Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Di Balik Kelancaran Mudik Lebaran, Nyawa Petugas Jadi Taruhan

by dimas
Maret 25, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali berduka di tengah Operasi Ketupat Progo 2026. Iptu Noer Ali yang juga dikenal sebagai Iptu Nur Alim meninggal dunia saat menjalankan tugas sebagai Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) di kawasan Tugu Yogyakarta, Rabu (25/3/2026).

Ia tiba-tiba jatuh pingsan di lokasi sekitar pukul 11.40 WIB ketika masih aktif mengatur arus lalu lintas dan pengamanan kawasan. Petugas di lapangan segera memberikan pertolongan, namun kondisinya tidak tertolong.

“Iya benar (meninggal) siang ini, saya masih di lokasi,” ujar Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Ipda R Anton Budi Susilo.

Kelelahan Diduga Jadi Pemicu

Pihak kepolisian mengarah pada dugaan kelelahan sebagai pemicu utama. Hingga saat ini, tim belum merilis hasil medis resmi, tetapi indikasi kelelahan muncul kuat dari kondisi di lapangan.

“Beliau diketahui pingsan itu jam 11.40 WIB. Kami menduga beliau kelelahan saat bertugas, dan mungkin ada faktor kesehatan,” jelas Anton.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Selama Operasi Ketupat, personel menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat. Mereka harus menjaga ritme kerja tinggi, terutama di titik-titik padat seperti kawasan wisata dan jalur utama.

Memimpin di Titik Tersibuk Jogja

Sehari-hari, Iptu Noer Ali menjabat sebagai Kanitlantas Polsek Gedongtengen. Dalam operasi tahun ini, ia memimpin langsung pengamanan di kawasan Tugu Jogja salah satu simpul terpadat selama arus mudik dan libur Lebaran.

Ia mengatur lalu lintas, mengoordinasikan personel, dan memastikan keamanan pengunjung yang terus berdatangan. Ia menjalankan semua itu dengan intensitas tinggi dan waktu kerja panjang.

Sebagai Kapospam, ia tetap siaga hampir tanpa jeda. Ia mengikuti dinamika arus kendaraan yang terus bergerak sepanjang hari.

Ribuan Personel Tetap Siaga

Operasi Ketupat Progo 2026 masih berlangsung hingga kini. Ribuan personel gabungan berjaga di berbagai titik strategis di Yogyakarta, termasuk kawasan Malioboro, Tugu, dan pusat kota.

Mereka mengatur arus kendaraan, mencegah kemacetan, dan menjaga keamanan masyarakat selama periode mudik dan libur panjang.

Namun tekanan kerja tetap tinggi. Personel di lapangan menjalani jam kerja panjang dengan waktu istirahat terbatas, terutama di lokasi yang terus dipadati wisatawan.

Alarm di Balik Kelancaran Mudik

Peristiwa ini menunjukkan sisi lain dari pengamanan mudik. Masyarakat menikmati perjalanan yang lebih lancar dan aman. Di sisi lain, aparat di lapangan menghadapi risiko kelelahan yang nyata.

Kapospam di titik rawan menjadi kelompok yang paling terdampak. Mereka memikul tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas di tengah tekanan tinggi.

Kematian Iptu Noer Ali menjadi pengingat bahwa sistem pengamanan tidak hanya bergantung pada jumlah personel, tetapi juga pada kondisi fisik dan batas manusia.

Refleksi: Siapa Menjaga Para Penjaga?

Operasi Ketupat selalu menampilkan kesiapan negara dalam mengawal arus mudik. Namun peristiwa ini memunculkan pertanyaan penting.

Jika kelancaran publik bergantung pada kerja tanpa henti aparat di lapangan, lalu siapa yang menjaga mereka?

Di tengah pujian atas mudik yang tertib, satu sindiran halus muncul: sistem berjalan rapi selama ada yang terus kuat menahannya. @dimas

Tags: 2026DukaGugurJogjaLapanganlebaranMudikPetugasPolriRealita

Kamu Melewatkan Ini

Sertifikasi Naik, Tekanan Ikut Naik: Kisah Sunyi di Balik Profesi Guru

Sertifikasi Naik, Tekanan Ikut Naik: Kisah Sunyi di Balik Profesi Guru

by teguh
Mei 2, 2026

Pagi itu, di sebuah ruang kelas sederhana pada masa awal kemerdekaan, seorang guru berdiri tanpa seragam resmi, tanpa tunjangan, bahkan...

Pungli di Balik Jeruji: Oknum Lapas Blitar Jual “Sel Nyaman” Rp180 Juta

Pungli di Balik Jeruji: Oknum Lapas Blitar Jual “Sel Nyaman” Rp180 Juta

by teguh
April 30, 2026

Penjara seharusnya membatasi, bukan memberi privilese. Namun di Lapas Kelas IIB Blitar, oknum petugas justru membuka “akses nyaman” bagi tahanan...

Tongseng Ayam Bantul: Enak di Lidah, Kejam di Balik Layar

Tongseng Ayam Bantul: Enak di Lidah, Kejam di Balik Layar

by Anisa
Mei 8, 2026

Sepiring tongseng ayam Bantul tampak sederhana: kuah pekat, aroma arang, rasa manis gurih yang bikin orang rela antre. Namun, di...

Next Post
Pengamen Jalanan: Korban Sistem atau Pilihan yang Dipelihara?

Pengamen Jalanan: Korban Sistem atau Pilihan yang Dipelihara?

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id