Selasa, Juni 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

IDC Sebut Krisis RAM Era Laptop Murah Diperkirakan Berakhir

by teguh
Mei 8, 2026
in Reality, Teknologi
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Teknologi – Pernah tidak kamu merasa harga laptop sekarang terasa makin mahal? Padahal dulu, banyak orang bisa membeli laptop entry-level untuk sekadar mengerjakan tugas kuliah, kerja ringan, atau menonton film. Bahkan beberapa tahun lalu, laptop murah sering menjadi “senjata wajib” mahasiswa baru. Namun sekarang situasinya mulai berubah.

Laporan terbaru dari International Data Corporation (IDC) menunjukkan bahwa pasar komputer global sedang menghadapi tekanan serius. Dalam laporan Worldwide Quarterly Personal Computing Device Tracker, IDC memperkirakan pengiriman PC global akan turun sekitar 11,3 persen pada 2026.

Angka ini jauh lebih dalam dibandingkan prediksi sebelumnya yang hanya memperkirakan penurunan sekitar 2,4 persen. Artinya, industri komputer sedang menghadapi fase yang tidak mudah.

PC dan Tablet Sama-Sama Melambat

Penurunan tidak hanya terjadi pada komputer pribadi. Pasar tablet juga menghadapi situasi serupa. IDC memperkirakan pengiriman tablet global akan turun sekitar 7,6 persen pada 2026.

Beberapa faktor mendorong perubahan ini:

Ini Belum Selesai

Danantara Libatkan KPK Sebelum Hilirisasi Dimulai, Tata Kelola Jadi Sorotan

Beras Sulit Laku, Mentan Bicara Produksi Melimpah, Pedagang Soroti Daya Beli

Pertama adalah kelangkaan memori RAM, komponen penting yang menentukan performa perangkat.

Kedua adalah kenaikan harga komponen elektronik secara global.

Selain itu, rantai pasok teknologi juga masih terganggu oleh berbagai faktor industri dan geopolitik.

Menurut Ryan Reith, Group Vice President Devices and Consumer di IDC, industri teknologi masih menghadapi tekanan yang sulit dikendalikan.

Konflik geopolitik, gangguan produksi komponen, hingga perubahan ekonomi global ikut memperumit situasi pasar perangkat komputer.

Ketika semua faktor itu terjadi secara bersamaan, pasar teknologi bisa mengalami guncangan besar.

Harga Naik, Nilai Pasar Justru Bertambah

Menariknya, meskipun jumlah pengiriman perangkat menurun, nilai pasar komputer justru masih bisa tumbuh.

IDC memperkirakan nilai pasar PC global akan meningkat sekitar 1,6 persen hingga mencapai 274 miliar dollar AS pada 2026.

Pasar tablet juga diperkirakan mengalami kenaikan nilai sekitar 3,9 persen hingga mencapai 66,8 miliar dollar AS. Kenapa bisa begitu? Jawabannya sederhana harga perangkat naik.

Research Manager IDC Worldwide Mobile Device Trackers, Jitesh Ubrani, mengatakan kenaikan harga komponen mengubah keseimbangan pasar perangkat komputasi.

Dengan kata lain, era laptop super murah kemungkinan sudah mulai berakhir.

Laptop Murah Mungkin Jadi Nostalgia

Selama bertahun-tahun, laptop entry-level menjadi pintu masuk banyak orang ke dunia digital.

Mahasiswa membeli laptop murah untuk mengerjakan skripsi. Freelancer menggunakannya untuk bekerja dari rumah. Banyak keluarga juga mengandalkannya untuk kebutuhan belajar anak. Namun sekarang produsen harus menghadapi realitas baru.

Kelangkaan memori diperkirakan masih akan berlangsung hingga 2027. Harga komponen kemungkinan baru akan stabil kembali sekitar 2028 hingga 2030.

Bahkan ketika harga mulai stabil, perangkat kemungkinan tidak akan kembali ke level harga lama.

Artinya, pasar komputer sedang menuju “normal baru” harga perangkat lebih tinggi dan permintaan mungkin tidak sekuat dulu.

Strategi Baru Produsen Teknologi

Menghadapi kondisi ini, produsen komputer mulai menyesuaikan strategi mereka.

Beberapa langkah yang kemungkinan dilakukan antara lain:

  • memperkuat rantai pasok komponen
  • mencari sumber komponen alternatif
  • menyesuaikan spesifikasi perangkat agar harga tetap terjangkau

Strategi tersebut bisa mengubah desain laptop di masa depan.

Beberapa perangkat mungkin hadir dengan spesifikasi lebih sederhana, tetapi tetap fokus pada efisiensi dan kebutuhan utama pengguna.

Kenapa Ini Penting untuk Generasi Digital?

Bagi generasi Gen Z dan milenial, laptop bukan sekadar gadget. Perangkat ini menjadi alat kerja, ruang belajar, bahkan tempat mengekspresikan kreativitas.

Mulai dari desain grafis, coding, editing video, hingga streaming semuanya bergantung pada perangkat komputasi. Ketika harga perangkat naik, akses teknologi bisa menjadi tantangan baru.

Hal ini bisa memperlebar jarak digital antara mereka yang mampu membeli perangkat terbaru dan mereka yang harus bertahan dengan perangkat lama.

Jadi, Apa Dampaknya Buat Kamu?

Perubahan di pasar PC sebenarnya mencerminkan sesuatu yang lebih besar.

Teknologi yang dulu terasa semakin murah kini mulai memasuki fase baru lebih mahal, tetapi juga lebih penting dalam kehidupan sehari-hari.

Situasi ini mungkin membuat banyak orang lebih selektif ketika membeli perangkat.

Alih-alih mengganti laptop setiap beberapa tahun, sebagian orang mungkin akan memilih merawat perangkat lama lebih lama.

Di sisi lain, tren ini juga mengingatkan kita pada satu hal sederhana.

Di era digital, perangkat seperti laptop bukan lagi sekadar barang elektronik. Ia sudah menjadi alat utama untuk belajar, bekerja, dan membangun masa depan.

Dan mungkin itulah pertanyaan yang perlu kita pikirkan sekaran Jika laptop semakin mahal, seberapa penting perangkat itu dalam hidup digital kita?. @teguh

Tags: elektronikGeopolitikGlobalIndustriKomponenKrisis GlobalLaptopPasarPCPerformaProdusenRAM

Kamu Melewatkan Ini

Pemerintah Janji Redam PHK, Tapi Industri Sudah Kehilangan Napas

Pemerintah Janji Redam PHK, Tapi Industri Sudah Kehilangan Napas

by teguh
Juni 28, 2026

Langit di Timur Tengah mungkin terasa sangat jauh dari kawasan industri di Indonesia. Namun setiap ledakan yang mengguncang wilayah itu...

Kaya di Atas Peta, Miskin di Dalam Realitas

Kaya di Atas Peta, Miskin di Dalam Realitas

by Anisa
Juni 14, 2026

Kaya di Atas Peta, tetapi tidak selalu terasa di kehidupan sehari-hari. Indonesia memiliki tanah yang subur, sumber daya alam yang...

Dua Musuh, Satu Kepentingan

Dua Musuh, Satu Kepentingan

by dimas
Juni 7, 2026

Di balik ancaman dan negosiasi yang tak berujung, AS dan Iran ternyata terjebak dalam kepentingan yang sama: sama-sama membutuhkan lawannya...

Next Post
Menunggu Ombak: Pelajaran Sunyi dari Senja dan Sebuah Organisasi

Menunggu Ombak: Pelajaran Sunyi dari Senja dan Sebuah Organisasi

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id