• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Jumat, Maret 27, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

KRI Prabu Siliwangi Masuk Surabaya: Kekuatan Baru atau Sinyal Laut Makin Memanas?

Maret 27, 2026
in Nasional, News
A A
KRI Prabu Siliwangi Masuk Surabaya: Kekuatan Baru atau Sinyal Laut Makin Memanas?

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali diatas KRI Prabu Siliwangi-321 Yang akan bermarkas di Koarmada II, Surabaya. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (26/03/2026), jadi titik awal cerita baru bagi kekuatan laut Indonesia. Muhammad Ali langsung mengumumkan keputusan penting KRI Prabu Siliwangi-321 akan bermarkas di Koarmada II, Surabaya.

Langkah ini bukan sekadar penempatan kapal. Lebih dari itu, keputusan tersebut mengubah peta distribusi kekuatan TNI Angkatan Laut secara signifikan.

RelatedPosts

Arus Balik Ketapang–Gilimanuk Naik, Tapi 71 Persen Kendaraan Masih Tertahan di Jawa

Mutasi Elite TNI Bergerak: Regenerasi atau Sekadar Rotasi Kekuasaan?

Kapal Besar, Ambisi Lebih Besar

KRI Prabu Siliwangi-321 langsung menarik perhatian karena dimensinya. Panjang kapal mencapai 143 meter dengan lebar 16,5 meter, menjadikannya salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.

Selain ukuran, kekuatan tempur juga jadi sorotan. Kapal ini membawa meriam utama OTO Melara 127 mm, sistem pertahanan udara 76 mm Strales, hingga 16 peluncur rudal vertikal. Tak berhenti di situ, rudal Teseo Mk-2E dan torpedo antikapal selam ikut melengkapi daya gempurnya.

Kombinasi ini membuat kapal mampu menjalankan banyak peran sekaligus. Mulai dari patroli, peperangan laut, hingga misi kemanusiaan, semuanya bisa dijalankan dalam satu platform.

Kenapa Harus Surabaya?

Pemilihan Koarmada II di Surabaya bukan keputusan acak. Fasilitas pangkalan di wilayah ini jauh lebih lengkap, mulai dari dukungan logistik hingga kesiapan operasional.

Di sisi lain, penempatan ini memicu efek lanjutan. TNI AL akan menggeser sejumlah kapal lama dari Koarmada II ke wilayah lain seperti Koarmada I dan III. Dengan cara ini, distribusi kekuatan menjadi lebih merata.

Artinya, bukan hanya menambah armada baru, tetapi juga merapikan strategi penempatan yang sudah ada.

Dampak Nyata di Lapangan

Bagi TNI AL, kehadiran kapal ini jelas meningkatkan daya gentar. Sistem sensor yang lebih canggih memungkinkan deteksi ancaman lebih cepat, sementara persenjataan modern memperkuat respons tempur.

Di kawasan, pesan yang muncul juga tidak sederhana. Negara-negara seperti Australia, Singapura, dan Vietnam kini melihat Indonesia dengan kapasitas maritim yang semakin serius.

Namun demikian, peningkatan ini juga bisa memicu dinamika baru. Ketika satu negara memperkuat armadanya, negara lain sering kali ikut merespons.

Lebih dari Sekadar Alutsista

Menariknya, KRI Prabu Siliwangi tidak hanya berfungsi sebagai kapal tempur. Kapal ini juga dirancang untuk misi non-militer seperti bantuan bencana dan diplomasi.

Selama perjalanan dari Italia menuju Indonesia, kapal ini sempat singgah di Maroko dan Nigeria. Kru memanfaatkan momen tersebut untuk menjalin hubungan internasional melalui kunjungan resmi.

Dengan kata lain, kapal ini juga berperan sebagai simbol kehadiran Indonesia di panggung global.

Uji Nyali di Laut

Perjalanan panjang menuju Tanah Air tidak dilewati begitu saja. Selama pelayaran, kru langsung menguji kemampuan tempur kapal, termasuk penembakan meriam 127 mm.

Momen ini menjadi tonggak penting. TNI AL kini mulai mengoperasikan meriam kaliber besar secara aktif, sesuatu yang sebelumnya belum pernah dilakukan dalam skala ini.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa modernisasi tidak hanya berhenti pada pembelian, tetapi juga pada kesiapan operasional nyata.

Refleksi: Kekuatan atau Pesan?

Kehadiran KRI Prabu Siliwangi jelas memperkuat posisi Indonesia di laut. Armada bertambah, kemampuan meningkat, dan jangkauan operasi makin luas.

Di balik itu, tersimpan pesan yang lebih dalam. Indonesia ingin menunjukkan kesiapan menjaga wilayahnya sekaligus menegaskan posisi di kawasan.

Kini pertanyaannya bukan lagi soal besar atau canggihnya kapal. Yang lebih penting, bagaimana kekuatan ini digunakan.

Karena di dunia maritim, satu kapal baru bisa berarti dua hal perlindungan yang lebih kuat atau tanda bahwa kompetisi di laut semakin panas. @teguh

Tags: AlutsistaAnti Kapal SelamAsia TenggaradiplomasiKasalKoarmada I dan IIIKoarmada IIKRI Prabu SiliwangiMaritimMeriam OTO MelaraMisiPatroliRudalStrategisurabayaTNI ALTorpedo

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Bersua Sang Raja: Momen Langka Warga Bisa Bertatap Langsung dengan Raja Surakarta

    Bersua Sang Raja: Momen Langka Warga Bisa Bertatap Langsung dengan Raja Surakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bersua Sang Raja: No Jeans, No Kaos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arus Balik Ketapang–Gilimanuk Naik, Tapi 71 Persen Kendaraan Masih Tertahan di Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KRI Prabu Siliwangi Masuk Surabaya: Kekuatan Baru atau Sinyal Laut Makin Memanas?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mutasi Elite TNI Bergerak: Regenerasi atau Sekadar Rotasi Kekuasaan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.