kekerasan seksual yang kemudian berlanjut hingga pemerkosaan.

“Korban segera melapor. Kami langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku,” ujar Gede Adhi dalam konferensi pers di Mapolda Bali, Jumat (27/3/2026).

Polisi Bergerak Cepat, Pelaku Ditangkap

Polisi menelusuri laporan korban dan mengumpulkan keterangan saksi serta alat bukti. Dalam waktu singkat, tim menangkap pelaku di kediamannya di Denpasar Barat pada Kamis (26/3/2026).

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Polisi pun menjeratnya dengan Pasal 6 huruf a Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Kasus ini menambah daftar kekerasan seksual yang melibatkan wisatawan asing di Bali dalam waktu berdekatan.

Rangkaian Kasus, Kepercayaan yang Tergerus

Sehari sebelumnya, seorang turis asal China berinisial RF (22) juga melaporkan dugaan pemerkosaan di kawasan Pecatu, Kuta Selatan. Peristiwa itu terjadi pada waktu yang hampir sama dini hari setelah korban pulang dari tempat hiburan.

Dalam kasus tersebut, korban berada dalam kondisi rentan. Polisi kini masih menyelidiki laporan dengan nomor LP/B/264/III/2026/SPKT/POLDA BALI.

Dua kasus dalam dua hari bukan sekadar kebetulan. Ini menandakan celah serius dalam sistem keamanan, terutama di ruang-ruang wisata malam yang selama ini menjadi magnet turis.

Siapa yang Paling Terdampak

Korban tentu menanggung trauma paling dalam. Namun dampaknya tidak berhenti di sana. Industri pariwisata Bali yang bergantung pada rasa aman ikut terpukul.

Wisatawan perempuan, baik asing maupun domestik, menjadi kelompok paling rentan. Sementara pelaku usaha pariwisata menghadapi ancaman turunnya kepercayaan global.

Di sisi lain, aparat dan pengelola tempat hiburan kini berada di bawah sorotan tajam: sejauh mana mereka benar-benar menjamin keamanan pengunjung?

Bali selama ini menjual keindahan dan keramahan. Namun ketika ruang aman berubah menjadi ruang ancaman, yang dipertaruhkan bukan hanya citra melainkan kepercayaan yang sulit dipulihkan. @dimas

Tags: AmanbaliDarurathukumKeamananKrisisLindungiPariwisataperempuanRentanRuang AmanStop KekerasanTegasterancamTercorengTuriswisata

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Ketika Surga Wisata Menjadi Tempat Kriminalitas

    Ketika Surga Wisata Menjadi Tempat Kriminalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usai Tusuk WNA di Bali, 2 Pelaku Ini Jadi Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penyaliban: Fakta Medis yang Jarang Dibahas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perang Memanas, Energi Menipis, Rakyat yang Menangis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa Indonesia “Resmi” di Vatikan? Cek Faktanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.