Tabooo.id : Talk – Menjelang Kongres Partai Demokrat 2025, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali mendapat dorongan besar dari internal partainya. Sebanyak 38 ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan sejumlah ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) mendatangi kediaman AHY di Cipete, Jakarta Selatan, Ahad (23/2/2025), untuk menyampaikan satu pesan: mereka ingin AHY kembali memimpin Demokrat.
“Para ketua DPD dan DPC tadi menyampaikan harapannya agar saya bisa atau berkenan maju kembali sebagai ketua umum periode 2025–2030,” ujar AHY kepada awak media dengan nada tenang namun penuh keyakinan.
Tanpa banyak keraguan, AHY menyatakan menerima amanat tersebut.
“Tentunya dengan niat dan itikad baik, saya menerima. Harapannya, bisa menjalankan amanat ini dengan sebaik-baiknya untuk seluruh kader Demokrat,” ujarnya.
Kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, AHY menekankan bahwa Demokrat di bawah kepemimpinannya akan terus memperkuat peran politiknya bagi rakyat—baik di pemerintahan pusat, daerah, maupun di parlemen.
Menuju Kongres 2025
Partai Demokrat dijadwalkan menggelar kongres pada 24–25 Februari 2025 untuk memilih ketua umum periode berikutnya. Dalam pernyataannya di Istana Kepresidenan beberapa hari sebelumnya, AHY sudah menegaskan kesiapannya apabila kembali dipercaya.
“Kalau memang itu menjadi harapan para kader, tentu saya menerima dengan kehormatan,” kata AHY, menegaskan komitmen terhadap suara mayoritas partai.
Kembali ke Pemerintahan
Di bawah kepemimpinannya, Demokrat kini kembali berada dalam lingkaran kekuasaan setelah satu dekade di luar pemerintahan. AHY menyebut keterlibatan partainya di kabinet Presiden Prabowo Subianto sebagai momentum penting untuk membuktikan kontribusi nyata Demokrat.
“Ini memecut semangat seluruh kader agar fokus menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dan ini tidak akan kami sia-siakan,” tegasnya.
Dari SBY ke AHY
AHY pertama kali terpilih sebagai ketua umum Demokrat secara aklamasi dalam Kongres V di Jakarta Convention Center, 15 Maret 2020. Ia menggantikan posisi ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang sebelumnya memimpin partai sejak awal berdirinya.
Kini, di tengah arus politik yang dinamis dan pemerintahan baru yang tengah berjalan, Demokrat kembali menguji konsistensinya di bawah sosok yang membawa nama besar dan beban sejarah sekaligus: AHY. @jeje





