Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dulu Dibilang Motor Polusi, Sekarang Harganya Malah Bikin Dompet Sesak

by eko
Mei 8, 2026
in Culture, Otomotif
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Otomotif – Pernah nggak sih kamu lagi nongkrong di pinggir jalan, lalu tiba-tiba lewat motor tua dengan suara “ngiiiing” yang bikin kepala otomatis menoleh? Bau oli sampingnya juga khas sedikit pedih di hidung, tapi anehnya terasa nostalgik. Yup, motor dua tak lagi naik daun. Bukan cuma lewat di jalan, tapi juga merajai pasar kolektor dengan harga yang bikin dompet ikut sesak napas.

Lucunya, yang lagi tergila-gila justru banyak dari Gen Z dan milenial muda generasi yang bahkan belum lahir saat motor ini berjaya pada era 90-an sampai awal 2000-an.

Lalu pertanyaannya: kenapa mesin ngebul ini tiba-tiba jadi primadona lagi?

Ngebul Lagi, Harga Ikut Terbang

Dalam beberapa tahun terakhir, pasar motor dua tak di Indonesia benar-benar menggila. Model seperti Yamaha RX-King, Suzuki RGR, hingga Kawasaki Ninja 150 RR sekarang muncul di marketplace dengan harga yang bikin orang melongo.

RX-King yang dulu orang beli dengan harga belasan juta kini sering muncul di angka 40–80 juta rupiah, tergantung kondisi. Unit yang masih full original atau hasil restorasi rapi bahkan bisa menembus harga lebih tinggi.

Ini Belum Selesai

Kenapa Kucumbu Tubuh Indahku Membuat Banyak Orang Tidak Nyaman?

Amir Syarifuddin: Tokoh Komunis yang Membawa Injil saat Eksekusi

Fenomena ini bukan sekadar nostalgia. Banyak komunitas motor klasik melaporkan lonjakan anggota muda yang ingin merestorasi motor dua tak. Media sosial juga ramai dengan konten restorasi motor jadul mulai dari bongkar mesin sampai first ride penuh asap putih dramatis.

Singkatnya: motor yang dulu orang cap boros dan jadul sekarang berubah jadi barang kolektor.

Nostalgia yang Bahkan Tidak Pernah Dialami

Yang menarik, banyak penggemar motor dua tak sebenarnya tidak pernah hidup di masa kejayaannya.

Fenomena ini sering disebut nostalgia second-hand rasa rindu pada masa lalu yang bahkan tidak kita alami secara langsung.

Gen Z tumbuh bersama motor injeksi yang halus, irit, dan hampir tanpa suara. Mesin modern terasa efisien, tapi kadang juga terasa terlalu steril. Tidak ada drama.

Motor dua tak justru memberi pengalaman sebaliknya.

Mesinnya meraung keras. Getarannya terasa. Bau knalpotnya khas. Cara menyalakan dan merawatnya juga terasa seperti ritual. Semua itu menciptakan sensasi berkendara yang lebih “hidup”.

Di tengah dunia yang makin digital dan instan, pengalaman mekanis seperti ini terasa romantis.

Simbol Identitas di Era Serba Sama

Coba lihat parkiran motor sekarang. Banyak model terlihat mirip: desain futuristik, mesin halus, fitur digital, semuanya rapi dan efisien.

Motor dua tak hadir sebagai anti-mainstream.

Bawa RX-King ke kafe atau acara motor, dan hampir pasti ada yang mendekat:
“Wah ini tahun berapa?”
“Masih original?”
“Mesinnya masih sehat?”

Motor itu langsung jadi bahan obrolan. Di era media sosial, banyak orang membangun identitas lewat sesuatu yang unik. Motor dua tak memberi karakter yang sulit ditiru. Bahkan suara knalpotnya sudah jadi “signature”.

Langka Bikin Nilainya Meledak

Faktor lain yang mendorong harga motor dua tak tentu saja kelangkaan.

Pabrikan menghentikan produksi motor dua tak di Indonesia sejak regulasi emisi makin ketat. Artinya, jumlah unit yang beredar tidak akan bertambah lagi. Yang tersisa sekarang hanya unit lama yang terus berpindah tangan.

Dalam hukum ekonomi sederhana: barang langka + permintaan tinggi = harga meroket.

Selain itu, banyak motor dua tak dulu dipakai sebagai kendaraan harian sampai kondisinya rusak. Unit yang masih original dan sehat sekarang jadi semakin jarang.

Tak heran kalau para kolektor berburu motor dua tak seperti berburu barang vintage.

Lifestyle atau Investasi?

Bagi sebagian orang, membeli motor dua tak sekarang bukan cuma soal hobi. Banyak yang melihatnya sebagai bentuk investasi.

Harga yang terus naik membuat motor ini terlihat seperti “aset berjalan”. Fenomena ini mirip dengan sepatu limited edition atau kamera analog yang nilainya bisa meningkat seiring waktu.

Namun tentu saja ada konsekuensi. Motor dua tak membutuhkan perawatan ekstra. Suku cadangnya semakin langka. Konsumsi bensinnya juga lebih boros dibanding motor modern.

Karena itu, banyak orang akhirnya membeli motor dua tak sebagai passion project, bukan sekadar alat transportasi.

Apa Dampaknya Buat Kamu?

Fenomena comeback motor dua tak sebenarnya menunjukkan sesuatu yang menarik tentang generasi sekarang.

Di tengah teknologi yang semakin canggih, banyak orang justru mencari sesuatu yang terasa lebih manual, lebih kasar, dan lebih nyata.

Motor dua tak bukan cuma kendaraan. Ia menawarkan pengalaman suara, bau, getaran, dan cerita.

Bagi sebagian orang, itu nostalgia.
Bagi yang lain, itu cara menemukan identitas di tengah dunia yang terasa seragam.

Jadi kalau suatu hari kamu melihat motor tua lewat dengan asap putih mengepul dan suara melengking, jangan buru-buru mengeluh soal polusi.

Bisa jadi itu bukan sekadar motor. Itu simbol gaya hidup yang sedang kembali ngebut.

Tags: Motor

Kamu Melewatkan Ini

Kawasaki Vulcan 2026: Sengaja Tampil Anti-Tren?

Kawasaki Vulcan 2026: Sengaja Tampil Anti-Tren?

by Waras
Mei 8, 2026

Semua motor makin canggih. Layar makin besar, fitur makin banyak, teknologi makin ribet. Tapi di tengah tren itu, Kawasaki justru...

MotoGP Brasil 2026: Semua Nol Lagi, Tapi Marquez Punya Satu Keunggulan

MotoGP Brasil 2026: Semua Nol Lagi, Tapi Marquez Punya Satu Keunggulan

by teguh
Maret 20, 2026

Tabooo.id: Sports - Lampu belum padam, mesin belum meraung, tapi tensi sudah terasa panas. Semua mata tertuju ke satu nama...

Duel Seru Kawasaki KLE 500 vs Honda CB500X Bikin Biker Galau Pilih Jalan

Duel Seru Kawasaki KLE 500 vs Honda CB500X Bikin Biker Galau Pilih Jalan

by teguh
Mei 8, 2026

Tabooo.id: Otomotif - Pernah melihat motor besar lewat di jalan tol, lengkap dengan box di belakang dan jaket riding penuh...

Next Post
Iran Tunggu Kapal Perang AS di Selat Hormuz

Iran Tunggu Kapal Perang AS di Selat Hormuz

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id